Pengunjung sering menyimpan tas di bagian atas koper kecil di ruang penyimpanan yang berada di atas kursi.pesawatNamun terdapat beberapa aturan yang perlu diketahui, karena setiap maskapai memiliki ketentuan khusus mengenai ruang penyimpanan tersebut.
Kru kabin Delta Airlines Daniel Compton menyarankan untuk melakukan sedikit penelitian sebelum penerbangan. Tujuannya adalah untuk memahami aturan mengenai bagasi.kabin di setiap pesawat.
“Delta memiliki berbagai jenis pesawat dalam armadanya, sehingga tidak hanya ada satu cara yang benar untuk menyimpan tas Anda di kompartemen bagasi kabin karena bentuk dan ukurannya bervariasi,” katanya dikutip dariTravel+Leisure.
Cara menyimpan barang di bagian atas kabin
Compton memberikan contoh pada armada A321 CEO, koper sebaiknya ditempatkan dalam posisi terbaring. Sementara itu, pada armada A321 NEO, koper harus disimpan dalam posisi miring.
Anda selalu dapat bertanya kepada pramugari Delta mengenai posisi terbaik untuk pesawat yang Anda naiki. Terkadang juga terdapat pengumuman saatboardingatau plakat yang berisi data mengenai pesawat kami,” katanya.
Mantan pramugari Kristine Eksteine Nizka menambahkan bahwa di pesawat turboprop yang lebih kecil, kemungkinan besarkoperdisimpan dalam posisi mendatar. “Jika rodanya memanjang, bukan yang masuk ke dalam koper, maka rodanya akan keluar, jika tidak, koper mungkin tidak muat di kompartemen,” katanya.
Memang terdapat aturan umum dalam menyimpan barang di kompartemen atas. Awak kabin Play Airlines Denise Margrét Yaghi menjelaskan bahwa cara menyimpan barang bawaan di kompartemen atas adalah dengan meletakkan roda terlebih dahulu dan mengatur secara vertikal, mirip dengan buku yang disusun di rak.
Cara ini menghemat ruang dan mempermudah orang lain dalam menyimpan tas mereka. Namun, jika tidak muat, letakkan terlebih dahulu dengan roda secara horizontal. Jangan lupa memperhatikan ukuran dan beratnya.
Jenis barang yang tersimpan di bagian atas kompartemen
Nizka memperingatkan agar tidak menyimpan apa pun yang diperlukan selama penerbangan di bagasi atas. Misalnya obat-obatan, alat hiburan, makanan ringan, dan air. Selain mengganggu penumpang lain, barang-barang tersebut tidak diperbolehkan diambil saat berdiri.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Compton, yang menyarankan untuk meletakkan barang-barang yang sesuai di kompartemen bagasi atas, serta tertutup rapat. Jika membawa barang bawaan tambahan selain koper atau tas, salah satunya harus ditempatkan di bagian bawah kursi depan. Penyimpanannya harus sepenuhnya berada di bawah kursi agar tidak mengganggu akses cepat ke lorong saat terjadi keadaan darurat.
“Barang yang ditempatkan di bawah kursi depan Anda sebaiknya berupa benda-benda kecil atau berat yang mungkin sulit diangkat ke rak bagasi atas,” kata Compton.
Jangan meminta petugas agar meletakkan barang ke kompartemen bagian atas
Tidak masalah mengajukan pertanyaan kepada awak kabin untuk mencari ruang kompartemen yang kosong atau meminta rekomendasi tentang penempatannya. Namun, jangan meminta bantuan mereka untuk meletakkan barang di dalam kompartemen tersebut. “Kami meminta Anda untuk mengurus koper Anda sendiri kecuali ada kondisi atau alasan tertentu yang membuat Anda tidak mampu melakukannya,” ujar Compton.
Yang mengingatkan bahwa awak kabin memang tidak diperbolehkan mengangkat barang bawaan penumpang karena aturan keselamatan. Hal ini karena membantu menempatkan barang bawaan di rak bagasi atas salah satu alasan paling umum yang menyebabkan cedera pada awak kabin.
Terdapat penumpang lain di dalam pesawat
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah adanya penumpang lain di dalam pesawat. Compton menyarankan agar menyimpan barang di kompartemen bagasi sesuai dengan nomor kursi masing-masing. Hal ini akan memudahkan penumpang lain dalam menyimpan barang mereka. Sementara itu, Yaghi mengingatkan untuk tidak mengambil ruang lebih dari kebutuhan dan menutup kompartemen setelah selesai menyimpan barang.






















