Apakah kamu seorang penggemar ikan? Jika ya, pasti kamu sudah tidak asing dengan ikan salmon. Ukuran yang besar, perilaku yang menarik, daging yang enak, serta ciri fisik yang khas membuat popularitas ikan salmon sangat tinggi. Selain itu, ikan salmon juga terdiri dari berbagai spesies dan salah satunya adalahSalmo salar atau salmon atlantik.
Seperti namanya, ikan salmon besar ini dapat ditemukan di Laut Atlantik. Dalam hal ini, habitatnya meliputi wilayah yang dingin dan memiliki lingkungan ekstrem. Seperti salmon lainnya, salmon atlantik sering dikonsumsi dan dipasarkan. Namun, tidak banyak orang yang mengetahui bahwa ikan ini sangat unik dan menarik. Oleh karena itu, mari kita bahas beberapa fakta menarik dan luar biasa tentang salmon atlantik!
1. Penyebarannya meliputi wilayah Eropa dan Amerika Utara
Data dari IUCN Red List menyatakan bahwa salmon atlantik dapat ditemui di dua wilayah, yakni Amerika Utara dan Eropa. Dalam hal ini, penyebarannya meliputi berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Kanada, Greenland, Portugal, Inggris, hingga Rusia. Secara umum, salmon atlantik merupakan spesies anadromous yang berarti ia mampu hidup di perairan laut maupun air tawar.
Sebenarnya, jumlah populasi salmon atlantik masih cukup banyak. Namun, jumlahnya mulai menurun secara signifikan. Akibatnya, hewan ini dimasukkan ke dalam kategorinear threatened. Artinya, salmon atlantik adalah hewan yang hampir menghadapi ancaman. Karena itu, aktivitas penangkapan ikan ini diawasi dengan ketat agar jumlah populasi tetap stabil dan tidak terus menurun ke ambang kepunahan.
2. Maksimal panjangnya 1,6 meter
Dilansir Animalia, Panjang maksimum salmon atlantik sekitar 1,6 meter dengan berat mencapai 49 kilogram. Hal ini menjadikannya sebagai spesies terbesar dalam genus tersebut.Salmo. Meskipun berukuran besar, bentuk tubuh, pola, dan warnanya tidak terlalu berbeda dengan spesies salmon lainnya, khususnya salmon dari genusSalmo. Secara khusus, salmon pasifik memiliki tubuh yang panjang, kepala bulat, badan dengan warna dasar perak, serta memiliki bintik-bintik berwarna merah atau biru. Terkadang, terdapat individu yang bagian bawah tubuhnya berwarna kuning.
3. Mengalami siklus perkembangan yang rumit
Laman iNaturalist menerangkan bahwa siklus pertumbuhan dan perkembangan ikan ini cukup rumit. Secara umum, pertumbuhannya terbagi menjadi enam tahap, yakni telur, alevin atau sac fry, fry, parr, smolt, dan individu dewasa. Pertama, salmon atlantik akan bertelur di sungai air tawar. Selanjutnya, telur akan menetas menjadi alevin dan alevin akan berkembang menjadi sac fry dengan panjang 1 sentimeter.
Setelah itu, ikan fry akan berkembang menjadi bentuk yang disebut parr dengan panjang sekitar 5 sentimeter. Setelah melewati tahap parr, salmon atlantik akan berubah menjadi molt dan melakukan perpindahan ke laut. Di laut, ikan ini akan tinggal selama sekitar 1 hingga 2 tahun sebelum akhirnya matang secara seksual dan kembali ke air tawar untuk berkembang biak.
4. Dapat melakukan perkawinan dengan spesies lain
Di alam liar, salmon atlantik tinggal bersama denganSalmo trutta atau trout cokelat. Oleh karena itu, kedua spesies ini sering mengalami perkawinan silang atau hibridisasi. Secara khusus, perkawinan silang ini sering terjadi di wilayah Spanyol. Berdasarkan penelitian, persentase perkawinan silang antara dua spesies tersebut sekitar 2 hingga 3 persen. Nah, artikel di jurnalJournal of Fish Biology menjelaskan bahwa persentase pernikahan silang tersebut menjadi yang tertinggi di benua Eropa.
5. Merupakan ikan yang banyak diminati sebagai bahan makanan
Seperti spesies salmon lainnya, salmon atlantik adalah ikan yang sangat diminati sebagai bahan makanan. DilansirAnimal Diversity Web, Permintaan terhadap ikan ini sangat besar. Sehingga, salmon atlantik sering dikembangbiakkan, dijual, dimakan, dan didistribusikan ke berbagai penjuru dunia. Diketahui, industri salmon atlantik mampu menghasilkan jutaan dolar setiap tahunnya. Selain itu, para pakar juga memperkirakan bahwa industri salmon atlantik akan terus berkembang di masa mendatang. Tidak hanya dijual, kadang ikan ini juga ditangkap sebagai aktivitas rekreasi.
Sebagai spesies salmon, wajar jika popularitas salmon atlantik sangat tinggi. Tidak hanya itu, di balik popularitasnya, hewan ini juga merupakan makhluk yang sangat menarik, bahkan memiliki beberapa ciri khas yang tidak dimiliki oleh ikan lain. Oleh karena itu, menjaga keberadaan salmon atlantik merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh seluruh orang.



























