MCNNEWS.ID – Ginjal adalah organ yang berbentuk mirip kacang merah dan terletak di bagian punggung. Pada orang dewasa, ukurannya sebesar kepalan tangan atau sekitar 135 hingga 170 gram.
Ginjal juga memiliki fungsi penting dalam tubuh yaitu mengeluarkan limbah dari tubuh melalui urine. Selain itu, ginjal juga bertugas untuk menjaga keseimbangan mineral dan cairan dalam tubuh serta menghasilkan hormon yang mengatur tekanan darah.
Untuk menjaga fungsi ginjal berjalan optimal, Anda dapat mengonsumsi beberapa makanan yang baik untuk organ ini.
Lalu, apa saja makanan yang baik untuk kesehatan ginjal? Lihat informasinya di bawah ini.
1. Makanan yang Baik untuk Kesehatan Ginjal
Berikut delapan makanan yang dapat dikonsumsi karena mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan ginjal.
Anggur Merah

Makanan yang baik untuk kesehatan ginjal yang pertama adalah anggur merah, yang dikenal mengandung senyawa resveratrol yang memiliki sifat antioksidan.
Jurnal Kedokteran (2016) menemukan anggur merah mengandung resveratrol yang tinggi, sebuah flavonoid yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan melindungi dari diabetes serta penurunan kemampuan berpikir.
Antioksidan ini juga dapat membantu menjaga integritas sel-sel ginjal dan mengurangi risiko penyakit ginjal. Selain itu, anggur merah juga dapat membantu menjaga tekanan darah yang sehat, yang penting untuk kesehatan ginjal.
Anggur merah juga kaya akan vitamin C dan antioksidan yang disebut flavonoid yang mampu mengurangi peradangan, meningkatkan kesehatan jantung, dan mencegah diabetes.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Laporan Institut Nasional Kesehatan (2014) mencatat kandungan flavonoid dapat mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas pada organ-organ penting seperti ginjal, jantung, hati, dan sebagainya.
Bluberi

Makanan Ini baik untuk kesehatan ginjal. Berikutnya adalah bluberi yang diketahui rendah sodium, fosfor, dan kalium. Bluberi juga dikenal sebagai salah satu makanan yang tinggi antioksidan yang dapat mencegah kerusakan sel dari radikal bebas.
Sebuah ulasan dalam Ulasan kritis dalam ilmu dan nutrisi pangan (2016) mencatat buah beri manis ini juga mengandung antioksidan yang disebut antosianin yang dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung, jenis kanker tertentu, penurunan kemampuan berpikir, dan diabetes.
Selain itu, blueberry juga memiliki kandungan yang serupa dengan cranberry untuk merawat infeksi saluran kemih.
Blueberry juga mengandung vitamin C yang dikenal baik untuk kesehatan ginjal. Hal ini karena dapat membantu mengurangi risiko pembentukan batu ginjal dan menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat.
Nanas

Nanas merupakan salah satu makanan yang baik untuk kesehatan ginjal karena memiliki kandungan kalium yang lebih rendah dibanding buah lainnya.
Departemen Pertanian Amerika Serikat mencatat dalam 100 gram nanas segar terkandung 1 mg natrium, 109 mg kalium, dan 8 mg fosfor.
Laporan biomedis (2016) juga melaporkan bahwa nanas kaya akan serat, mangan, vitamin C, dan bromelain, enzim yang membantu mengurangi peradangan dan bersifat antikanker.
Kandungan vitamin C dalam buah ini juga berperan sebagai antioksidan yang dapat membantu melindungi ginjal dari kerusakan oksidatif, yang dapat terjadi akibat paparan radikal bebas.
Selain itu, nanas juga dapat membantu mengatur tekanan darah, yang penting untuk kesehatan ginjal.
Kembang Kol

Makanan yang baik untuk kesehatan ginjal berikutnya adalah kembang kol yang mengandung senyawa antioksidan dan serat sehingga dapat membantu menjaga kesehatan ginjal.
Antioksidan dalam kembang kol dapat membantu melindungi ginjal dari kerusakan oksidatif yang dapat disebabkan oleh radikal bebas.
Sementara itu, serat dalam brokoli dapat membantu mengatur gula darah dan tekanan darah, yang juga penting untuk menjaga kesehatan ginjal.
Tidak hanya itu, brokoli juga kaya akan vitamin C, vitamin K, dan vitamin B9 (asam folat) yang baik untuk menjaga kesehatan ginjal dan tentu saja disarankan bagi pasien penyakit ginjal.
Kembang kol juga mengandung senyawa anti-radang, dan kaya akan serat yang baik untuk kesehatan secara keseluruhan. Selain itu, konsumsi kembang kol juga sebagai pengganti asupan lain yang tinggi kalium, fosfor, dan natrium.
Bawang Putih

Selain bisa menjadi alternatif penyedap makanan, bawang putih memberikan manfaat kesehatan bagi ginjal. Pasalnya, bawang putih yang memiliki sifat anti-inflamasi dan potensi untuk melindungi ginjal dari kerusakan.
Kandungan senyawa seperti allicin dalam bawang putih telah dikaitkan dengan kemampuannya untuk mengendalikan tekanan darah, yang dapat mendukung kesehatan ginjal.
Selain itu, bawang putih juga dapat memiliki efek positif pada sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko peradangan yang bisa merugikan ginjal.
Bahan makanan ini juga merupakan sumber mangan, vitamin C, dan vitamin B6 yang baik serta mengandung senyawa belerang yang memiliki sifat anti-peradangan.
Penelitian terbaru dari jurnal Nutrisi klinis (2021) menyimpulkan bahwa sifat antiradang dan antioksidan dari bawang putih dapat merawat kesehatan ginjal dan menjadi asupan bergizi untuk pasien gagal ginjal kronis.
Makanan Kaya Omega-3

Beberapa ikan laut dalam seperti salmon, tuna, dan lainnya memiliki kandungan omega-3 (lemak sehat) yang cukup tinggi.
Seperti yang dicatat oleh Jurnal Klinis American Society of Nephrology (2014), lemak omega-3 dapat mengurangi kadar lemak dalam darah dan juga sedikit menurunkan tekanan darah.
Karena tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko penyakit ginjal, lemak sehat ini mampu mencegah penurunan fungsi ginjal.
Asam lemak omega-3 ini juga dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang dapat mengurangi risiko kerusakan ginjal dan memperbaiki fungsi ginjal.
Kandungan omega-3 ini juga dapat membantu mengurangi risiko penurunan kemampuan berpikir, depresi, dan kecemasan.
Namun demikian, Anda harus membatasi porsi makan karena sebagian besar ikan laut mengandung kadar fosfor yang cukup tinggi.
Kuning Telur

Makanan yang baik untuk kesehatan ginjal berikutnya adalah putih telur yang merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Berbeda dengan kuning telur yang kaya akan fosfor, putih telur ramah terhadap ginjal karena kandungan fosfor yang rendah.
Fosfor sendiri adalah mineral yang harus Anda hindari atau batasi dalam diet bagi orang yang memiliki masalah ginjal tertentu, seperti gagal ginjal. Oleh karena itu, putih telur dapat menjadi alternatif yang baik untuk memenuhi kebutuhan protein tanpa memberikan beban berlebih pada ginjal.
Selain itu, putih telur juga rendah lemak dan kalori, menjadikannya pilihan makanan yang sehat untuk mendukung kesehatan ginjal.
Jika Anda atau orang terdekat menderita penyakit ginjal, sebaiknya konsumsi 2 kuning telur besar (66 gram). Porsi tersebut dapat mengandung natrium 110 mg, kalium 108 mg, dan fosfor 10 mg.
Namun, perlu diketahui bahwa bagian kuning telur mengandung fosfor yang tinggi, sehingga tingkat konsumsinya harus diperhatikan.
Minyak Zaitun

Terakhir, ada minyak zaitun yang merupakan sumber lemak tak jenuh, yaitu lemak sehat sekaligus bebas fosfor. sehingga bisa menjadi pilihan makanan yang baik untuk ginjal.
Berdasarkan penelitian dari Nutrisi rumah sakit (2012), mayoritas kandungan lemak dalam minyak zaitun adalah lemak tak jenuh yang disebut asam oleat yang memiliki sifat anti-radang.
Selain itu, lemak tak jenuh cukup stabil atau tidak mudah rusak saat dipanaskan pada suhu tinggi, sehingga minyak zaitun bisa menjadi pilihan minyak sehat untuk memasak.
Makanan yang baik untuk kesehatan ginjal ini juga mengandung senyawa antioksidan seperti vitamin E yang dapat membantu melindungi sel-sel ginjal dari kerusakan oksidatif.
Menggunakan minyak zaitun secara bijak dalam masakan Anda dapat menjadi tambahan yang baik untuk menjaga kesehatan ginjal Anda.
Demikian ulasan mengenai delapan makanan yang baik untuk kesehatan ginjal. Selain mengonsumsi makanan di atas, pastikan juga untuk berolahraga secara teratur, membatasi asupan garam kurang dari satu sendok teh per hari, serta menjaga berat badan ideal agar ginjal tetap sehat.






















