Minggu, April 19, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berita
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
ADVERTISEMENT
Home Gaya Hidup Kesehatan

Pemerintah Menolak Kenaikan Cukai Rokok, Mengabaikan Kesehatan Rakyat

shanny ratman Oleh shanny ratman
19/10/2025
in Kesehatan
Waktu Membaca:3 menit membaca
A A
0
0
Dibagikan
1
Dilihat
Berbagi di FacebookBerbagi di TwitterBerbagi di WhatsappBerbagi di Telegram
ADVERTISEMENT

MCNNEWS.ID– Rencana Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, mengenai tidak menaikkan pajak rokok pada tahun 2026 mendapat kritikan tajam dari organisasi kesehatan, para akademisi, dan aktivis yang peduli terhadap anak.

Pernyataan Menteri Keuangan yang menyebut tarif cukai rokok sebesar 57% sudah terlalu tinggi dianggap salah, menyesatkan, dan berisiko bagi kesehatan masyarakat.

Komnas Pengendalian Tembakau, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Yayasan Lentera Anak, Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS UI), serta Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menganggap keputusan tersebut sebagai tanda dukungan pemerintah terhadap industri rokok dan mengabaikan hak masyarakat atas kesehatan.

Keputusan Menteri Keuangan Purbaya dalam mengumumkan kebijakan cukai setelah berdiskusi dengan perusahaan rokok besar seperti Gudang Garam, Djarum, dan Wismilak menimbulkan dugaan kuat terkait konflik kepentingan. Seharusnya, kebijakan fiskal bertujuan untuk kepentingan rakyat, bukan industri atau oligarki, terlebih lagi industri yang merusak kesehatan.

Berita Terkait

Efek konsumsi kopi

Efek konsumsi Kopi Setiap Hari terhadap Kesehatan dan Cara Konsumsi Kopi yang Baik dan Benar

09/04/2026
Pentingnya

Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan di Usia 40 Tahun ke Atas

04/04/2026
deteksi dini kanker payudara

Deteksi Dini Kanker Payudara

31/03/2026
ciri-ciri asam urat tinggi

Ciri-Ciri Asam Urat Tinggi dan Cara Cepat Mengatasinya Secara Alami

28/03/2026

Lisda Sundari, ketua Lentera Anak, menyatakan bahwa pertemuan Menteri Keuangan dengan sektor industri merupakan bentuk campur tangan dari pihak industri.

“Kami sangat kecewa dengan keputusan Menteri Keuangan, Bapak Purbaya, yang tidak menaikkan cukai rokok setelah bertemu dengan GAPPRI dan para pemilik perusahaan rokok. Keputusan ini menunjukkan bahwa industri tembakau memiliki akses khusus langsung ke level tertinggi pengambil kebijakan fiskal, sementara suara masyarakat—terutama perlindungan anak—justru diabaikan,” kata Lisda, di Jakarta, 30 September 2025.

“Ini adalah bukti nyata campur tangan industri tembakau, di mana pemerintah membiarkan kebijakan publik terpengaruh oleh kepentingan perusahaan, alih-alih menjaga kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Lisda menambahkan, sektor industri memaksa pemerintah dengan berbagai argumen yang disampaikan melalui kelompok front ganda, mulai dari ancaman pemutusan hubungan kerja massal, isu rokok ilegal, klaim kontribusi sebesar 230 triliun rupiah bagi APBN, hingga alasan melindungi UMKM.

ADVERTISEMENT

“Pada akhirnya, semua cerita tersebut bertujuan agar kenaikan cukai rokok tidak terjadi. Padahal, fakta menunjukkan bahwa pengangguran lebih banyak disebabkan oleh mekanisasi, bukan karena cukai; rokok ilegal disebabkan oleh sindikat mafia, bukan tarif; dan klaim kontribusi ekonomi industri sebenarnya bias karena beban kesehatan akibat merokok mencapai Rp410 triliun pada 2019, lebih besar daripada pendapatan cukai,” tegas Lisda.

Di sisi lain, Tulus Abadi, Sekretaris Jenderal Komnas Pengendalian Tembakau menyampaikan, “Kematian penduduk didukung oleh pemerintah sendiri melalui industri pembunuh, bisa dikatakan ini adalah fenomena kematian terhadap rakyat Indonesia yang sah secara hukum oleh negara,” katanya.

Menurut Tulus, “Tindakan Menteri Keuangan Purbaya sangat mengecewakan. Komitmennya dalam memperbaiki kondisi ekonomi negara layak dipertanyakan karena justru mendukung oligarki industri rokok yang selama ini merusak Indonesia. Kami mengharapkan Menteri Keuangan untuk meninjau kembali keputusan yang terburu-buru dan berbahaya bagi rakyat, jangan sampai menjadi agen industri yang membahayakan.”

ADVERTISEMENT

Ir. Aryana Satrya, M.M., Ph.D., Ketua Pusat Kajian Jaminan Sosial (PKJS) UI mengatakan, “Prinsip dasar cukai adalah menjaga kesejahteraan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan negara. Tanpa kenaikan tarif, pemerintah kehilangan kesempatan untuk memperoleh pendapatan negara serta melemahkan upaya pengendalian konsumsi. Perusahaan rokok tetap meraih keuntungan besar, sementara beban kesehatan ditanggung oleh masyarakat. Masalah para pekerja bukan disebabkan oleh kebijakan kesehatan, melainkan karena kurangnya perlindungan dari perusahaan yang tidak adil,” ujar Aryana.

ADVERTISEMENT

Konsorsium masyarakat sipil menegaskan bahwa keputusan Menteri Keuangan Purbaya merupakan kemunduran yang signifikan dalam perlindungan kesehatan masyarakat. Cukai rokok merupakan solusi yang saling menguntungkan dan telah terbukti efektif di berbagai negara: mengurangi penggunaan, menurunkan tingkat perokok, melindungi generasi muda, serta meningkatkan pendapatan negara.

Oleh karena itu, organisasi-organisasi yang hadir dalam konferensi pers ini menyerukan:

Menteri Keuangan Purbaya membatalkan keputusan sebelumnya yang tidak menaikkan pajak rokok pada tahun 2026.

Pemerintah meningkatkan pajak cukai secara signifikan, minimal 25% setiap tahun, sesuai dengan rekomendasi WHO.

Melakukan perubahan struktural dengan menyederhanakan klasifikasi cukai, mengurangi jarak tarif antar golongan ke atas, menghilangkan potongan harga, serta menetapkan Harga Jual Eceran (HJE) yang tinggi guna membatasi akses terhadap rokok.

Menetapkan kebijakan jangka panjang mengenai Cukai Hasil Tembakau (CHT) guna memastikan komitmen Pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat dari produk tembakau dan turunannya tanpa adanya pengaruh atau tekanan dari pihak industri.

Mengakhiri konflik kepentingan dengan sektor tembakau, serta melibatkan ahli kesehatan masyarakat dalam penyusunan kebijakan fiskal yang secara langsung memengaruhi kesehatan masyarakat.

Keputusan pemerintah yang tidak menaikkan pajak rokok bukan hanya kebijakan yang salah, tetapi juga ancaman nyata terhadap kesehatan bangsa di masa depan. Ketika industri rokok dilindungi, masyarakat menjadi korban: sakit lebih banyak, semakin miskin, dan meninggal lebih cepat. Organisasi kesehatan, para cendekiawan, serta aktivis anak menegaskan kembali bahwa pemerintah seharusnya memihak rakyat, bukan pada industri yang merusak.

Tags: beritaKebijakan PublikMasyarakatpemerintahperaturan Pemerintah
Berita Sebelumnya

Resep Purbaya: Dana Pemerintah Rp 200 T, Bantuan atau Beban Baru untuk Bank BUMN?

Berita Berikutnya

Jelajahi Telaga Biru Cipanas di Kaki Gunung Gede Pangrango

shanny ratman

shanny ratman

Shanny Ratman adalah seorang wirausahawan dan pengelola media yang telah menekuni dunia usaha sejak 1997. Berstatus menikah, ia memulai karier sebagai Captain Restaurant di Inasuki Japanese Restaurant, Bandung. Tahun 1999, ia merintis usaha kuliner dengan berjualan makanan Eropa di kawasan Cibadak, Bandung, lalu pada 2001 membuka warung makan di Ciamis. Pengalamannya berkembang ke bidang event organizer sebagai crew EO di Bandung sejak 2015. Pada 2018, ia mengikuti pelatihan entrepreneur bersama EntrepreneurID secara online dan menjalankan bisnis online hingga 2020. Tahun 2022, ia kembali ke Ciamis untuk mengembangkan bisnis kuliner, dan sejak 2023 aktif berkolaborasi membuka usaha kuliner yang terus berjalan hingga kini. Selain itu, sejak 2025 Shanny turut membangun dan mengelola portal berita mcnnews.id sebagai admin. Dengan pengalaman di bidang kuliner, event, bisnis digital, dan media, ia dikenal sebagai pribadi adaptif, konsisten, dan berorientasi pada kolaborasi serta pengembangan usaha berkelanjutan.

Berita Terkait

Efek konsumsi kopi

Efek konsumsi Kopi Setiap Hari terhadap Kesehatan dan Cara Konsumsi Kopi yang Baik dan Benar

09/04/2026
Pentingnya

Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan di Usia 40 Tahun ke Atas

04/04/2026
deteksi dini kanker payudara

Deteksi Dini Kanker Payudara

31/03/2026
ciri-ciri asam urat tinggi

Ciri-Ciri Asam Urat Tinggi dan Cara Cepat Mengatasinya Secara Alami

28/03/2026
jerukcvr

Imunitas Turun Saat Musim Hujan?

27/03/2026
bahaya duduk terlalu lama

Bahaya Duduk Terlalu Lama bagi Kesehatan

26/03/2026
Berita Berikutnya
Ditetapkan, Kebijakan Energi Nasional Dianggap Hambat Transisi Bersih

Ditetapkan, Kebijakan Energi Nasional Dianggap Hambat Transisi Bersih

Makanan Malam Lezat Jogja yang Disukai Warga Setempat

Makanan Malam Lezat Jogja yang Disukai Warga Setempat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil

IKUTI KAMI

  • 5k Fans
  • 2k Followers
  • 3.6k Followers
  • 62.5k Subscribers
  • Sedang Tren
  • Komentar
  • Terbaru
data pengguna media sosial Indonesia

Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

26/08/2025
Dapur MBG

Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

01/04/2026
PGRI Ciamis

PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

24/09/2025
KPM menjerit bansos dipotong

KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

17/11/2025
Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

2
3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

2
kopi tanpa gula

Kopi Hitam Tanpa Gula Minuman Sederhana dengan Segudang Manfaat bagi Kesehatan

2
Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

2
Profil Desa Tigaherang

Profil Desa Tigaherang Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis

19/04/2026
Profil Desa Tanjungsukur

Profil Desa Tanjungsukur Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis

19/04/2026
Profil Desa Tanjungsari

Profil Desa Tanjungsari Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis

19/04/2026
Rutinan Fatayat NU

Perkuat Peran Perempuan, Rutinan Fatayat NU Cikoneng Dihadiri Ketua GOW dan Hadirkan Tausiyah Inspiratif Hj. Nur Laila

19/04/2026

BERITA TERBARU

Profil Desa Tigaherang

Profil Desa Tigaherang Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis

19/04/2026
Profil Desa Tanjungsukur

Profil Desa Tanjungsukur Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis

19/04/2026
Profil Desa Tanjungsari

Profil Desa Tanjungsari Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis

19/04/2026
Rutinan Fatayat NU

Perkuat Peran Perempuan, Rutinan Fatayat NU Cikoneng Dihadiri Ketua GOW dan Hadirkan Tausiyah Inspiratif Hj. Nur Laila

19/04/2026

BERITA TERPOPULER

  • data pengguna media sosial Indonesia

    Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara

MCNNews.id | Media Cinta Nusantara adalah portal berita online bagian dari MCN Group yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya, dengan semangat “Mengabarkan Kebenaran, Menyatukan Nusantara.”

IKUTI SOSMED KAMI

INFORMASI

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

Media Berita

  • Kabarniaga.com
  • MCN Update
  • Fokusjabar.id
  • Dejurnal.com
  • Portaloka.id
  • Kondusif.com
  • Lenterajabar.com

ALAMAT REDAKSI

MCN News.ID – Media Cinta Nusantara
Alamat Redaksi: Jl. Ahmad Yani no 73 Kec. Ciamis
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46211
Telp/WA: +62 838-7470-5999
Email: redaksi@mcnnews.id

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service