CIAMIS, MCNNEWS.ID
Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis mengakibatkan tebing setinggi kurang lebih 7 meter longsor di Dusun Kaler RT 04/RW 05, Desa Karangampel, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis.
Peristiwa Minggu (22/2/2026) pukul 16.00 WIB itu membuat lumpur menutup setengah badan jalan kabupaten di perbatasan Desa Karangampel, Baregbeg–Desa Salakarya, Sukadana.
Kepala Desa Karangampel, Asep Yudi Ruhyana, menyebut hujan deras yang terus-menerus memicu longsor tebing setinggi sekitar 7 meter hingga materialnya menutup sebagian badan jalan. Akibatnya jalan menjadi licin dan membahayakan pengguna kendaraan,” ujarnya.
Longsor Baregbeg

Menurutnya, meski sempat mengganggu arus lalu lintas, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Warga dan aparat desa segera bergotong royong membersihkan material longsor dengan peralatan seadanya sebelum Damkar tiba.
Baca juga : MIS Sitularang optimalkan pembelajaran
“Kami bersama warga bahu-membahu membersihkan lumpur agar akses jalan tetap bisa dilalui, meskipun harus ekstra hati-hati karena kondisi sangat licin. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya.
Pemerintah Desa Karangampel mengapresiasi Forkopimcam Baregbeg, UPTD terkait, Dinas Perhubungan, Dinas PU, Camat Baregbeg, tokoh masyarakat, dan Karang Taruna yang membantu pengamanan lalu lintas serta pembersihan material longsor.
Akses Jalan Terganggu

Asep Yudi berharap pemerintah daerah segera membangun drainase atau memperkuat tebing di lokasi kejadian guna mencegah longsor susulan, terutama di musim hujan dengan intensitas tinggi.
Camat Baregbeg Dede Hendara mengatakan, bencana longsor di Kecamatan Baregbeg tak hanya di satu desa. Sebelumnya di Desa Saguling dan hari ini di Desa Karangampel.

“Kami mengimbau masyarakat dan pengendara agar hati-hati waspada, musim hujan kali ini rentan memicu longsor,” ujar Dede.
Saat ini, arus lalu lintas sudah bisa dilalui bergantian dengan tetap mengutamakan keselamatan. Warga dan pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook




















