Jakarta, MCNNEWS.ID
Menjelang lonjakan arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), pemerintah menggelontorkan stimulus strategis di sektor transportasi publik. Masyarakat kini bisa bernapas lega, menyusul pemberlakuan diskon tiket kereta api hingga 30 persen dan tiket pesawat sebesar 13–14 persen, guna menjaga daya beli sekaligus memastikan kelancaran mobilitas nasional.
Kebijakan diskon ini mulai berlaku efektif untuk keberangkatan mulai besok hingga 10 Januari 2026, tepat pada periode puncak libur panjang.
Langkah ini dinilai krusial untuk meredam beban biaya perjalanan masyarakat di tengah tingginya permintaan moda transportasi setiap akhir tahun.
Pemerintah menegaskan, stimulus tarif ini bukan sekadar potongan harga, melainkan bagian dari upaya antisipatif menghadapi lonjakan penumpang Nataru yang secara historis selalu meningkat signifikan.
Di sisi lain, kebijakan ini diharapkan mampu mengakselerasi pemulihan sektor transportasi dan pariwisata nasional yang menjadi tulang punggung perputaran ekonomi daerah.
Program diskon dilaksanakan melalui koordinasi lintas kementerian bersama BUMN transportasi, termasuk PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan maskapai penerbangan nasional.
Pemerintah juga memastikan kesiapan armada, peningkatan layanan, serta optimalisasi infrastruktur guna menjamin perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman, dan tepat waktu.
Masyarakat diimbau untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket sejak dini agar dapat memaksimalkan manfaat program ini.
Pemerintah turut mengingatkan seluruh calon penumpang untuk mematuhi aturan keselamatan dan ketentuan perjalanan yang berlaku selama masa libur Nataru.
Dengan stimulus ini, pemerintah berharap arus mobilitas Natal dan Tahun Baru berjalan lebih lancar, biaya perjalanan tetap terjangkau, serta memberikan efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi nasional di penghujung tahun.
Penulis: Robi D
Editor Shanny R






















