MCNNEWS.ID
Kabupaten Indramayu terus menunjukkan potensi wisatanya, khususnya dalam bidang pariwisata laut. Dalam persaingan antar destinasi pantai di pesisir utara Jawa Barat, Pantai Tirta Ayu di Kecamatan Balongan kembali menjadi perhatian setelah berhasil berubah dari kondisi yang terabaikan menjadi kawasan wisata dengan konsep yang menarik dan bernuansa Pulau Bali.
Pantai Tirta Ayu yang terletak di sepanjang pesisir Desa Balongan menawarkan pengalaman unik bagi para pengunjung. Saat memasuki kawasan pantai, pengunjung langsung disambut oleh gapura khas Bali yang berdiri megah di pintu masuk.
Tidak hanya itu, hiasan serupa juga terlihat di beberapa titik penting, seperti gerbang yang menghadap ke area berenang dan dermaga laut, serta gazebo-gazebo dengan gaya joglo Bali.
Seorang pengelola Pantai Tirta Ayu, Mulyadi (60), menyampaikan bahwa konsep dengan nuansa Bali sengaja diterapkan guna menciptakan daya tarik baru serta membedakan Pantai Tirta Ayu dari pantai-pantai lain di Indramayu.
Menurutnya, sentuhan seni dan budaya menjadi aspek yang diminati oleh para wisatawan.
“Memang kita mengambil contoh dari Pulau Bali, kita terapkan di sini. Jadi, jika berkunjung ke sini, seninya bisa diperoleh,” kata Mulyadi saat diwawancarai di Pantai Tirta Ayu, Kamis 1 Januari 2026.
Ia menjelaskan, proses pembuatan ornamen khas Bali dilakukan secara bertahap dan melibatkan masyarakat setempat Balongan.
Selain bertujuan mengurangi biaya, tindakan ini diharapkan mampu memberdayakan masyarakat sekitar sehingga dapat merasakan manfaat dari perkembangan pariwisata Pantai Tirta Ayu.
“Semua orang yang bekerja di sini, tetapi hasilnya mirip seperti di Bali. Kami terus melakukan perubahan agar pengunjung tidak merasa bosan,” katanya.
Pantai Tirta Ayu bukanlah tempat yang asing bagi penduduk Indramayu. Pantai ini dianggap sebagai destinasi legendaris dan pernah menjadi primadona wisata pantai di kawasan tersebut.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Pantai Tirta Ayu pernah mengalami masa “tidur” karena erosi pantai yang cukup parah hingga merusak fasilitas dan menurunkan minat para pengunjung.
Kondisi tersebut mulai membaik sejak adanya program revitalisasi pada tahun 2020. Bantuan dari program corporate social responsibility (CSR) milik Pertamina menjadi titik balik dalam pemulihan Pantai Tirta Ayu.
Sejak saat itu, pihak pengelola bekerja sama dengan warga setempat memulai perbaikan, baik dari segi infrastruktur maupun konsep pariwisata.
Hasilnya mulai terlihat. Pantai Tirta Ayu kembali bangkit dan menjadi salah satu tempat tujuan wisata yang disukai di Indramayu. Menurut data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Indramayu, jumlah pengunjung ke Pantai Tirta Ayu selama Libur Lebaran 2025 mencapai 21.640 orang.
Angka tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan tempat wisata lain di Kabupaten Indramayu.
Di puncak libur Lebaran, jumlah pengunjung pernah mencapai lebih dari 7.000 orang dalam sehari. Sementara itu, pada libur awal tahun 2026, hingga siang hari jumlah pengunjung tercatat sekitar 5.000 orang.
Pengunjung tidak hanya datang dari Indramayu, tetapi juga berasal dari berbagai wilayah seperti Cirebon, Majalengka, Kuningan, Bandung, dan Jakarta.
Untuk menikmati keindahan Pantai Tirta Ayu, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 10 ribu per orang. Pada libur awal tahun, pihak pengelola memberikan akses gratis bagi anak-anak sebagai bentuk layanan dan upaya untuk menarik lebih banyak keluarga datang berkunjung.
“Keramaiannya terjadi saat libur panjang. Kemarin sempat sepi karena hujan, hari ini kembali ramai,” kata Mulyadi.
Peningkatan kawasan Pantai Tirta Ayu juga memberikan manfaat positif terhadap perekonomian penduduk setempat. Banyak warga lokal kini aktif sebagai petugas tiket, petugas pengamanan, pengelola parkir, serta membuka usaha warung makanan dan minuman di sekitar pantai.
“Orang yang bekerja di sini awalnya banyak yang tidak memiliki pekerjaan. Sekarang mereka bisa ikut bekerja dan memiliki penghasilan,” katanya.
Sebagai wujud rasa terima kasih, pengelola Pantai Tirta Ayu juga menyisihkan sebagian pendapatan untuk kegiatan sosial, seperti membagikan kepada anak yatim dan orang miskin.
Harapan mereka, Pantai Tirta Ayu tidak hanya menjadi tempat wisata utama, tetapi juga terus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat Balongan dan sekitarnya.






















