Rabu, Maret 11, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Pariwisata
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Pariwisata
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Agama
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Hiburan
  • Jawa Barat
  • Pendidikan
ADVERTISEMENT
Home Pariwisata

Fenomena Perjalanan Mendadak, Perubahan Liburan yang Mengguncang Industri Pariwisata

shanny ratman Oleh shanny ratman
10/02/2026
in Pariwisata
Waktu Membaca:5 menit membaca
A A
0
0
Dibagikan
0
Dilihat
Berbagi di FacebookBerbagi di TwitterBerbagi di WhatsappBerbagi di Telegram
ADVERTISEMENT

MCNNEWS.ID, SEMARANG

Wabah Covid-19 menjadi salah satu masa paling sulit yang dirasakan masyarakat dunia dalam beberapa dekade terakhir. Tidak hanya mengubah cara manusia berkomunikasi dan bekerja, krisis kesehatan ini juga meninggalkan scarring effect, yang memengaruhi kondisi mental seseorang yang merasa cemas saat mengambil keputusan untuk melakukan aktivitas ekonomi.

Pengalaman hidup di tengah ketidakpastian membuat banyak orang semakin waspada, termasuk dalam merencanakan liburan. Meski pembatasan perjalanan mulai dikurangi, kebiasaan merencanakan wisata jauh-jauh hari tidak langsung kembali seperti dulu. Scarring effect akibat pandemi, para wisatawan kini enggan merencanakan perjalanan terlalu jauh sebelumnya dan lebih memilih menunggu hingga mendekati tanggal keberangkatan sebelum memutuskan perjalanan.

Di sektor industri pariwisata, perubahan ini terasa sangat jelas. Salah satu pengelola hotel di Kota Semarang mencatat pergeseran pola permintaan dari para wisatawan. Di Grand Candi Hotel Semarang, perubahan perilaku wisatawan ini mulai terlihat nyata sejak setelah pandemi Covid-19 pada tahun 2022. Tingkat okupansi kamar yang biasanya bisa diprediksi jauh-jauh hari, kini sering bergerak lambat di awal masa liburan, sebelum mengalami lonjakan besar menjelang hari keberangkatan.

Berita Terkait

Asal usul Danau Toba

Asal Usul Danau Toba, Fenomena Alam Spektakuler yang Menjadi Daya Tarik Wisata Dunia

28/02/2026
Karimun Jawa

Pesona Karimun Jawa, Pulau Eksotis yang Banyak Dilupakan Wisatawan

27/02/2026
Raja Ampat

Pesona Raja Ampat, Surga Tersembunyi yang Banyak Orang Belum Ketahui

21/02/2026
Desa-Desa Terindah di Indonesia, Pesona Alam dan Budaya yang Mendunia

Desa-Desa Terindah di Indonesia, Pesona Alam dan Budaya yang Mendunia

19/02/2026

Fenomena tersebut dikenal sebagai sudden travel, yaitu perjalanan yang diambil dalam waktu singkat tanpa adanya perencanaan yang matang. Manager Communication Grand Candi Hotel Semarang, Azkar Rizal Muhammad, menyampaikan bahwa pandemi menjadi titik balik dari perubahan pola kunjungan tamu hotel. Ketidakpastian selama masa pandemi mampu menciptakan kebiasaan baru bagi para wisatawan.

“Dulu, orang-orang bisa merencanakan rencana liburan jauh-jauh hari, mulai dari tiket pesawat, destinasi wisata, hingga penginapan. Nah, entah bagaimana setelah wabah Covid-19, tamu ini lebih memilih untuk” sudden travel. Benar-benar terasa sejak tahun 2022 hingga saat ini,” kata Azkar.

ADVERTISEMENT

Perubahan pola perilaku menyebabkan ritme bisnis hotel semakin dinamis. Angka pemesanan kamar hotel pada awal masa liburan seringkali terlihat rendah, seakan menunjukkan permintaan yang lambat. Namun, situasi ini bisa berubah secara signifikan dalam waktu singkat. “Saat memasuki tanggal liburan, misalnya sekitar tanggal 20 Desember, tingkat okupansi hotel yang sebelumnya hanya 60% bisa tiba-tiba mencapai 100%. Dan hal ini terjadi hanya dalam satu hari saja,” ujarnya.

Ekonom Universitas Negeri Semarang (Unnes), Bayu Bagas Hapsoro, berpendapat bahwa perubahan ini bukan hanya respon sementara, tetapi merupakan pola baru yang muncul dari pengalaman bersama selama masa pandemi. “Secara umum saya melihat wisata global, termasuk di Indonesia, saat ini tampaknya mendekati sebagai fenomena yang relatif tetap, membentuk pola baru yang dipengaruhi oleh Generasi Z,” kata Bayu.

Menurut Bayu, wabah penyakit juga berhasil mengubah arah perjalanan wisata para pengunjung. Liburan tidak lagi hanya berfokus pada tujuan, tetapi lebih pada pengalaman. “Perjalanan mendadak ini menunjukkan “behavior bagi para wisatawan, kini mereka lebih mengutamakan sesuatu yang bersifat experience. Mereka mengunjungi karena terdapat Mereka melakukan kunjungan dikarenakan ada Mereka datang karena terdapat Mereka melakukan perjalanan karena ada Mereka berkunjung karena terdapat event, bukan karena destinasi,” jelasnya.

Dari sudut pandang ekonomi pariwisata, Bayu menyampaikan bahwa perilaku sudden trave Ia memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, baik bagi pelaku industri pariwisata maupun pemerintah daerah. Dengan pola wisatawan yang kini lebih menginginkan pengalaman, Bayu menilai pelaku usaha dapat menanggapi dengan mengembangkan paket-paket tertentu. bundling antara akomodasi dan tempat tujuan wisata.

“Bisa dibuat paket bundling dengan perjalanan menuju lokasi wisata yang menarik dan mampu memberikan kenangan tak terlupakan bagi para pengunjung. Contohnya, terdapat paket bundling dengan tujuan wisata ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), di mana para pengunjung dapat memperoleh pengalaman baru, seperti memetik buah melon,” kata Bayu.

Sejalan dengan pernyataan Bayu, konsultan pariwisata Bambang Mintosih juga menyampaikan bahwa tren perilaku sudden travel juga diinisiasi oleh generasi muda, khususnya Gen Z. Bambang menjelaskan bahwa terdapat perbedaan yang jelas dalam pola perencanaan perjalanan antar generasi. “Yang sudden travel ini umumnya diisi oleh generasi Z karena saat ini hotel semakin banyak di berbagai tempat, mereka juga menunggu flash sale.Sementara yang biasanya melakukan reservasi jauh-jauh hari adalah generasi tersebut baby boomer,” ujar Bambang.

ADVERTISEMENT

Dalam menghadapi tren sudden travel, Bambang menyampaikan bahwa kota-kota yang biasanya menjadi tujuan wisata harus terus berubah menghadapi perubahan pola perilaku para pengunjung yang semakin tidak terduga. Saat ini, Bambang melihat beberapa wilayah telah cukup berhasil dalam memanfaatkan perkembangan tersebutsudden travel.“Contohnya Kota Semarang, Solo, Yogyakarta, Bandung, dan kota-kota lainnya berhasil memanfaatkan tren ini,” katanya.

Tidak hanya memengaruhi reservasi hotel, trensudden traveljuga memengaruhi cara para wisatawan menikmati destinasi tersebut. Ketua Forum Rumpun Komunitas (FRK) Pariwisata Borobudur, Kirno Prasojo mengungkapkan bahwa di kawasan Borobudur, saat ini wisatawan tidak hanya melakukan kunjungan ke Candi Borobudur, tetapi juga menjelajahi wisata desa di sekitar Borobudur.

ADVERTISEMENT

“Jika pola kunjungannya memang sedikit berbeda. Dulu, orang yang berasal dari keluarga harus naik ke Candi. Sekarang mereka lebih memilih datang ke Borobudur untuk melakukan perjalanan wisata desa dengan menggunakan mobil VW Safari Klasik atau Andong, dan Borobudur hanya menjadi latar belakang foto selfie dari jauh,” ujar Kirno.

Selain perubahan perilaku, Kirno juga menyebutkan bahwa adanya pembatasan jumlah pengunjung, kenaikan harga tiket, serta aturan yang melarang naik ke puncak candi menjadi faktor lain yang membuat para wisatawan beralih mengunjungi area sekitar yang lebih mudah dicapai.

Jadi yang pertama, dulu pernah muncul isu bahwa tiket Candi Borobudur terlalu mahal. Mereka tidak datang karena mengira tiketnya mahal, padahal sebenarnya harga tiket tetap normal. Selanjutnya, yang kedua karena adanya pembatasan. Dulu jumlah pengunjung yang boleh naik ke Candi hanya 120 orang dalam satu jam, sehingga para wisatawan harus…booking Dulunya. Sekarang sudah dibuka, satu hari bisa ribuan orang masuk. Namun memang butuh waktu untuk mengubah citra yang sudah terbentuk bahwa tidak bisa naik ke Borobudur,” tambahnya.

Dampak nyata yang dirasakan oleh pelaku industri pariwisata, mulai dari sektor perhotelan hingga destinasi wisata, menunjukkan bahwa scarring effect Pengaruh pandemi Covid-19 dan meningkatnya tren sudden travel menjadi tantangan baru bagi sektor pariwisata. Perilaku perjalanan yang semakin tidak terduga membuat perencanaan bisnis semakin sulit untuk diprediksi, sementara permintaan bisa meningkat secara tiba-tiba dalam waktu singkat. Kondisi ini memaksa pelaku usaha untuk cepat merespons perubahan perilaku wisatawan yang bergerak cepat dan dinamis, serta melakukan penyesuaian operasional agar lebih fleksibel.

Di tengah ketidakpastian ini, kemampuan beradaptasi menjadi kunci kelangsungan hidup bagi sektor pariwisata. Ketika para wisatawan tidak lagi menginginkan rencana jangka panjang, destinasi dan pelaku usaha diharuskan menyediakan pengalaman yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan siap dinikmati kapan saja. Pada titik ini, terlihat bahwa traveling mendadak bukan hanya sebuah tantangan, tetapi juga ujian bagi industri pariwisata untuk tetap bertahan dan berkembang di masa pasca-pandemi Covid-19. (Fadya Jasmin Malihah)

Tags: bencanabepergianberitabisnistragedi
Berita Sebelumnya

Dari Meja Kolonial ke Dapur Nusantara: Sejarah Panjang Sop di Indonesia

Berita Berikutnya

Revolusi Sate: Menelusuri Asal Mula dan Perjalanan Kuliner Ikonik Indonesia

shanny ratman

shanny ratman

Shanny Ratman adalah seorang wirausahawan dan pengelola media yang telah menekuni dunia usaha sejak 1997. Berstatus menikah, ia memulai karier sebagai Captain Restaurant di Inasuki Japanese Restaurant, Bandung. Tahun 1999, ia merintis usaha kuliner dengan berjualan makanan Eropa di kawasan Cibadak, Bandung, lalu pada 2001 membuka warung makan di Ciamis. Pengalamannya berkembang ke bidang event organizer sebagai crew EO di Bandung sejak 2015. Pada 2018, ia mengikuti pelatihan entrepreneur bersama EntrepreneurID secara online dan menjalankan bisnis online hingga 2020. Tahun 2022, ia kembali ke Ciamis untuk mengembangkan bisnis kuliner, dan sejak 2023 aktif berkolaborasi membuka usaha kuliner yang terus berjalan hingga kini. Selain itu, sejak 2025 Shanny turut membangun dan mengelola portal berita mcnnews.id sebagai admin. Dengan pengalaman di bidang kuliner, event, bisnis digital, dan media, ia dikenal sebagai pribadi adaptif, konsisten, dan berorientasi pada kolaborasi serta pengembangan usaha berkelanjutan.

Berita Terkait

Asal usul Danau Toba

Asal Usul Danau Toba, Fenomena Alam Spektakuler yang Menjadi Daya Tarik Wisata Dunia

28/02/2026
Karimun Jawa

Pesona Karimun Jawa, Pulau Eksotis yang Banyak Dilupakan Wisatawan

27/02/2026
Raja Ampat

Pesona Raja Ampat, Surga Tersembunyi yang Banyak Orang Belum Ketahui

21/02/2026
Desa-Desa Terindah di Indonesia, Pesona Alam dan Budaya yang Mendunia

Desa-Desa Terindah di Indonesia, Pesona Alam dan Budaya yang Mendunia

19/02/2026
Lonjakan Harga Kamar Hotel Saat Tahun Baru

Lonjakan Harga Kamar Hotel Saat Tahun Baru

12/02/2026
Nuansa Nostalgia Menghiasi Malam Tahun Baru 2026 di Vasaka Maison Bandung dengan Konsep ‘Bandoeng Tempo Doeloe’

Nuansa Nostalgia Menghiasi Malam Tahun Baru 2026 di Vasaka Maison Bandung dengan Konsep ‘Bandoeng Tempo Doeloe’

11/02/2026
Berita Berikutnya
revolusi sate

Revolusi Sate: Menelusuri Asal Mula dan Perjalanan Kuliner Ikonik Indonesia

PMII Pangandaran kritik

PMII Pangandaran Semprot Program “Pendidikan Karakter Melesat”: Dinilai Pencitraan, Mutu Pendidikan Kian Terabaikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Sedang Tren
  • Komentar
  • Terbaru
data pengguna media sosial Indonesia

Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

26/08/2025
KPM menjerit bansos dipotong

KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

17/11/2025
PGRI Ciamis

PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

24/09/2025
Audiensi FPP Ciamis

Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

12/09/2025
Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

2
3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

2
kopi tanpa gula

Kopi Hitam Tanpa Gula Minuman Sederhana dengan Segudang Manfaat bagi Kesehatan

2
Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

2
Penyebaran Agama Islam Pertama di Indonesia

Penyebaran Agama Islam Pertama di Indonesia

11/03/2026
PDAM Ciamis

Kejutan Ramadan dari PDAM Ciamis, Air Masjid Digratiskan dan Ada Diskon Sambungan Baru

11/03/2026
Siti Khoiriyah

Siti Khoiriyah Terpilih Pimpin Ranting Fatayat NU Gegempalan, Siap Perkuat Peran Perempuan Muda

11/03/2026
Geliat Ekonomi Beduk

Geliat Ekonomi Beduk Lebaran Menguat Publik Soroti Transparansi Anggaran Swakelola Pemda

11/03/2026

BERITA TERBARU

Penyebaran Agama Islam Pertama di Indonesia

Penyebaran Agama Islam Pertama di Indonesia

11/03/2026
PDAM Ciamis

Kejutan Ramadan dari PDAM Ciamis, Air Masjid Digratiskan dan Ada Diskon Sambungan Baru

11/03/2026
Siti Khoiriyah

Siti Khoiriyah Terpilih Pimpin Ranting Fatayat NU Gegempalan, Siap Perkuat Peran Perempuan Muda

11/03/2026
Geliat Ekonomi Beduk

Geliat Ekonomi Beduk Lebaran Menguat Publik Soroti Transparansi Anggaran Swakelola Pemda

11/03/2026

BERITA TERPOPULER

  • data pengguna media sosial Indonesia

    Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Rencana Pembangunan SLB Muhammadiyah di Banjarsari Ditolak Warga

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara

MCNNews.id | Media Cinta Nusantara adalah portal berita online bagian dari MCN Group yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya, dengan semangat “Mengabarkan Kebenaran, Menyatukan Nusantara.”

IKUTI SOSMED KAMI

INFORMASI

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

MCN NETWORK

  • Kabarniaga.com
  • MCN Update
  • Galuhnews.com
  • Fokusjabar.id
  • Dejurnal.com
  • Infopriangan.com
  • Portaloka.id
  • Kondusif.com
  • Lenterajabar.com

ALAMAT REDAKSI

MCN News.ID – Media Cinta Nusantara
Alamat Redaksi: Jl. Ahmad Yani no 73 Kec. Ciamis
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46211
Telp/WA: +62 813-1236-8759
Email: redaksi@mcnnews.id

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2025 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2025 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service