https://mcnnews.id, PANCORAN MAS
– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca di Kota Depok, Senin 21 Juli 2025.
Prakiraan cuaca di Kota Depok hari ini menyebutkan bahwa cuaca di Kota Depok cerah dan disertai dengan suhu udara yang panas.
Ini tentu harus diantisipasi oleh warga Depok untuk menjaga kesehatan tubuh.
Cuaca cerah dengan paparan sinar matahari yang terik tentu mengandung radiasi ultraviolet yang dapat membahayakan kesehatan kulit.
Cara Menghadapi Radiasi UV
- Batasi waktu di bawah sinar matahari tengah hari.
- Cari tempat teduh.
- Gunakan pakaian pelindung.
- Pakai topi dengan tepi lebar untuk melindungi mata, wajah, telinga, dan leher.
- Kenakan kacamata hitam gaya sampul yang memberikan perlindungan 99 hingga 100 persen terhadap UV-A dan UV-B.
- Gunakan tabir surya spektrum luas pada area kulit yang tidak bisa ditutupi oleh pakaian.
Cara Mencegah Dehidrasi di Suhu Udara Panas
- Minum air secara teratur (jangan tunggu sampai haus).
- Bawa botol minum isi ulang dan isi ulang di tempat-tempat yang tersedia.
- Hindari minuman manis, bersoda, atau berkafein
- Konsumsi buah yang mengandung air
Anti-Jepang
Dikutip dari Kompas.com, ada cara praktis untuk mengatasi panasnya Jepang.
- Kalung Pemanas Leher: diisi dengan gel dingin, efektif untuk mendinginkan leher.
- Semprotan Penghilang Panas Pakaian: menyemprot pakaian memberikan sensasi dingin instan
- Semprotan Air untuk Wajah: Semprotan air yang diisi dengan air lalu disemprotkan ke wajah.
- Handuk atau Plester Pendingin: diterapkan ke tubuh untuk menurunkan suhu.
- Tisu Basah Penyegar: mudah dibawa, menyegarkan tubuh seketika.
- Bantal Leher Dingin: berguna untuk istirahat di malam hari
Bahaya Radiasi Ultraviolet
Sinar ultraviolet (UV) adalah radiasi gelombang elektromagnetik yang salah satunya berasal dari matahari.
Radiasi Ultraviolet (UVR) dalam jumlah kecil sangat penting untuk kesehatan yang baik karena memicu produksi vitamin D dalam tubuh.
Vitamin D memperkuat tulang dan sistem muskuloskeletal.
Namun, paparan radiasi UV yang berlebihan menyebabkan efek samping yang buruk bagi kesehatan.
Berikut adalah efek samping UVR terhadap kesehatan, dikutip dari WHO:
1. Efek pada kulit
Paparan UV yang berlebihan menyebabkan sekitar 1,2 juta kasus baru kanker kulit non-melanoma (SCC dan BCC) dan 325.000 melanoma pada kulit, serta 64.000 kematian dini akibat non-melanoma dan 57.000 melanoma pada kulit pada tahun 2020.
Efek kronis pada kulit dan bibir dari paparan UVR meliputi:
- Melanoma kulit: kanker kulit ganas yang mengancam jiwa;
- Karsinoma sel skuamosa (SCC): kanker ganas, yang biasanya menyebar lebih lambat daripada melanoma dan cenderung menyebabkan kematian;
- Karsinoma sel basal (BCC): kanker kulit yang tumbuh lambat yang umumnya muncul pada orang tua; Dan
- Penuaan kulit
2. Efek pada mata
Di seluruh dunia, diperkirakan 15 juta orang buta akibat katarak; dari jumlah tersebut, sekitar 10 persen mungkin disebabkan oleh paparan sinar UV.
Efek kronis UVR meliputi:
- Katarak (penyakit mata di mana lensa menjadi semakin keruh, menyebabkan gangguan penglihatan dan akhirnya kebutaan);
- Pterygium (pertumbuhan jaringan berdaging yang dapat menutupi sebagian kornea); Dan
- Kanker di dalam dan sekitar mata (karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma).
Setelah masa pandemi virus corona (Covid-19) diubah pemerintah menjadi endemik, aktivitas di luar ruangan kembali seperti biasanya.
Artikel ini telah tayang di
Tribunnews.com






















