Kab Tasikmalaya, MCNNEWS.ID – Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat & Kawasan Permukiman & Lingkungan Hidup (DPUPRTLH) Kabupaten Tasikmalaya, mengawasi ketat pengerjaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi primer dan sekunder yang didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2025.
Proyek senilai Rp 159.398.000 Juta ini dipercayakan kepada kontraktor pelaksana, CV Radhea Putra Mandiri yang berlokasi di Daerah Irigasi (DI) Batu Cina, Desa Karang Sembung, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar). Dengan waktu pekerjaan 45 hari kalender.
Target Selesai Tepat Waktu
Pelaksana pekerjaan Asep Huda menyatakan bahwa pengerjaan proyek ini optimis akan selesai tepat waktu.
“Pekerjaan meliputi perbaikan dinding saluran yang retak, pengerukan sedimen, dan pelapisan ulang beton di sepanjang saluran irigasi, kami optimis proyek akan rampung 100% sesuai waktu yang sudah ditentukan.”paparnya saat disambangi dilokasi Kamis, (20/11/2025).

Manfaat Langsung untuk Petani
Proyek rehabilitasi ini menjadi krusial mengingat saluran irigasi tersebut melayani sedikitnya puluhan hektare lahan sawah produktif.
Perbaikan ini diharapkan dapat meminimalisir kebocoran air dan memastikan distribusi air lebih merata, khususnya saat petani memasuki musim tanam rendeng (musim hujan).
Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Bidang Sumber Daya Air (SDA) Muhtar katakan anggaran tersebut sengaja difokuskan untuk pembangunan infrastruktur vital yang dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Dana APBD Perubahan sengaja difokuskan untuk infrastruktur vital yang berdampak langsung ke masyarakat, seperti irigasi. Dengan perbaikan ini, kami berharap indeks pertanaman bisa meningkat, dan otomatis meningkatkan produktivitas hasil panen para petani di Sukamaju,” ujarnya saat di hubungi MCNNEWS.ID
Ia juga mengimbau kepada masyarakat petani setempat untuk turut serta mengawasi kualitas pengerjaan dan segera melaporkan jika ditemukan kendala di lapangan.
“Karena ini dampaknya langsung dirasakan petani, maka daripada itu diharapkan peran serta petani setempat untuk ikut andil mengawasi kerjaan agar hasilnya maksimal dan jika ada indikasi kejanggalan diharapkan segera melaporkan kepada kami.”tegasnya.
Penulis: Robi D
Kontributor Liputan: Edi Supardan
Editor Shanny R























