Ringkasan Berita:
- Raisa kini sedang menjalani proses perceraian bersama Hamish Daud.
- Namun tidak dapat dipungkiri, tak ada yang tahu nasib, ibu tersayang meninggal setelah melawan kanker stadium 4.
- Sekarang hanya mampu mengingat dan melepaskan ibu tersayang
MCNNEWS.ID Industri hiburan di Tanah Air sedang diliputi rasa duka yang dalam. Ria Mariaty, ibu kandung dari penyanyi berbakat Raisa, telah meninggal dunia.
Ria Mariaty meninggal dunia pada usia 65 tahun pada hari Sabtu (29/11/2025), tepat pukul 07.19 WIB, setelah menjalani perawatan intensif di RS Dharmais.
Selama setahun terakhir, almarhumah dikenal sedang menghadapi perjuangan berat melawan penyakit yang merusak tubuhnya.
Kanker paru-paru diketahui pada Desember 2024, dan sejak itu, Ria Mariaty menjalani proses pengobatan dengan dukungan penuh kasih sayang dari kedua anaknya.
Setelah melalui perjuangan yang panjang, jenazah ibu Raisa dikuburkan di wilayah Cinere, Depok, Jawa Barat.
Jejak Penyesalan yang Menghasilkan Sebuah Karya
Di balik kesedihan yang dirasakan, Raisa pernah menceritakan pengalaman menyedihkan terkait penyesalan yang ia alami terhadap ibunya di masa lalu. Penyesalan ini berasal dari masa penting dalam kehidupan Raisa, yaitu pernikahannya dengan Hamish Daud.
Saat Raisa memutuskan untuk menikah, ibunya tampak menunjukkan perasaan sedih yang dalam, seakan-akan tidak rela melepaskan putrinya yang sangat dicintai.
“Jadi ingat masa-masa ketika ibuku berkata, ‘Oh kamu mau pergi dari rumah’ dan sebagainya,” cerita Raisa saat dalam unggahan wawancaranya dulu di Instagram Story Mellow.
Raisa yang masih muda pada masa itu berusaha menenangkan hati ibunya. Ia meyakinkan bahwa status pernikahannya tidak akan mengubah ikatan batin antara mereka. Ia berjanji akan tetap kembali ke rumah dan selalu menghubungi ibunya.
“Lalu aku berkata, tidak ada yang berubah Yaya tetap anak ibu, tetap akan menelepon, tetap akan pulang, tidak ada yang berubah hanya saja sekarang sudah menikah,” katanya menirukan dirinya sendiri dahulu.
Namun, kenyataan setelah pernikahan sering kali sangat berbeda dari janji-janji yang diucapkan. Raisa mengakui dengan hati yang patah bahwa ia tidak mampu memenuhi janji manis tersebut. Kesibukan, atau mungkin jarak, membuatnya sulit untuk selalu hadir seperti yang pernah ia katakan.
Penyesalan mencapai puncaknya ketika ibunya mengajukan sebuah pertanyaan sederhana yang justru terasa sangat asing dan menyakitkan.
“Tapi ternyata aku jadi orang yang tidak mampu memenuhi janjiku itu. Dan aku sedih jika ibuku bertanya seperti itu, ‘bagaimana kabarmu?'” lanjut istri Hamish Daud itu.
Menurut Raisa, pertanyaan “apa kabar” yang diucapkan seorang ibu kepada anaknya merupakan hal yang tidak pantas. Dalam pandangannya, pertanyaan tersebut justru memperdalam jarak, seakan-akan mereka berdua adalah dua orang asing yang tidak memiliki ikatan keluarga.
“Menurutku, ah, aku sangat lemah ketika membicarakan hal seperti ini,” lanjutnya sambil menahan air mata.
“Menurutku, seorang ibu tidak pantas bertanya kepada anaknya tentang kabar mereka? Itu seperti orang yang tidak dikenal, tidak memiliki hubungan darah, dan tidak dekat,” kata Raisa lagi.
‘Lagu Untukmu’: Ungkapan Rindu Paling Mendalam
Dari perasaan dan penyesalan yang mendalam, muncul sebuah karya besar yang diberi nama “Lagu Untukmu”.
Diluncurkan pada tahun 2018, setahun setelah pernikahannya, lagu ini menjadi wadah bagi Raisa untuk menyampaikan segala perasaan bersalah, rindu, dan cinta yang tidak terucapkan.
Di dalam lirik lagu itu, Raisa dengan sengaja mengulang kata “ibu” tiga kali. Hal ini bukan sekadar pengulangan biasa, tetapi merupakan bentuk penghormatan yang terinspirasi dari ajaran keagamaan.
“Dan dalam lagu ini (Lagu Untukmu) aku menulis tiga kali, ibu ibu ibu karena aku teringat Nabi Muhammad SAW pernah berkata, siapa orang yang harus kamu hormati, nomor satu ibu, dua ibu, tiga ibu baru ayah. Jadi aku mengatakan, ibu ibu ibu aku rindu,” tutupnya sambil menghapus air mata.
Sekarang, Raisa harus menerima kembali ibunya kepada Sang Pencipta. Meskipun tubuhnya telah pergi, kisah perjuangan ibunya dan rasa penyesalan yang menginspirasi lagu tulus ini akan selalu menjadi pengingat akan ikatan cinta abadi antara seorang putri dan ibunya.
(MCNNEWS.ID/Grid.ID)
Jangan lewatkan berita-berita menarik lainnya dari MCNNEWS.ID di Google News, Threads, dan Facebook.
Penulis
Shanny Ratman adalah seorang wirausahawan dan pengelola media yang telah menekuni dunia usaha sejak 1997. Berstatus menikah, ia memulai karier sebagai Captain Restaurant di Inasuki Japanese Restaurant, Bandung. Tahun 1999, ia merintis usaha kuliner dengan berjualan makanan Eropa di kawasan Cibadak, Bandung, lalu pada 2001 membuka warung makan di Ciamis.
Pengalamannya berkembang ke bidang event organizer sebagai crew EO di Bandung sejak 2015. Pada 2018, ia mengikuti pelatihan entrepreneur bersama EntrepreneurID secara online dan menjalankan bisnis online hingga 2020. Tahun 2022, ia kembali ke Ciamis untuk mengembangkan bisnis kuliner, dan sejak 2023 aktif berkolaborasi membuka usaha kuliner yang terus berjalan hingga kini.
Selain itu, sejak 2025 Shanny turut membangun dan mengelola portal berita mcnnews.id sebagai admin. Dengan pengalaman di bidang kuliner, event, bisnis digital, dan media, ia dikenal sebagai pribadi adaptif, konsisten, dan berorientasi pada kolaborasi serta pengembangan usaha berkelanjutan.














