Oleh Robi Darwis
Tasikmalaya, MCNNEWS.ID
Kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia ke Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa (20/1/2026) dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk menyampaikan sejumlah agenda strategis pembangunan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tasikmalaya memaparkan tiga poin prioritas yang dinilai krusial bagi percepatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan konektivitas, serta penguatan fasilitas publik di wilayah selatan Jawa Barat.
Poin pertama yang disampaikan adalah rencana pembangunan Stadion Sepak Bola Mangunreja. Bupati menilai keberadaan stadion representatif tidak hanya penting bagi pengembangan olahraga dan pembinaan atlet daerah, tetapi juga berpotensi menjadi pusat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Infrastruktur olahraga yang memadai diharapkan mampu mendorong lahirnya talenta muda sekaligus menggerakkan sektor ekonomi pendukung.
Agenda kedua menyangkut relokasi Pasar Singaparna ke kawasan Padakembang. Relokasi ini diproyeksikan sebagai solusi atas persoalan kepadatan, tata ruang, dan kenyamanan aktivitas perdagangan.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa rencana tersebut akan dilaksanakan dengan mempertimbangkan aspek sosial-ekonomi para pedagang, sehingga proses pemindahan tidak menimbulkan gejolak dan tetap menjaga keberlangsungan mata pencaharian masyarakat.
Sementara poin ketiga adalah reaktivasi Stasiun Rajapolah, yang dinilai strategis dalam memperkuat konektivitas transportasi wilayah Tasikmalaya dengan daerah lain.
Bupati menekankan bahwa reaktivasi jalur dan stasiun kereta api tersebut berpotensi membuka akses distribusi barang dan mobilitas warga, sekaligus mendukung pengembangan kawasan ekonomi baru.
Ketiga agenda tersebut, menurut Bupati Tasikmalaya, selaras dengan arah pembangunan nasional dan membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk pemerintah pusat.
Ia berharap kunjungan Wakil Presiden menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam merealisasikan program-program strategis yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Kunjungan kerja Wakil Presiden ini diharapkan tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan berlanjut pada langkah konkret dan terukur, sehingga Kabupaten Tasikmalaya dapat bergerak lebih cepat dalam mengejar ketertinggalan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
Reporter Robi Darwis























