Kamis, Maret 12, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Pariwisata
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Pariwisata
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Agama
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Hiburan
  • Jawa Barat
  • Pendidikan
ADVERTISEMENT
Home Ramadhan Series

Mengapa Berbuka Puasa Harus yang Manis-manis? Ini Penjelasan Medis dan Sunnahnya

shanny ratman Oleh shanny ratman
04/03/2026
in Ramadhan Series
Waktu Membaca:5 menit membaca
A A
0
alasan berbuka dengan kurma

manfaat makanan manis saat puasa (foto ilistrasi chatgpt)

0
Dibagikan
3
Dilihat
Berbagi di FacebookBerbagi di TwitterBerbagi di WhatsappBerbagi di Telegram
ADVERTISEMENT

MCNNEWS.ID
Setiap kali azan magrib berkumandang di bulan Ramadhan, banyak orang langsung mencari makanan atau minuman manis untuk berbuka puasa. Mulai dari kolak, es buah, hingga kurma, hidangan manis selalu menjadi pilihan utama. Namun demikian, muncul pertanyaan yang kerap dibahas setiap tahun: mengapa berbuka puasa dianjurkan dengan yang manis-manis?

Tradisi ini bukan sekadar kebiasaan turun-temurun. Ada alasan medis sekaligus landasan sunnah yang melatarbelakanginya. Oleh karena itu, penting untuk memahami mengapa makanan manis menjadi pilihan ideal saat berbuka.

Sunnah Berbuka dengan Kurma

Dalam ajaran Islam, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menyegerakan berbuka dan memulainya dengan kurma. Dalam sejumlah hadis, disebutkan bahwa Nabi berbuka dengan kurma segar. Jika tidak ada, beliau berbuka dengan kurma kering. Jika tidak tersedia, beliau meminum air.

Kurma sendiri berasal dari pohon Phoenix dactylifera yang banyak tumbuh di wilayah Timur Tengah. Buah ini memiliki rasa manis alami dan kaya nutrisi.

Berita Terkait

Penyebaran Agama Islam Pertama di Indonesia

Penyebaran Agama Islam Pertama di Indonesia

11/03/2026
Menjadikan Ramadan sebagai Titik Awal Perubahan Diri

Menjadikan Ramadan sebagai Titik Awal Perubahan Diri

11/03/2026
Kerajaan Islam Pertama di Nusantara

Kerajaan Islam Pertama di Nusantara

10/03/2026
Cara Bijak Konsumsi Konten Selama Puasa

Cara Bijak Konsumsi Konten Selama Puasa

10/03/2026

Anjuran berbuka dengan kurma menunjukkan bahwa makanan manis alami memang dianjurkan untuk mengawali berbuka. Dengan demikian, tradisi mengonsumsi yang manis saat berbuka memiliki dasar kuat dalam sunnah.

Tubuh Membutuhkan Glukosa Setelah Puasa

Dari sisi medis, tubuh menggunakan glukosa sebagai sumber energi utama. Selama berpuasa sekitar 12–14 jam, kadar gula darah dalam tubuh menurun karena tidak ada asupan makanan dan minuman.

Ketika waktu berbuka tiba, tubuh membutuhkan asupan glukosa untuk memulihkan energi dengan cepat. Makanan manis mengandung gula sederhana yang mudah diserap oleh tubuh. Proses ini membantu menaikkan kadar gula darah secara bertahap sehingga tubuh kembali bertenaga.

Karena itu, konsumsi makanan manis dalam jumlah wajar saat berbuka dapat membantu mengatasi rasa lemas dan pusing akibat puasa.

Mengembalikan Energi dengan Cepat

Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, tubuh berada dalam kondisi defisit energi. Jika seseorang langsung mengonsumsi makanan berat tanpa jeda, sistem pencernaan bisa bekerja terlalu keras secara mendadak.

Sebaliknya, makanan manis seperti kurma atau kolak membantu tubuh beradaptasi secara perlahan. Gula alami dalam makanan tersebut cepat diserap, sehingga energi kembali tanpa membebani lambung.

Selain itu, makanan manis juga merangsang pelepasan hormon serotonin yang dapat meningkatkan suasana hati. Tidak heran jika banyak orang merasa lebih segar dan bahagia setelah berbuka dengan minuman manis.

Mengapa Tidak Langsung Makan Berat?

Meskipun tubuh lapar, sistem pencernaan tetap membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri setelah beristirahat seharian. Jika seseorang langsung mengonsumsi makanan berat dalam porsi besar, risiko gangguan pencernaan meningkat.

Oleh karena itu, pola berbuka yang dianjurkan adalah memulai dengan makanan ringan dan manis, kemudian melaksanakan salat magrib, lalu dilanjutkan dengan makan utama.

Pola ini memberikan waktu bagi lambung untuk beradaptasi sekaligus membantu mengontrol porsi makan agar tidak berlebihan.

Pilihan Makanan Manis yang Sehat

Tidak semua makanan manis memiliki manfaat yang sama. Gula alami dari buah seperti kurma, pisang, atau semangka lebih disarankan dibanding gula tambahan berlebihan.

ADVERTISEMENT

Minuman seperti es buah atau jus tanpa tambahan gula berlebihan dapat menjadi pilihan sehat. Sementara itu, konsumsi sirup atau minuman tinggi gula sebaiknya dibatasi agar tidak memicu lonjakan gula darah secara drastis.

Dengan memilih sumber gula alami, tubuh mendapatkan energi sekaligus nutrisi tambahan seperti serat, vitamin, dan mineral.

ADVERTISEMENT

Peran Kurma dalam Berbuka Puasa

Kurma menjadi simbol berbuka puasa karena kandungan nutrisinya sangat lengkap. Buah ini mengandung glukosa, fruktosa, serat, kalium, dan magnesium.

Selain cepat mengembalikan energi, kurma juga membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Kandungan seratnya mendukung sistem pencernaan agar tetap lancar.

Karena alasan tersebut, kurma menjadi pilihan ideal untuk berbuka, sekaligus mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Dampak Jika Berlebihan

Meski makanan manis dianjurkan saat berbuka, konsumsi berlebihan tetap berisiko. Lonjakan gula darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan rasa kantuk dan lemas setelahnya.

Selain itu, asupan gula berlebihan berpotensi meningkatkan risiko obesitas dan gangguan metabolisme jika dilakukan terus-menerus.

Karena itu, prinsip moderasi tetap harus dijaga. Satu atau dua butir kurma atau segelas minuman manis sudah cukup untuk memulihkan energi sebelum menyantap makanan utama.

Perspektif Ilmiah tentang Gula Alami

Penelitian medis menunjukkan bahwa tubuh menyerap glukosa sederhana lebih cepat dibanding karbohidrat kompleks. Namun demikian, pelepasan energi dari karbohidrat kompleks bertahan lebih lama.

Itulah sebabnya makanan manis sebaiknya hanya menjadi pembuka, bukan menu utama. Setelah itu, tubuh tetap membutuhkan asupan karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat untuk menjaga energi sepanjang malam.

Dengan pola tersebut, keseimbangan nutrisi tetap terjaga selama Ramadhan.

Tradisi Takjil Manis di Indonesia

Di Indonesia, budaya berbuka dengan yang manis berkembang sangat kuat. Kolak pisang, es campur, bubur sumsum, hingga timun suri menjadi takjil favorit setiap tahun.

Fenomena ini tidak hanya didorong oleh faktor kesehatan dan sunnah, tetapi juga tradisi kuliner yang mengakar. Setiap daerah memiliki menu manis khas yang selalu muncul saat Ramadhan.

Tradisi tersebut sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat karena permintaan makanan manis meningkat drastis selama bulan puasa.

ADVERTISEMENT

Keseimbangan adalah Kunci

Pada akhirnya, berbuka dengan yang manis bukan sekadar tradisi, melainkan kombinasi antara anjuran agama dan kebutuhan biologis tubuh. Makanan manis membantu memulihkan energi dengan cepat, sementara sunnah Rasulullah SAW memberikan panduan yang jelas.

Namun demikian, keseimbangan tetap menjadi kunci utama. Konsumsi gula alami dalam jumlah wajar jauh lebih baik dibanding makanan tinggi gula buatan.

Dengan memahami alasan ilmiah dan spiritual di balik anjuran ini, umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih bijak dan sehat.

Kesimpulan

Mengapa berbuka puasa harus yang manis-manis? Jawabannya terletak pada kebutuhan tubuh akan glukosa setelah seharian berpuasa serta anjuran sunnah untuk berbuka dengan kurma.

Makanan manis alami membantu mengembalikan energi secara cepat tanpa membebani sistem pencernaan. Selain itu, tradisi ini juga memperkaya budaya kuliner Ramadhan di berbagai daerah.

Dengan pola konsumsi yang seimbang dan tidak berlebihan, berbuka dengan yang manis dapat memberikan manfaat optimal bagi kesehatan sekaligus menjaga nilai ibadah selama bulan suci Ramadhan.


Ikuti Ramadhan Series melalui Channel Whatsapp
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook


Tags: Berbuka Puasaenergi tubuhgula alamikesehatan puasakurmamakanan manisRamadhanSunnah NabiTakjil
Berita Sebelumnya

Perayaan Cap Go Meh di Kampung Kerukunan Berlangsung Semarak dan Meriah

Berita Berikutnya

Menuju Babak Baru Pendidikan Tinggi

shanny ratman

shanny ratman

Shanny Ratman adalah seorang wirausahawan dan pengelola media yang telah menekuni dunia usaha sejak 1997. Berstatus menikah, ia memulai karier sebagai Captain Restaurant di Inasuki Japanese Restaurant, Bandung. Tahun 1999, ia merintis usaha kuliner dengan berjualan makanan Eropa di kawasan Cibadak, Bandung, lalu pada 2001 membuka warung makan di Ciamis. Pengalamannya berkembang ke bidang event organizer sebagai crew EO di Bandung sejak 2015. Pada 2018, ia mengikuti pelatihan entrepreneur bersama EntrepreneurID secara online dan menjalankan bisnis online hingga 2020. Tahun 2022, ia kembali ke Ciamis untuk mengembangkan bisnis kuliner, dan sejak 2023 aktif berkolaborasi membuka usaha kuliner yang terus berjalan hingga kini. Selain itu, sejak 2025 Shanny turut membangun dan mengelola portal berita mcnnews.id sebagai admin. Dengan pengalaman di bidang kuliner, event, bisnis digital, dan media, ia dikenal sebagai pribadi adaptif, konsisten, dan berorientasi pada kolaborasi serta pengembangan usaha berkelanjutan.

Berita Terkait

Penyebaran Agama Islam Pertama di Indonesia

Penyebaran Agama Islam Pertama di Indonesia

11/03/2026
Menjadikan Ramadan sebagai Titik Awal Perubahan Diri

Menjadikan Ramadan sebagai Titik Awal Perubahan Diri

11/03/2026
Kerajaan Islam Pertama di Nusantara

Kerajaan Islam Pertama di Nusantara

10/03/2026
Cara Bijak Konsumsi Konten Selama Puasa

Cara Bijak Konsumsi Konten Selama Puasa

10/03/2026
Kisah Raja Ottoman

Kisah Raja Ottoman

09/03/2026
Makna Puasa Ramadan di Era Modern

Makna Puasa Ramadan di Era Modern

09/03/2026
Berita Berikutnya
STIKes Muhammadiyah Ciamis

Menuju Babak Baru Pendidikan Tinggi

bangun pagi

Bangun Pagi Jadi Kunci Sukses? Ini Fakta di Balik Rutinitas Morning Person

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Sedang Tren
  • Komentar
  • Terbaru
data pengguna media sosial Indonesia

Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

26/08/2025
KPM menjerit bansos dipotong

KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

17/11/2025
PGRI Ciamis

PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

24/09/2025
Audiensi FPP Ciamis

Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

12/09/2025
Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

2
3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

2
kopi tanpa gula

Kopi Hitam Tanpa Gula Minuman Sederhana dengan Segudang Manfaat bagi Kesehatan

2
Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

2
Mengenal Kecamatan Kawali Ciamis

Mengenal Kecamatan Kawali Ciamis

12/03/2026
Kecamatan Jatinagara Ciamis

Mengenal Kecamatan Jatinagara Ciamis

12/03/2026
Profil lengkap Kecamatan Cisaga

Profil Kecamatan Cisaga Ciamis

11/03/2026
Kecamatan Cipaku Ciamis

Mengenal Kecamatan Cipaku Ciamis

11/03/2026

BERITA TERBARU

Mengenal Kecamatan Kawali Ciamis

Mengenal Kecamatan Kawali Ciamis

12/03/2026
Kecamatan Jatinagara Ciamis

Mengenal Kecamatan Jatinagara Ciamis

12/03/2026
Profil lengkap Kecamatan Cisaga

Profil Kecamatan Cisaga Ciamis

11/03/2026
Kecamatan Cipaku Ciamis

Mengenal Kecamatan Cipaku Ciamis

11/03/2026

BERITA TERPOPULER

  • data pengguna media sosial Indonesia

    Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Rencana Pembangunan SLB Muhammadiyah di Banjarsari Ditolak Warga

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara

MCNNews.id | Media Cinta Nusantara adalah portal berita online bagian dari MCN Group yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya, dengan semangat “Mengabarkan Kebenaran, Menyatukan Nusantara.”

IKUTI SOSMED KAMI

INFORMASI

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

MCN NETWORK

  • Kabarniaga.com
  • MCN Update
  • Galuhnews.com
  • Fokusjabar.id
  • Dejurnal.com
  • Infopriangan.com
  • Portaloka.id
  • Kondusif.com
  • Lenterajabar.com

ALAMAT REDAKSI

MCN News.ID – Media Cinta Nusantara
Alamat Redaksi: Jl. Ahmad Yani no 73 Kec. Ciamis
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46211
Telp/WA: +62 813-1236-8759
Email: redaksi@mcnnews.id

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2025 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2025 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service