BEBERAPA destinasi di Eropa menjadi perhatian pada tahun 2025, seperti Yunani, Spanyol, Prancis, serta lokasi baru yaitu Dolomites dan Sardinia. Untuk yang ingin merencanakan liburan ke Eropa tahun depan, beberapa tempat ini menawarkan pengalaman dan keaslian yang mendalam.
Semakin banyak pengunjung yang mencari liburan yang ramah lingkungan dan kegiatan petualangan di alam terbuka. Berikut ini adalah destinasi Eropa yang cocok untuk tujuan perjalanan, sebagaimana dilaporkan dari Euronews.
1. Tujuan wisata budaya, makanan dan arsitektur
Brussels akan menjadi salah satu destinasi yang terbaik untuk para penggemar seni di tahun mendatang, dengan dibukanya museum Kanal-Centre Pompidou pada akhir 2026. Berbagai acara budaya akan diadakan di Brussels tahun depan, seperti Bright Brussels Festival di bulan Februari yang menyediakan jalur penerangan dan karya seni, Art Brussels di musim semi, serta Brussels Jazz Festival pada bulan Januari.
Kunjungi tempat ikonik seperti Grand Place dan Atomium, kemudian coba frites tradisional di Maison Antoine atau waffle legendaris Belgia di Maison Dandoy. Pecinta barang antik dapat menemukan benda berkualitas di kawasan Art Deco seperti Sablon, sementara penggemar komik bisa mengunjungi Comic Strip Centre (Museum BD).
Seville menjadi tujuan yang sedang populer pada tahun 2026. Nikmati pertunjukan flamenco di kota kelahirannya, bangunan berarsitektur Moor yang menakjubkan, serta objek wisata seperti Katedral Seville dan Plaza de España. Kota ini juga menyelenggarakan acara festival seperti Feria de Abril yang berlangsung selama seminggu di musim semi serta Pekan Suci yang bernuansa religius.
Coba hidangan tradisional seperti patatas bravas dan croquetas, serta jangan melewatkan marmalade Seville yang terkenal dari jeruk pahit. Pengunjung pertama kali disarankan untuk menginap di Barrio Santa Cruz karena pesonanya yang bersejarah, atau di Triana di seberang sungai untuk nuansa lokal yang autentik.
Kota lainnya adalah Praga. Kota yang memiliki pesona abad pertengahan dan nuansa dongeng ini masuk dalam World’s Best Cities Index 2026. Tahun depan, kota ini akan menjadi tuan rumah acara olahraga seperti Prague Marathon yang merayakan dekade keempat, serta Festival Musik Prague Spring yang ke-81.
Kunjungi Taman Kota Lama yang menarik, Istana Prague, dan Jembatan Charles, eksplorasi jalan-jalan yang indah di kota yang berbukit, lalu pergi ke Wilayah Yahudi. Patung Kafka dan Gedung Tari juga patut dikunjungi. Coba masakan tradisional seperti goulash di Lokál serta knedlíki (dumpling dari roti atau kentang yang digunakan untuk menyerap saus). Datangi Esta di Karlín untuk hidangan kreatif, atau para pedagang kaki lima untuk mencoba kue pipa yang manis.
2. Tempat yang memiliki iklim nyaman dan laut yang indah
Destinasi yang memiliki iklim hangat tetap menjadi fokus utama bagi penduduk Eropa pada tahun 2026, dengan Pantai Albania mungkin akan menjadi salah satu tujuan paling menarik tahun depan. Negara ini berkembang pesat sebagai pusat petualangan. off-grid dengan garis pantai dan pantai yang masih alami seperti di Ksamil, yang dibandingkan dengan pantai-pantai populer di Eropa bagian selatan.
Jelajahi situs warisan UNESCO seperti Taman Nasional Butrint dan Kastil Gjirokastër untuk menemukan teluk yang tersembunyi. Kunjungi tempat-tempat populer seperti Ksamil dengan pulau kecilnya, Dhërmi, Pantai Jale, serta Pantai Narte yang tenang. Pengunjung bisa melakukan perjalanan menggunakan perahu, termasuk perjalanan sehari ke Corfu dengan kapal feri, atau menuju Saranda untuk menikmati makanan di tepi laut, jalan-jalan yang ramai, serta Biara 40 Orang Suci yang berdekatan.
Malta diperkirakan menjadi destinasi utama lainnya bagi para wisatawan yang mencari pemandangan terang dan pantai yang tak berujung pada tahun 2026. Dengan banyaknya situs warisan dunia UNESCO dan kuil kuno, serta pemandangan Mediterania yang menakjubkan, Malta menawarkan campuran pengaruh budaya Arab, Italia, dan Inggris yang sempurna untuk liburan pulau Eropa yang kaya dan beragam.
Jelajahi jalan-jalan indah di Valletta bersama Upper Barrakka Gardens, kemudian kunjungi Museum Arkeologi Nasional untuk mengetahui lebih dalam mengenai sejarah daerah yang menarik. Di Mdina, kota kuno yang dikelilingi tembok dan juga dikenal sebagai Kota Sunyi, para pengunjung bisa mengunjungi Katedral St. Paul serta menikmati pemandangan indah dari benteng-bentengnya.
3. Tujuan wisata alam dan petualangan
Cappadocia di Turki dengan cepat menjadi tujuan yang layak diperhatikan untuk aktivitas alam dan petualangan pada tahun 2026. Terkenal dengan perahu udara, pemandangan khas “cerobong peri” dan penginapan gua, tempat ini menawarkan campuran antara tradisi Anatolia dan Turki.
Pengunjung bisa menjelajahi kota-kota bawah tanah, serta mendaki melalui lembah-lembah berwarna cerah dengan pemandangan menarik, gereja-gereja gua, dan bentuk batuan yang unik. Untuk mereka yang mencari pengalaman lebih seru, coba terbang layang-layang di atas cerobong peri. Pada musim salju, keberadaan salju menambah kesan lebih indah untuk perahu udara.
Sementara Lapland merupakan salah satu destinasi pilihan, hingga awal 2026 adalah kesempatan terakhir untuk menyaksikan puncak tampilan Aurora Borealis. Matahari saat ini berada dalam fase solar maximum, yaitu puncak aktivitas dalam siklus 11 tahun. Masa ini ditandai dengan semakin banyaknya bintik matahari, ledakan surya, dan badai geomagnetik, yang menghasilkan aurora yang lebih terang, lebih sering, dan lebih intensif dibandingkan yang terlihat sekitar satu dekade terakhir.
Selain aurora, Lapland menawarkan berbagai kegiatan musim dingin seperti perjalanan dengan anjing maut, berjalan di salju menggunakan sepatu salju, naik kereta dari rusa, berkendara snowmobile, dan memancing di bawah es. Pengunjung dapat menginap di tempat yang unik seperti hotel es dan tenda kaca. Jangan lewatkan “Santa Claus Village” di Rovaniemi untuk bertemu Santa dan para elf-nya, serta taman nasional seperti Pallas-Yllästunturi yang menawarkan alam bebas yang asli.
Penggemar alam juga dapat berkunjung ke Pegunungan Carpathian tahun depan, yang tetap menjadi salah satu daerah pegunungan paling liar dan jarang dikunjungi di Eropa. Wilayah ini akan lebih menekankan pada pariwisata ekologi dan keanekaragaman hayati pada 2026, lengkap dengan pengalaman budaya yang mendalam.
Di sisi Rumania, terdapat banyak peluang untuk berpartisipasi dalam inisiatif konservasi lokal seperti taman perlindungan beruang. Berbagai paket tur khusus menawarkan pengalaman alam liar selama musim semi dan musim gugur. Sementara itu, di wilayah Slovakia, kota Trenín di Pegunungan Karpat Barat ditetapkan sebagai Kota Budaya Eropa 2026, menonjolkan perjalanan yang berkelanjutan, pesona abad pertengahan, serta tradisi asli yang memperluas daya tarik kawasan bagi para pengunjung.






















