Awal Berdiri: Dari Dapur Rumahan ke Industri Nasional
MCNNEWS.ID
4 Strategi bisnis Mayora. PT Mayora Indah Tbk adalah salah satu kisah sukses bisnis terbesar di Indonesia. Perusahaan ini berdiri pada tahun 1977 dan memulai perjalanan bisnisnya dari skala kecil berbasis industri rumahan yang memproduksi biskuit sederhana.
Seiring waktu, Mayora tidak hanya bertahan, tetapi berkembang menjadi perusahaan makanan dan minuman global yang produknya telah menembus lebih dari 100 negara.
Transformasi ini tidak terjadi secara instan. Mayora membangun fondasi bisnisnya melalui kualitas produk, inovasi, serta strategi distribusi yang agresif. Hasilnya, perusahaan mampu mencatat pertumbuhan penjualan yang konsisten.
Secara kinerja, Mayora menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat:
- Penjualan tahun 2023: sekitar Rp30,66 triliun
- Target 2024: Rp34,28 triliun (tumbuh ±8,9%)
- Target 2025: Rp39,7 triliun (tumbuh ±10%)
- Kuartal I 2025: tumbuh 12,5% YoY
Baca juga : Mengupas sukses bisnis Solaria
Bahkan ekspor Mayora tumbuh hingga 16%, menunjukkan kekuatan brand Indonesia di pasar global.
4 Strategi Kunci Mayora Bisa Terus Tumbuh
1. Sang Pelopor: Menguasai Pasar Lewat Produk Ikonik

Mayora berhasil menjadi pelopor di berbagai kategori produk makanan ringan dengan menciptakan brand yang kuat dan mudah diingat.
Beberapa produk legendaris Mayora:
- Roma (biskuit kelapa, sandwich, Marie)
- Kopiko (permen kopi pertama yang mendunia)
- Beng-Beng (wafer coklat dengan konsep all-in-one)
- Danisa (butter cookies premium)
- Astor (wafer stick favorit keluarga)
Strateginya sederhana tapi kuat: menjadi yang pertama atau berbeda di benak konsumen.
Dengan positioning yang jelas, produk Mayora tidak hanya menjadi pilihan, tetapi juga menjadi top of mind di pasar.
2. Berani “Mencuri Kue Raksasa”: Masuk Pasar Minuman dan Jadi Pemain Utama

Tidak puas di bisnis makanan ringan, Mayora melakukan ekspansi agresif ke industri minuman—sebuah pasar besar dengan persaingan ketat.
Produk minuman unggulan Mayora:
- Torabika (kopi instan, bersaing dengan Kapal Api dan ABC)
- Kopiko 78 (RTD coffee siap minum)
- Teh Pucuk Harum (menantang Teh Botol Sosro)
- Le Minerale (bersaing dengan Aqua dan Ades)
Langkah ini disebut sebagai strategi “mencuri kue raksasa”—masuk ke pasar besar yang sudah matang, lalu merebut pangsa pasar dengan diferensiasi rasa, harga, dan distribusi.
Baca juga : 5 destinasi wisata favorit di Ciamis
Hasilnya, beberapa produk seperti Teh Pucuk Harum dan Torabika berhasil menjadi pemain utama di Indonesia.
3. Taktik Distribusi Gerilya: Mendekatkan Produk ke Konsumen

Salah satu kekuatan terbesar Mayora adalah distribusi.
Perusahaan ini menggunakan strategi “gerilya distribution”, yaitu:
- Menjangkau warung kecil hingga pelosok
- Memastikan produk selalu tersedia (availability tinggi)
- Memperkuat jaringan distributor lokal
- Mengoptimalkan promosi langsung di titik penjualan
Strategi ini terbukti efektif. Bahkan saat kondisi ekonomi melemah, Mayora tetap mencatat pertumbuhan penjualan karena produknya dekat dengan konsumen.
Selain itu, pendekatan marketing yang dilakukan juga sangat membumi:
- Iklan masif dan mudah diingat
- Harga terjangkau untuk semua segmen
- Kemasan praktis dan variatif
4. Agresif Tangkap Momentum Ekonomi: Ekspansi dan Skala Produksi

Mayora tidak hanya mengandalkan produk, tetapi juga agresif dalam ekspansi kapasitas produksi.
Strateginya meliputi:
- Penambahan pabrik dan kapasitas produksi
- Ekspansi pasar ekspor
- Investasi brand dan inovasi produk
Perusahaan bahkan menyiapkan belanja modal hingga Rp1,1 triliun untuk ekspansi dan penguatan pasar.
Dengan strategi ini, Mayora mampu menjaga pertumbuhan bisnis di kisaran dua digit (±10% per tahun) dan terus meningkatkan skala bisnisnya.
Baca juga : Profil lengkap kabupaten ciamis
Kunci Sukses Mayora: Konsistensi + Distribusi + Inovasi
Kesuksesan Mayora bukan hanya soal produk enak, tetapi kombinasi strategi yang solid:
- Produk kuat dan ikonik
- Berani masuk pasar besar
- Distribusi hingga akar rumput
- Ekspansi agresif dan berkelanjutan
Inilah yang membuat Mayora mampu bertahan lebih dari 40 tahun dan terus tumbuh sebagai salah satu perusahaan FMCG terbesar di Indonesia.
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Follow Instagram MCNNEWS.ID
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook






















