
PIKIRAN RAKYAT BENGKULU– Pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa, 16 September 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menunjukkan tanda-tanda yang menggembirakan.
IHSG ditutup menguat 0,26% atau 20,58 poin ke level 7.957,70Pergerakan ini tampaknya mengabaikan perasaan negatif yang muncul di awal minggu.
Namun, di balik penguatan IHSG, terdapat sebuah keanehan menarik di sektor perbankan. Saham-sahamBig Banksjustru menunjukkan pergerakan yang bertolak belakang.
Pasar tampaknya masih menantikan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang akan datang.FOMC) Bank Pusat pada 17 September 2025.
Menurutnya, meskipun peningkatan terbaru didukung oleh aliran dana asing, risiko aksi ambil untung setelah pengumuman suku bunga tetap masih tinggi.
Rapat The Fed, biasanya diadakan pukul 14.00 siang waktu Amerika Serikat. Artinya acara tersebut akan berlangsung pada Kamis, 18 September 2025, dini hari pukul 01.00 WIB di Indonesia.
Pada hari yang sama, sahamAneka Tambang (ANTM) juga ditutup menguat. Saham ANTM naik sebesar 110 poin atau 3,15% ke level Rp3.600 dari harga penutupan sebelumnya.
Sepanjang hari, pergerakan saham ANTMmenampilkan dinamika yang menarik. Saham dibuka pada tingkatRp3.550, pernah mencapai titik tertinggi diRp3.600, dan terendah di Rp3.500.
Kinerja yang baik ini juga meningkatkan kapitalisasi pasar.ANTM menjadi Rp86,51 triliun. Jika dibandingkan dengan perdagangan pada Senin, 15 September 2025, berada dalam tren yang positif.
Di mana, nilai pasar ANTM tercatatRp83,87 triliun, maka pada hari Selasa, terjadi kenaikan kapitalisasi pasar sebesarRp2,64 triliun.
Kenaikan ini setara dengan US$162 juta(dengan mengasumsikan kurs terkini Rp16.300/US$).
Perbandingan Kinerja Saham Bank Besar dan IHSG
IHSG ditutup menguat, melaju 20,58 poin atau 0,26% dari penutupan sebelumnya di 7.937,12.
Hingga pukul 16.00 WIB, total kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia mencapaiRp14.300 triliun, naik Rp20,58 triliun dari hari sebelumnya.
Namun, saham-saham perbankan besar justru menghadapi penurunan yang signifikan.
Data di atas merupakan ringkasan aktivitas perdagangan BEI pada sesi pertama dan sesi kedua yang sedang berlangsung. Angka dapat mengalami perubahan.
Analisis Kinerja Saham Bank-Bank Besar
Berdasarkan data di atas, terlihat dengan jelas bahwa:
-
BBNI, BMRI, dan BBRIkompak ditutup melemah. Penurunan paling besar terjadi padaBMRI yang anjlok lebih dari 1%.
-
BBCAmenjadi satu-satunya saham bank yang berakhir datar, menunjukkan ketahanan harga yang luar biasa di tengah tekanan penjualan.
Gerakan ini sesuai dengan kondisiIHSGyang juga diperbaiki. Investor terlihat mengambil posisiwait and seedan menghasilkan sebagian keuntungan, terutama setelah munculnya sikap negatif terhadap isu-isu global.
Disclaimer :
Informasi ini hanya dimaksudkan sebagai edukasi dan referensi umum. Harga saham dan instrumen investasi bisa berubah setiap saat. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan Anda. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin terjadi. Selalu lakukan penelitian dan konsultasi dengan ahli keuangan.***






















