CIAMIS, MCNNEWS.ID
Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, memicu bencana tanah longsor di Dusun Cikadongdong, Desa Sukahaji, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Material longsor menutup sementara akses jalan desa bagi kendaraan roda empat dan mengancam dua rumah warga.
Laporan resmi dari Camat Cihaurbeuti, Hj. Enok Kursilah, menyebutkan longsor terjadi di tebing pinggir jalan desa dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi mencapai kurang lebih 30 meter. Hujan deras membuat kondisi tanah labil dan memicu pergerakan tanah tersebut.
“Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Desa Sukahaji pada siang hari, sehingga tebing di pinggir jalan Dusun Cikadongdong mengalami longsor,” demikian keterangan dalam laporan tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dua rumah warga masing-masing milik Akoh dan Daliah berada dalam kondisi terancam akibat kedekatannya dengan lokasi longsor.
Baca juga : Refleksi 21 tahun tragedi leuwigajah
Selain mengancam permukiman, material longsor juga menutup sebagian badan jalan desa. Aparat menutup sementara akses jalan kendaraan roda empat demi keselamatan hingga petugas menyelesaikan pembersihan dan memastikan kondisi aman.
Unsur Pemerintah Kecamatan Cihaurbeuti bersama Pemerintah Desa Sukahaji, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, TKSK, dan warga langsung bergotong royong membersihkan material longsor.
Warga bahu-membahu menyingkirkan material longsor secara manual agar mereka segera membuka kembali akses jalan.
Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.
Lokasi masih ditangani dan dipantau aparat untuk mengantisipasi longsor susulan di tengah potensi cuaca ekstrem.
Pemerintah mengimbau warga di wilayah rawan longsor tetap waspada saat hujan deras.
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook
Penulis
Konten Kreator yang aktif di media sosial dan video YT dengan channel Bunga Sufi Media dan aktif menulis berbagai informasi tentang Ciamis serta kreator penulis bidang Budaya dan Sejarah.















