– Terong baik untuk Anda karena rendah karbohidrat dan tinggi serat. Manfaat terong terkandung dalam antioksidan dan perlindungan terhadap risiko penyakit jantung.
Terong juga rendah kalori, sekitar 20,5 kalori per cangkir terong mentah yang dipotong dadu, yang dapat membantu menurunkan berat badan.
Terong, yang secara ilmiah dikenal sebagai Solanum melongena L., adalah sayuran dari famili Solanum.
Terong ditanam di seluruh dunia dan dikenal luas karena warnanya yang ungu, tetapi terong hadir dalam berbagai bentuk dan warna.
Selengkapnya manfaat dari mengonsumsi tering untuk kesehatan:
1. Bantuan dalam Manajemen Berat Badan
Diet rendah karbohidrat dapat efektif untuk menurunkan berat badan.
Terong, karena kandungan karbohidratnya, juga dapat berperan dalam manajemen berat badan.
Terong adalah sayuran non-karbohidrat dan rendah karbohidrat, satu porsi seukuran bola bisbol mengandung kurang dari 5 gram karbohidrat.
Terong juga mengandung serat, yang menambah volume makanan Anda, membuat Anda merasa kenyang lebih lama untuk mendukung penurunan berat badan.
2. Kaya Nutrisi
Terong merupakan sumber beberapa mineral dan vitamin, termasuk mangan, folat, dan kalium.
Mangan penting untuk pemecahan karbohidrat, kolesterol, dan glukosa (gula).
Makanan juga membantu pembentukan tulang dan mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.
Folat membantu produksi DNA dan sel darah merah, folat juga membantu mencegah kelainan lahir selama kehamilan.
Kalium adalah elektrolit yang membantu fungsi jantung, otot, dan saraf.
3. Dapat Melindungi Terhadap Penyakit Jantung
Terong dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung. Antosianin membantu mencegah oksidasi kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL).
Kolesterol LDL (jahat) yang tinggi dapat menyebabkan penyumbatan arteri.
Efek samping ini dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.
4. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah
Sayuran non-karbohidrat seperti terong memiliki indeks glikemik (IG) rendah, yang berarti kadar gula darah Anda akan meningkat secara perlahan.
Penderita diabetes dapat memilih makanan dengan GI rendah untuk mencegah lonjakan gula darah.
Serat yang terkandung dalam terong juga membantu mengontrol kadar gula darah.
Serat memperlambat penyerapan gula, sehingga mencegah kenaikan gula darah.
5. Bermanfaat bagi Kesehatan Otak
Terong dapat melindungi dari gangguan neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer, jenis demensia yang paling umum.
Terong merupakan sumber nasunin, yang dapat melindungi sel dari kerusakan yang menyebabkan penuaan dini dan penyakit.
Nasunin adalah antioksidan yang mengurangi peradangan di otak.
Nasunin juga dapat meningkatkan aliran darah dan sinyal antar sinapsis.
Sinapsis adalah tempat sel-sel saraf terhubung dan berkomunikasi.
6. Mungkin Memiliki Sifat Anti Kanker
Mengonsumsi banyak buah dan sayur, termasuk terong, telah terbukti mengurangi risiko kanker.
Antioksidan, mineral, dan vitaminnya dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan mengurangi risiko penyakit seperti kanker.
Solanaceae seperti terong merupakan sumber senyawa yang disebut solasodine rhamnosyl glycosides (SRG).
Sebuah studi menemukan bahwa SRG dapat membunuh sel kanker usus besar pada manusia.
Diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan langsung antara senyawa dalam terong, seperti SRG, dan kanker.
7. Memberikan Antioksidan
Antioksidan membantu mengurangi kerusakan sel dalam tubuh.
Terong mengandung banyak antioksidan, seperti polifenol seperti asam fenolik dan flavonoid.
Terong juga mengandung antosianin, pigmen yang memberi warna ungu pada terong.
Antosianin memiliki sifat antioksidan yang mengurangi peradangan dan risiko obesitas.
Kandungan nutrisi terong
Satu cangkir terong mentah yang dipotong kubus mengandung nutrisi berikut:
- Kalori: 20,5
- Lemak: 0,1 gram (g), atau 0,1 persen dari Nilai Harian (DV)
- Natrium: 1,6 miligram (mg), atau 0,1% dari kebutuhan harian (DV)
- Karbohidrat: 4,8 g, atau 1,7% dari DV
- Serat: 2,5 g, atau 8,9% dari kebutuhan harian (DV)
- Gula tambahan: 0 g, atau 0% dari kebutuhan harian
- Protein: 0,8 g, atau 1,6% dari DV
(*)
Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut:
Saluran WA
,
Facebook
,
X (Twitter)
,
YouTube
,
Threads
,
Telegram

















































