Penulis : Bang Sufi
Editor : Tim mcnnews.id
CIAMIS, MCNNEWS.ID.
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ciamis mulai memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di berbagai wilayah.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni pemeriksaan ante mortem terhadap sapi kurban di Sriwijaya Farm, Dusun Cibodas, Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis. Senin, (11/5/2026).
Dari hasil pemeriksaan di Sriwijaya Farm, Disnakkan Ciamis memastikan bahwa dari 40 ekor sapi dinyatakan sehat dan layak untuk Qurban. Dari jumlah tersebut 33 ekor sudah dipesan pembeli untuk dikirimkan.
“Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan Disnakkan Ciamis sapi di kandang Sriwijaya Farm dinyatakan sehat, jadi aman untuk dikonsumsi. Dari 40 ekor yang ada hanya tersisa 7 ekor yang belum terjual dan 3 ekor di antaranya belum memenuhi umur untuk Qurban,” ujar owner Sriwijaya Farm, H. Yasmin Sambas.
Menurut Yasmin, Sriwijaya Farm menerapkan sistem kemitraan dalam pembesaran ternak. Pun pola perawatan hewan selalu berkoordinasi dengan Disnakkan Ciamis untuk memastikan kesehatan hewan terjaga.
“Kami bukan hanya membesarkan sapi tapi juga ada 100 ekor kambing dan domba. Ini untuk melayani kebutuhan masyarakat lokal dan laur Ciamis. Untuk sapi kami akan kirim ke Jakarta, Bekasi dan Tasikmalaya,” ujar Yasmin.
Yasmin mengatakan, hewan kurban yang dipasarkan kepada masyarakat benar-benar sehat, cukup umur, dan memenuhi syarat sah kurban sesuai ketentuan pemerintah dan syariat Islam.
Tim pemeriksa dari Disnakan Ciamis melakukan pengecekan secara menyeluruh, mulai dari kondisi fisik sapi, usia hewan, hingga indikasi penyakit yang berpotensi membahayakan kesehatan hewan maupun masyarakat.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Ikan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Disnakan Ciamis, drh. Asri Kurnia, MP., mengatakan pemeriksaan ante mortem menjadi tahapan penting menjelang Idul Adha.
“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan hewan kurban memenuhi syarat sah sesuai ketentuan Permentan Nomor 114 Tahun 2014 tentang pemotongan hewan kurban. Hewan harus sehat, cukup umur, tidak cacat, tidak kurus, jantan, tidak dikebiri, serta memiliki organ reproduksi lengkap,” ujarnya.
Menurut Asri, pengawasan kesehatan hewan kurban dilakukan secara intensif di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis. Disnakan Ciamis telah menerjunkan lima tim pemeriksa yang dibagi ke 27 kecamatan guna memastikan seluruh hewan kurban layak dipasarkan dan disembelih saat Idul Adha.
Pemeriksaan lapangan sendiri telah berlangsung sejak 5 Mei 2026 dan dijadwalkan hingga 26 Mei 2026 atau sehari sebelum pelaksanaan Idul Adha.
Dalam pemeriksaan di Sriwijaya Farm, petugas mengambil lima ekor sapi sebagai sampel pemeriksaan awal. Hasilnya, tiga ekor sapi dinyatakan memenuhi syarat karena sehat dan cukup umur. Sementara dua ekor lainnya belum direkomendasikan sebagai hewan kurban tahun ini karena belum memenuhi syarat usia.
“Aspek umur menjadi syarat penting dalam penentuan hewan kurban. Jika ditemukan hewan sakit ataupun belum cukup umur, maka tidak akan diloloskan dan tidak diberikan surat keterangan sehat layak kurban,” kata Asri.
Ia menambahkan, dua sapi yang belum memenuhi syarat usia tersebut rencananya akan dipelihara kembali oleh pemilik peternakan hingga memenuhi ketentuan pada tahun mendatang.
Secara keseluruhan, jumlah sapi yang dipelihara di Sriwijaya Farm mencapai sekitar 40 ekor. Peternakan tersebut menjadi salah satu lokasi pemasok hewan kurban di wilayah Kabupaten Ciamis.

Selain pemeriksaan kesehatan, Disnakan Ciamis juga terus memantau potensi penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) yang sebelumnya sempat menjadi perhatian para peternak.
Meski demikian, Disnakan memastikan kondisi hewan ternak di Kabupaten Ciamis saat ini relatif aman dan terkendali. Para peternak serta bandar hewan kurban juga dinilai telah mempersiapkan stok sesuai kebutuhan pasar menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.
Dengan adanya pemeriksaan ante mortem secara berkala, masyarakat diharapkan lebih tenang dan yakin dalam memilih hewan kurban yang sehat, aman, dan sesuai syariat.
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Follow Instagram MCNNEWS.ID
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook




















