Jumat, April 17, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berita
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
ADVERTISEMENT
Home Gaya Hidup Kuliner

Jejak Kopi: Dari Legenda Ethiopia ke Budaya Global

shanny ratman Oleh shanny ratman
17/10/2025
in Kuliner
Waktu Membaca:4 menit membaca
A A
0
0
Dibagikan
1
Dilihat
Berbagi di FacebookBerbagi di TwitterBerbagi di WhatsappBerbagi di Telegram
ADVERTISEMENT

MCNNEWS.ID– Mulai dari espresso, cappuccino, mocha, hingga latte, kopi telah berkembang menjadi bagian yang penting dalam budaya dan gaya hidup masyarakat dunia. Kopi juga merupakan salah satu komoditas internasional yang paling menguntungkan.

Dilansir dari Britannica, minuman yang dibuat dari biji tanaman tropis asal Afrika ini kini menjadi salah satu minuman paling terkenal di dunia selain air dan teh. Tingginya popularitasnya tidak lepas dari efek segarnya yang dihasilkan oleh kafein.

Berdasarkan informasi dari Healthline, kafein adalah stimulan alami yang paling sering ditemukan pada tanaman teh, kopi, dan kakao. Mekanisme kerjanya yaitu dengan mengaktifkan otak serta sistem saraf pusat, sehingga membantu menjaga keadaan sadar dan menghindari rasa lelah.

Dengan kata lain, kopi bukan hanya sekadar minuman, tetapi juga berperan dalam menjaga tubuh tetap segar dan pikiran tetap terjaga. Tidak heran jika sejak ratusan tahun yang lalu, kopi selalu menjadi bagian dari kegiatan sosial dan rutinitas harian. Mulai dari rumah hingga kafe, biji kecil ini mampu menjadi sarana pertemuan, diskusi, bahkan lahirnya gagasan-gagasan besar.

Berita Terkait

100 kuliner Indonesia terbaik

100 Kuliner Indonesia Terbaik Versi TasteAtlas 2026: Kekayaan Rasa Nusantara yang Mendunia

11/04/2026
sarapan sehat sebelum jam 9 pagi

Bangun Tidur Langsung Lemas? Coba Konsumsi 6 Makanan Ini Sebelum Jam 9 Pagi

23/03/2026
dampak makan gorengan

Sering Makan Gorengan? Netralisir Dampaknya dengan 5 Buah Ini

22/03/2026
tempat bukber di Ciamis

Rekomendasi Tempat Bukber Nyaman di Ciamis untuk Keluarga

05/03/2026

Berikut adalah catatan sejarah panjang kopi hingga menjadi terkenal di seluruh dunia, sebagaimana dilaporkan oleh AboutCoffee.org.

Asal Usul: Legenda Kaldi pada Abad ke-9

Asal usul kopi dimulai pada abad ke-9 di dataran tinggi Ethiopia. Berdasarkan legenda, seorang peternak kambing bernama Kaldi menemukan manfaat biji kopi setelah melihat kambing-kambingnya tetap aktif dan tidak bisa tidur setelah memakan buah dari pohon tertentu. Penemuan ini kemudian ia sampaikan kepada seorang biarawan yang sering kesulitan tetap terjaga saat berdoa di malam hari.

Seorang biarawan memasak minuman dari tanaman kopi dan mengalami manfaatnya. Pengetahuan ini kemudian menyebar di kalangan rekan-rekannya sesama biarawan di biara, dan secara perlahan kabar mengenai “buah energi” tersebut menyebar ke wilayah timur.

Abad ke-15 dan ke-16: Berkembangnya Budaya Kopi di Semenanjung Arab

ADVERTISEMENT

Awal mula budaya minum kopi muncul di Semenanjung Arab pada abad ke-15. Di Yaman, kopi mulai ditanam dan diperdagangkan. Seabad setelahnya, trennya menyebar hingga ke Mesir, Iran, Suriah, dan Turki.

Pada masa itu, kopi dapat dinikmati di rumah, namun juga mulai muncul kafe umum atau qahveh khaneh. Tempat-tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat minum, tetapi juga menjadi pusat sosial di mana masyarakat berkumpul untuk berbicara, mendengarkan musik, menyaksikan pertunjukan, hingga bermain catur. Sebagai pusat pertukaran informasi, kafe kopi ini dikenal sebagai “Sekolah Kebijaksanaan”.

Jazirah Arab juga menjadi daya tarik bagi ribuan peziarah yang datang ke Mekah setiap tahun. Mereka kemudian membawa ilmu tentang kopi dan kafe ke berbagai belahan dunia.

Abad ke-17: Kopi Mulai Menarik Perhatian Eropa

Pada abad ke-17, kopi mulai dikenal di Eropa. Namun, penerimaannya tidak selalu lancar. Beberapa orang menganggap kopi sebagai “inovasi pahit dari iblis”. Bahkan ketika kopi tiba di Venesia pada tahun 1615, para pendeta setempat menolak kedatangannya.

ADVERTISEMENT

Persoalan ini akhirnya sampai kepada Paus Klemens VIII. Setelah mencobanya sendiri, Paus justru menyetujui penggunaan kopi karena rasanya yang menggembirakan. Tidak lama setelah itu, kedai kopi mulai berkembang pesat di kota-kota besar Eropa seperti Inggris, Austria, Prancis, Jerman, dan Belanda.

Di Inggris, kafe kopi sering disebut sebagai “universitas satu koin” atau penny universities, karena dengan membayar satu koin, pengunjung dapat memperoleh secangkir kopi sambil berdiskusi tentang topik-topik intelektual.

Selain itu, kebiasaan mengonsumsi kopi mulai menggantikan minuman seperti bir dan anggur sebagai pilihan minuman pagi hari. Perubahan ini meningkatkan efisiensi dan perhatian masyarakat, khususnya dalam lingkungan kerja.

Ekspansi ke Asia

Permintaan kopi yang semakin tinggi mendorong negara-negara Eropa untuk mencari metode menanam kopi di luar Semenanjung Arab. Belanda menjadi salah satu pionir dengan membawa benih kopi pada abad ke-17. Setelah mengalami kegagalan di India, mereka akhirnya berhasil menanamnya di Pulau Jawa, Indonesia.

ADVERTISEMENT

Kemenangan ini membuat Belanda menguasai perniagaan kopi, bahkan menciptakan campuran kopi pertama di dunia, yaitu Mocha Java, hasil dari penggabungan kopi Arab dengan kopi dari Jawa. Hingga saat ini, campuran klasik tersebut masih dapat dinikmati.

Abad ke-18: Menyebar ke Benua Amerika

Pada tahun 1714, Wali Kota Amsterdam memberikan pohon kopi muda kepada Raja Louis XIV dari Prancis. Dari pohon tersebut, seorang perwira angkatan laut bernama Gabriel de Clieu berhasil membawa bibit kopi ke Martinique meskipun menghadapi badai, bajak laut, serta tindakan sabotase. Bibit ini akhirnya berkembang pesat dan menghasilkan jutaan pohon kopi di Kepulauan Karibia, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.

Di sisi lain, Brasil menjadi pusat penghasil kopi setelah Francisco de Mello Palheta berhasil membawa biji kopi dari Guyana Prancis dengan metode yang istimewa. Istri gubernur Prancis, yang terkesan olehnya, memberikan buket bunga yang berisi biji kopi tersembunyi. Dari sini, lahir sebuah industri kopi bernilai miliaran dolar di Brasil.

Di Amerika Serikat, kopi mulai menggantikan minuman teh setelah peristiwa Boston Tea Party pada tahun 1773, ketika rakyat menolak pajak mahal yang diberlakukan oleh Raja George III.

Abad ke-19: Barang Berharga

Pada abad ke-19, kopi menjadi salah satu barang yang paling diminati di seluruh dunia. Banyak negara beriklim tropis menanam kopi di daerah pegunungan yang subur dan mengembangkan perekonomiannya. Kopi menjadi salah satu komoditas ekspor utama global, hanya kalah dari minyak mentah.

Abad ke-20 hingga ke-21: Perkembangan Budaya Kopi Modern

Budaya kopi terus berkembang di era modern. Gelombang pertama kopi muncul ketika industrialisasi memungkinkan produksi dalam jumlah besar. Kopi dijual dalam kemasan besar, telah digiling, dan mudah dikonsumsi tanpa memperhatikan asal bijinya.

Gelombang kedua muncul dengan munculnya jaringan kafe modern. Mirip dengan tempat minum di abad-abad sebelumnya, kafe modern menjadi pusat pertemuan sosial, tetapi juga menyediakan ruang untuk mengeksplorasi rasa, variasi minuman, hingga pengalaman dalam menikmati kopi.

Gelombang ketiga melahirkan tren specialty coffee.Penggemar kopi mulai menaruh perhatian pada kopi dengan karakter rasa unik, asal tunggal, dan teknik penyeduhan manual seperti pour-over dan French press,serta aspek keberlanjutan dalam pengolahan kopi.

Kini, muncul tren baru seperti kopi siap saji (ready-to-drink/RTD) dalam kemasan kaleng atau botol semakin diminati, memberikan kepraktisan dalam menikmati kopi kapan saja. (*)

Tags: bisnisbudayakopimakanan dan minumanminuman
Berita Sebelumnya

Orang Tua Harus Tahu: 5 Olahraga Efektif Tingkatkan Tinggi Anak Saat Tumbuh

Berita Berikutnya

Pangsit Ayam Segar, Kehangatan yang Menghubungkan Rasa dan Tradisi

shanny ratman

shanny ratman

Shanny Ratman adalah seorang wirausahawan dan pengelola media yang telah menekuni dunia usaha sejak 1997. Berstatus menikah, ia memulai karier sebagai Captain Restaurant di Inasuki Japanese Restaurant, Bandung. Tahun 1999, ia merintis usaha kuliner dengan berjualan makanan Eropa di kawasan Cibadak, Bandung, lalu pada 2001 membuka warung makan di Ciamis. Pengalamannya berkembang ke bidang event organizer sebagai crew EO di Bandung sejak 2015. Pada 2018, ia mengikuti pelatihan entrepreneur bersama EntrepreneurID secara online dan menjalankan bisnis online hingga 2020. Tahun 2022, ia kembali ke Ciamis untuk mengembangkan bisnis kuliner, dan sejak 2023 aktif berkolaborasi membuka usaha kuliner yang terus berjalan hingga kini. Selain itu, sejak 2025 Shanny turut membangun dan mengelola portal berita mcnnews.id sebagai admin. Dengan pengalaman di bidang kuliner, event, bisnis digital, dan media, ia dikenal sebagai pribadi adaptif, konsisten, dan berorientasi pada kolaborasi serta pengembangan usaha berkelanjutan.

Berita Terkait

100 kuliner Indonesia terbaik

100 Kuliner Indonesia Terbaik Versi TasteAtlas 2026: Kekayaan Rasa Nusantara yang Mendunia

11/04/2026
sarapan sehat sebelum jam 9 pagi

Bangun Tidur Langsung Lemas? Coba Konsumsi 6 Makanan Ini Sebelum Jam 9 Pagi

23/03/2026
dampak makan gorengan

Sering Makan Gorengan? Netralisir Dampaknya dengan 5 Buah Ini

22/03/2026
tempat bukber di Ciamis

Rekomendasi Tempat Bukber Nyaman di Ciamis untuk Keluarga

05/03/2026
cheesecake es

Cheesecake Es: Kue Keju Cokelat Viral yang Lembut

02/03/2026
Dapurambu288

Dapurambu288, Pilihan Tempat Makan Bernuansa Etnik di Pusat Kota Ciamis untuk Berbuka Puasa

22/02/2026
Berita Berikutnya
Pangsit Ayam Segar, Kehangatan yang Menghubungkan Rasa dan Tradisi

Pangsit Ayam Segar, Kehangatan yang Menghubungkan Rasa dan Tradisi

Dalang Pembunuhan Kepala Cabang BRI Ternyata Miliki Bisnis Aplikasi Bimbel Online dan Teknologi

Dalang Pembunuhan Kepala Cabang BRI Ternyata Miliki Bisnis Aplikasi Bimbel Online dan Teknologi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil

IKUTI KAMI

  • 5k Fans
  • 2k Followers
  • 3.6k Followers
  • 62.5k Subscribers
  • Sedang Tren
  • Komentar
  • Terbaru
data pengguna media sosial Indonesia

Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

26/08/2025
Dapur MBG

Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

01/04/2026
PGRI Ciamis

PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

24/09/2025
KPM menjerit bansos dipotong

KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

17/11/2025
Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

2
3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

2
kopi tanpa gula

Kopi Hitam Tanpa Gula Minuman Sederhana dengan Segudang Manfaat bagi Kesehatan

2
Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

2
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya

Dari Halal Bihalal ke Deklarasi ODF, Bupati Ciamis Tegaskan Pelayanan Tanpa Pamrih untuk Masyarakat

16/04/2026
Profil Desa Sandingtaman

Profil Desa Sandingtaman Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026
Profil Desa Panjalu

Profil Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026
Profil Desa Maparah

Profil Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026

BERITA TERBARU

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya

Dari Halal Bihalal ke Deklarasi ODF, Bupati Ciamis Tegaskan Pelayanan Tanpa Pamrih untuk Masyarakat

16/04/2026
Profil Desa Sandingtaman

Profil Desa Sandingtaman Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026
Profil Desa Panjalu

Profil Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026
Profil Desa Maparah

Profil Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026

BERITA TERPOPULER

  • data pengguna media sosial Indonesia

    Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara

MCNNews.id | Media Cinta Nusantara adalah portal berita online bagian dari MCN Group yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya, dengan semangat “Mengabarkan Kebenaran, Menyatukan Nusantara.”

IKUTI SOSMED KAMI

INFORMASI

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

Media Berita

  • Kabarniaga.com
  • MCN Update
  • Fokusjabar.id
  • Dejurnal.com
  • Portaloka.id
  • Kondusif.com
  • Lenterajabar.com

ALAMAT REDAKSI

MCN News.ID – Media Cinta Nusantara
Alamat Redaksi: Jl. Ahmad Yani no 73 Kec. Ciamis
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46211
Telp/WA: +62 838-7470-5999
Email: redaksi@mcnnews.id

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service