banner iklan 278x90 banner iklan 278x90 banner iklan 278x90
Sabtu, Maret 7, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Agama
  • Artikel
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Bisnis
    • Ekonomi
  • Entertaiment
    • Hot News
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
  • Techno
    • Internet
    • PC, Laptop, Gadget
    • Smartphone
  • Olah Raga
  • Fauna Flora
  • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. BandungBandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
  • Masuk
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
ADVERTISEMENT
Home Bisnis Ekonomi

Ketika Cabe Merah Jadi Barang Mewah

Bang Sufi Oleh Bang Sufi
23/02/2026
in Ekonomi
Waktu Membaca:3 menit membaca
A A
0
harga cabe merah

Pasar Manis Ciamis

0
Dibagikan
12
Dilihat
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di WhatsappBagikan di Telegram
ADVERTISEMENT
Written by Bang Sufi

Cerita dari Pagi yang Gelisah di Pasar Manis Ciamis

Ramadhan baru beberapa hari. Namun harga kebutuhan pokok di Pasar Manis Ciamis mengalami peningkatan tajam. Salah satu komoditas yang naik drastis adalah cabe merah.
Dalam dua pekan dua kali kenaikan, sebelum Ramadhan dari harga Rp 40 ribu ke Rp 44 ribu/kg, dan awal pekan sekarang dari Rp 55 ribu naik menjadi Rp 60 ribu/kg.

Pagi belum sepenuhnya matang ketika langkah-langkah tergesa mulai memenuhi lorong sayur di Pasar Manis Ciamis, Kabupaten Ciamis. Di antara aroma daun bawang dan kol basah, warna merah cabe justru terasa paling mencolok, bukan karena segarnya, tapi karena harganya yang membuat orang menarik napas panjang.

Pos Terkait

perkembangan QRIS di Indonesia

Siapa Penemu QRIS Pertama Kali?

25/02/2026
Pertumbuhan Ekonomi Jatim Diproyeksikan 5,2-5,7 Persen di Tahun 2026

Pertumbuhan Ekonomi Jatim Diproyeksikan 5,2-5,7 Persen di Tahun 2026

02/01/2026

Harga Cabe Merah

“Sekarang mahal, Bu. Naik lagi,” kata seorang pedagang, lirih, seolah harga itu adalah kabar duka yang harus disampaikan berulang-ulang.

Di hadapannya, seorang ibu rumah tangga mematung sejenak. Tangannya menggantung di atas tumpukan cabe merah keriting. Ia tidak jadi mengambil sekilo seperti biasanya. Hanya seperempat kilo. Itu pun setelah menimbang lama antara kebutuhan dapur dan isi dompet.

Baca juga : Longsor di Sukahaji Cihaurbeuti

ADVERTISEMENT

“Padahal cabe itu bukan pelengkap. Itu jiwa masakan,” katanya pelan, lebih seperti berbicara pada dirinya sendiri.

Bagi pedagang, kenaikan harga bukan selalu kabar baik. Memang, nilai jual meningkat. Tapi pembeli berkurang. Banyak yang datang, melihat, bertanya, lalu pergi tanpa membawa apa-apa. Cabe merah tetap merah, tapi kehilangan kepastian untuk pulang ke dapur siapa.

Pasar Manis Ciamis

Di sudut lain pasar, seorang pedagang mengaku harus menjelaskan hal yang sama puluhan kali setiap hari. Ia memahami kegelisahan pembeli, karena ia sendiri merasakannya saat harus membeli stok dari pemasok dengan harga yang sudah lebih dulu melonjak.

Kepala UPTD Pasar Manis Ciamis, Dana Sudiana, memahami denyut kegelisahan itu. Menurutnya, kenaikan harga cabe merah saat ini bukan sekadar angka di papan informasi, tetapi bagian dari rantai panjang yang dimulai dari ladang.

ADVERTISEMENT

“Cabai merah keriting sekarang naik dari sekitar Rp 55 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogram. Ini terjadi karena pasokan dari petani berkurang, sementara permintaan meningkat,” ujarnya.

Cuaca, kata dia, menjadi salah satu penyebab utama. Panen tidak sebanyak biasanya. Sementara kebutuhan masyarakat tetap, bahkan cenderung meningkat.

Kenaikan Harga Cabai

Di pasar, hukum ekonomi itu terasa sangat manusiawi. Ia bukan grafik, tapi raut wajah yang berubah. Ia bukan teori, tapi tangan-tangan yang akhirnya mengurangi belanja.

Menjelang siang, matahari mulai menembus sela atap pasar. Cabe-cabe itu masih tersusun rapi. Merah, menyala, indah. Tapi hari itu, warnanya seperti menyimpan cerita lain,tentang dapur yang harus berhemat, tentang pedagang yang menunggu pembeli, dan tentang harapan sederhana: semoga harga segera kembali bersahabat.

Sebab di kota kecil ini, cabe merah bukan sekadar komoditas. Ia adalah bagian dari kehidupan. Dan ketika harganya melonjak, yang ikut terasa pedih bukan hanya lidah, tetapi juga hati.


Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook


Post Views: 98

Penulis

Author Profile
Bang Sufi
Redaksi di mcnnews | Web

Konten Kreator yang aktif di media sosial dan video YT dengan channel Bunga Sufi Media dan aktif menulis berbagai informasi tentang Ciamis serta kreator penulis bidang Budaya dan Sejarah.

Related Posts
  • Bang Sufi
    Pesantren Ramadan Jurnalis
    05/03/2026
    Pesantren Ramadan Jurnalis 1447 H, Sekda Ciamis Tekankan Etika dan Akurasi Informasi
  • Bang Sufi
    STIKes Muhammadiyah Ciamis
    04/03/2026
    Menuju Babak Baru Pendidikan Tinggi
  • Bang Sufi
    perayaan Cap Go Meh
    04/03/2026
    Perayaan Cap Go Meh di Kampung Kerukunan Berlangsung Semarak dan Meriah
  • Bang Sufi
    Pesantren Ramadhan Kabupaten Ciamis
    27/02/2026
    Pesantren Ramadhan Tingkat Kabupaten Ciamis Resmi Dibuka, Bupati Ajak Pelajar Bijak Hadapi Era Digital
Tags: berita pasarcabe merah jadi barang mewahekonomi Ciamisharga cabai melonjakharga cabe merahinflasi pangan daerahPasar Manis Ciamispasar tradisional Ciamissembako mahal
MembagikanTweetKirimMembagikan
Berita Sebelumnya

Longsor di Dusun Kaler, Akses Jalan Perbatasan Baregbeg–Sukadana Terganggu, Pengendara Diimbau Waspada

Berita Berikutnya

Shalat Tarawih 11 Rakaat dan 23 Rakaat, Mana yang Lebih Afdol?

Bang Sufi

Bang Sufi

Konten Kreator yang aktif di media sosial dan video YT dengan channel Bunga Sufi Media dan aktif menulis berbagai informasi tentang Ciamis serta kreator penulis bidang Budaya dan Sejarah.

PosTerkait

perkembangan QRIS di Indonesia

Siapa Penemu QRIS Pertama Kali?

Oleh shanny ratman
25/02/2026
0

Siapa penemu QRIS pertama kali hingga menjadi alat transaksi pembayaran di Indonesia? Simak sejarah, peran Bank Indonesia, dan transformasi sistem...

Pertumbuhan Ekonomi Jatim Diproyeksikan 5,2-5,7 Persen di Tahun 2026

Pertumbuhan Ekonomi Jatim Diproyeksikan 5,2-5,7 Persen di Tahun 2026

Oleh shanny ratman
02/01/2026
0

MCNNEWS.ID, MALANG Perekonomian Jawa Timurdiperkirakan tetap optimis tumbuh lebih baik pada 2026, yaitu dalam kisaran 5,2-5,7%. Ekonom dari Fakultas Ekonomi...

Ambisi Menuju Negara Maju: RI Percepat Aksesi OECD Demi Lepas dari ‘Middle-Income Trap’

Ambisi Menuju Negara Maju: RI Percepat Aksesi OECD Demi Lepas dari ‘Middle-Income Trap’

Oleh shanny ratman
18/12/2025
0

JAKARTA, MCNNEWS.ID Pemerintah Indonesia secara resmi mempercepat langkah untuk menjadi anggota penuh Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD). Langkah...

IDXCarbon Raih 2,75 Juta Kredit Karbon di COP30, Dukungan TOBA, BMRI hingga Pertamina

IDXCarbon Raih 2,75 Juta Kredit Karbon di COP30, Dukungan TOBA, BMRI hingga Pertamina

Oleh shanny ratman
18/12/2025
0

MCNNEWS.ID, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia(BEI) sebagai penyelenggara Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) mencatatkan transaksi serta minat pembelian kredit karbon Indonesia...

Inflasi Bali Tembus 2,51 Persen Akibat Kenaikan Harga Pangan dan Pendidikan

Inflasi Bali Tembus 2,51 Persen Akibat Kenaikan Harga Pangan dan Pendidikan

Oleh shanny ratman
17/12/2025
0

MCNNEWS.ID, DENPASAR – Provinsi Bali mengalami inflasisebesar 2,5% pada November 2025 atau terjadi peningkatanIndeks Harga KonsumenIndeks Harga Konsumen (IHK) naik...

Berita Berikutnya
jumlah rakaat tarawih

Shalat Tarawih 11 Rakaat dan 23 Rakaat, Mana yang Lebih Afdol?

Mengajarkan Anak Berpuasa

Mengajarkan Anak Berpuasa dengan Cara Menyenangkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • data pengguna media sosial Indonesia

    Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Rencana Pembangunan SLB Muhammadiyah di Banjarsari Ditolak Warga

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara

MCN News.ID | Media Cinta Nusantara adalah portal berita online bagian dari MCN Group yang menyuarakan kekayaan budaya bangsa dengan informasi terpercaya. Mengusung tagline “Mengabarkan Kebenaran, Menyatukan Nusantara.”

Ikuti Sosmed Kami:

Penulis

Ilham Hidayat

Bang Sufi

Robi Darwis

MCN Network

  • Kabarniaga.com
  • MCN Update
  • Galuhnews.com
  • Fokusjabar.id
  • Dejurnal.com
  • Infopriangan.com
  • Portaloka.id
  • Kondusif.com
  • Lenterajabar.com
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Web Partner
  • Info Pasang Iklan
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

© 2025 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Agama
  • Artikel
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Bisnis
    • Ekonomi
  • Entertaiment
    • Hot News
  • Fauna Flora
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Techno
      • Internet
      • PC, Laptop, Gadget
      • Smartphone
  • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
  • Olah Raga
  • Pendidikan
  • Ramadhan Series
  • Sejarah & Budaya
    • Budaya
  • Tokoh
  • Wisata

© 2025 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service