MCNNEWS.ID
Profil. Kecelakaan tragis yang melibatkan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026) menyita perhatian publik. Insiden tersebut terjadi ketika rangkaian KRL Commuter Line bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek. Peristiwa ini memicu kepanikan dan duka mendalam, terutama karena adanya korban meninggal dunia serta sejumlah penumpang yang mengalami luka-luka.
Di tengah proses investigasi yang masih berlangsung, perhatian publik juga mengarah kepada satu unit taksi listrik Green SM yang diduga mengalami gangguan di perlintasan sebidang dekat lokasi kejadian. Dugaan sementara menyebut kendaraan tersebut berhenti di area lintasan kereta sehingga memengaruhi pergerakan KRL sebelum akhirnya terjadi tabrakan dari belakang oleh kereta jarak jauh.
Seiring berkembangnya informasi, nama Green SM menjadi sorotan. Banyak masyarakat yang mulai mencari tahu profil perusahaan taksi listrik asal Vietnam tersebut, termasuk sejarah berdirinya, konsep bisnis, hingga ekspansinya ke Indonesia.
Green SM, Perusahaan Mobilitas Listrik Asal Vietnam
Green SM Indonesia merupakan bagian dari Green and Smart Mobility (GSM), sebuah perusahaan mobilitas berbasis kendaraan listrik yang berasal dari Vietnam. Perusahaan ini didirikan oleh miliarder Vietnam Phạm Nhật Vượng, yang juga dikenal sebagai Chairman Vingroup, salah satu konglomerasi terbesar di negara tersebut.
Green SM dibentuk dengan visi menghadirkan sistem transportasi modern yang ramah lingkungan. Sejak awal berdiri, perusahaan fokus pada penggunaan kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas masa depan yang lebih efisien dan minim emisi.
Baca juga : ribuan warga memadati peringatan hari pers nasional di ciamis
Perusahaan resmi berdiri pada 6 Maret 2026 dan awalnya memusatkan layanan pada penyewaan kendaraan berbasis listrik. Dalam operasionalnya, Green SM menghadirkan dua layanan utama, yakni pemesanan taksi listrik dan penyewaan kendaraan listrik untuk kebutuhan transportasi.
Selain menyediakan layanan bagi konsumen individu, Green SM juga menawarkan sistem penyewaan kendaraan kepada perusahaan transportasi yang ingin mengembangkan armada ramah lingkungan. Model bisnis ini memungkinkan perusahaan memperluas ekosistem kendaraan listrik secara lebih cepat.
Dalam pengembangannya, Green SM disebut telah berinvestasi besar-besaran dengan menyiapkan sekitar 20.000 unit mobil listrik dan 60.000 unit sepeda motor listrik. Langkah ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam membangun jaringan transportasi hijau berbasis kendaraan listrik.
Mengusung Konsep Taksi Ramah Lingkungan
Green SM mengusung konsep transportasi yang mengedepankan efisiensi energi serta pengalaman perjalanan yang nyaman. Seluruh armada perusahaan menggunakan kendaraan listrik produksi VinFast, produsen otomotif asal Vietnam yang juga masih berada di bawah ekosistem bisnis Vingroup.
Penggunaan mobil listrik dianggap menjadi pembeda utama Green SM dibanding layanan transportasi konvensional. Armada tanpa mesin berbahan bakar minyak dinilai mampu menghadirkan perjalanan yang lebih tenang, minim kebisingan, serta bebas emisi gas buang.
Perusahaan menyebut konsep taksi listrik ini tidak hanya fokus pada kenyamanan pelanggan, tetapi juga mendukung gaya hidup berkelanjutan. Selain itu, kendaraan listrik dinilai memiliki dampak lebih kecil terhadap polusi udara, terutama di kota-kota besar dengan tingkat mobilitas tinggi.
Green SM juga menonjolkan identitas visual yang khas melalui warna armada biru kehijauan atau cyan. Warna tersebut menjadi pembeda yang mudah dikenali masyarakat di jalan.
Baca juga : gelar karya 2026 di smpn 2 ciamis
Tidak hanya menonjolkan kendaraan ramah lingkungan, perusahaan juga berupaya menghadirkan layanan transportasi dengan sistem pemesanan digital yang praktis. Konsep ini dirancang agar mampu bersaing di tengah ketatnya industri ride-hailing dan transportasi berbasis aplikasi.
Ekspansi Green SM ke Indonesia
Indonesia menjadi salah satu negara tujuan ekspansi Green SM di kawasan Asia Tenggara. Perusahaan mulai memasuki pasar Indonesia pada 2 Desember 2024 dengan fokus awal di wilayah Jabodetabek.
Kawasan metropolitan seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dinilai memiliki potensi pasar besar untuk layanan transportasi berbasis listrik. Tingginya mobilitas masyarakat serta meningkatnya kesadaran terhadap kendaraan ramah lingkungan menjadi faktor pendukung ekspansi tersebut.
Green SM hadir dengan membawa konsep taksi listrik yang berbeda dibanding transportasi daring konvensional. Kehadiran perusahaan ini juga menjadi bagian dari tren peralihan menuju kendaraan berbasis energi bersih di Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia memang mendorong penggunaan kendaraan listrik melalui berbagai kebijakan, termasuk pengembangan ekosistem baterai serta pembangunan infrastruktur pengisian daya.
Karena itu, kehadiran Green SM dianggap sebagai bagian dari perubahan industri transportasi menuju era kendaraan bebas emisi.
Dugaan Keterlibatan Taksi Green SM dalam Insiden Kereta
Nama Green SM mulai menjadi perhatian setelah muncul dugaan bahwa satu unit armada perusahaan mengalami mogok atau berhenti di perlintasan sebidang dekat Stasiun Bekasi Timur.
Informasi awal menyebut kendaraan tersebut berada di area lintasan rel sebelum kereta melintas. Situasi tersebut diduga memicu perlambatan KRL Commuter Line di jalur yang sama.
Beberapa saat kemudian, KA Argo Bromo Anggrek yang melintas dari arah belakang dilaporkan menabrak rangkaian KRL. Akibat kejadian itu, proses evakuasi berlangsung hingga malam hari dan melibatkan petugas gabungan.
Baca juga : mengenal lebih dekat kabupaten ciamis
Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil investigasi resmi dari pihak berwenang. Otoritas terkait masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan kronologi lengkap insiden tersebut.
Kementerian Perhubungan Lakukan Evaluasi
Menanggapi peristiwa tersebut, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh. Ia telah meminta Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan untuk berkomunikasi langsung dengan pihak Green SM.
Langkah evaluasi dinilai penting untuk mengetahui apakah terdapat faktor teknis, operasional, atau prosedur keselamatan yang perlu diperbaiki.
Selain itu, evaluasi juga diharapkan dapat mencegah insiden serupa terulang di masa mendatang. Pemerintah ingin memastikan seluruh moda transportasi, termasuk kendaraan yang beroperasi di sekitar perlintasan sebidang, mematuhi standar keselamatan yang berlaku.
Green SM Buka Suara Soal Insiden
Menanggapi sorotan publik, Green SM Indonesia memberikan pernyataan resmi melalui akun media sosial perusahaan. Dalam pernyataannya, perusahaan menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi.
Green SM menegaskan pihaknya telah memberikan informasi yang diperlukan kepada aparat berwenang. Selain itu, perusahaan menyatakan siap mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung.
Baca juga : bahaya duduk terlalu lama bagi kesehatan
Perusahaan juga menyebut akan terus menjaga standar keselamatan operasional serta melakukan evaluasi internal untuk meningkatkan kualitas layanan.
Green SM memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik apabila informasi yang telah diverifikasi resmi tersedia.
Sorotan terhadap Transportasi Modern dan Keselamatan
Insiden di Bekasi Timur tidak hanya memunculkan perhatian terhadap investigasi kecelakaan, tetapi juga membuka diskusi tentang pentingnya keselamatan transportasi modern.
Perkembangan kendaraan listrik memang membawa perubahan besar dalam industri mobilitas. Namun, faktor keselamatan tetap menjadi aspek utama yang tidak dapat diabaikan.
Kehadiran layanan transportasi berbasis listrik seperti Green SM menjadi simbol transformasi industri menuju masa depan yang lebih ramah lingkungan. Meski demikian, operasional di lapangan tetap harus didukung oleh regulasi, pengawasan, dan sistem keselamatan yang kuat.
Di tengah meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, masyarakat berharap seluruh operator transportasi dapat menjalankan layanan dengan standar tinggi demi menjaga keselamatan pengguna jalan maupun penumpang.
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Follow Instagram MCNNEWS.ID
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook


















