CIAMIS, MCNNEWS.ID
Bupati Ciamis Hediat Sunarya secara resmi membuka kegiatan Pesantren Ramadhan Tingkat Kabupaten Ciamis 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Gedung KH Irfan Hielmy, Jumat (27/02/2026).
Bupati Ciamis memukul bedug sebagai tanda dimulainya rangkaian pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadhan.
Panitia kembali menggelar kegiatan tahunan ini untuk keempat kalinya dengan menghadirkan ratusan peserta dari pelajar SLTP dan SLTA, insan jurnalis, hingga lansia se-Kabupaten Ciamis.
Dalam sambutannya, Bupati Hediat menegaskan bahwa Pesantren Ramadhan merupakan salah satu ikhtiar bersama dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus membangun karakter generasi muda yang berakhlakul karimah.
Pembukaan Pesantren Ramadhan

“Ramadhan bukan hanya bulan ibadah secara ritual, tetapi juga bulan pendidikan, bulan pembinaan, dan bulan pembentukan kepribadian. Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai keislaman yang moderat, toleran, dan penuh kasih sayang, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Secara khusus, Bupati mengajak para pelajar untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana memperdalam ilmu agama, memperbaiki akhlak, serta membangun kedisiplinan diri.
Ia menekankan pentingnya melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, dan luhur dalam budi pekerti.
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pelajar agar bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi dengan kemampuan memilah dan memilih konten secara cerdas agar tidak terjerumus pada hal-hal yang merugikan.

Kegiatan Ramadhan Ciamis
Bupati turut menyoroti tingginya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak yang menjadi perhatian bersama. Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja yang marak di media sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap generasi muda.
Baca juga : Bupati Ciamis berikan bantuan rumah tidak layak huni
Selain pelajar, kegiatan ini juga melibatkan insan jurnalis dan para lansia. Bupati berharap Pesantren Ramadhan kian menguatkan peran pers yang menyejukkan dan mencerdaskan.
Ia mengapresiasi semangat lansia dalam menuntut ilmu agama sebagai bekal akhirat, seraya menegaskan bahwa belajar tak mengenal batas usia.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah menggagas serta menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga Pesantren Ramadhan tahun 1447 H ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi kita semua,” pungkasnya.
Pelajar di era Digital
Ketua Pelaksana H. Wawan S. Arifin melaporkan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan merupakan program Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai upaya mengisi amaliah bulan suci Ramadhan.
Program ini bertujuan membina ketakwaan serta membentuk akhlak mulia di tengah masyarakat melalui pembinaan keagamaan yang terarah dan berkesinambungan.
Ia menjelaskan, total peserta yang mengikuti Pesantren Ramadhan tahun ini mencapai 460 orang. Rinciannya terdiri dari 100 peserta tingkat SLTA, 50 peserta tingkat SLTP, 275 peserta lansia, serta 40 orang jurnalis.
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook





















