Bang Sufi
CIAMIS, MCNNEWS.ID
FKUB Ciamis menggelar FGD Sawargi Salawasna di Gedung MAKIN Ciamis, Sabtu.
Sarasehan ini menghadirkan narasumber lintas iman dari berbagai ormas keagamaan yang menyampaikan pandangan masing-masing.
Hadir sebagai pembicara Ketua FKUB Ciamis Dr Sumadi, pengurus MUI KH Dr Fadilyani Ainus Syamsi, dan Ketua GOW Dra Talbiyah Munadi.
Acara dibuka oleh Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Ciamis, Arie dan didampingi kepala bidang
Ketua FKUB Kabupaten Ciamis, Dr Sumadi menyampaikan hasil penelitian Harvard University tentang indeks kebahagiaan penduduk dunia.
Kota Paling Harmoni

“Dari ribuan subyek penelitian ternyata Indonesia masuk kategori negara bahagia lahir dan batin. Apa yang menyebabkan orang Indonesia bahagia? Ternyata orang Indonesia sangat baik hubungan sosialnya, gotong royong dan selalu bersyukur,” ujar Sumadi.
Dikatakan Sumadi, selain harmoni sosial, orang Indonesia religius dan bagus pengamalan agamanya. Mereka yakin Tuhan pemberi rezeki sehingga mereka merasakan kebermaknaan hidup.
“Kita masuk negara keempat paling harmoni, karena orang Indonesia punya moralitas yang tinggi dan bisa saling memaafkan,” ujarnya.
KH Dr Fadilyani Ainus Syamsi dari MUI Kabupaten Ciamis menegaskan Ciamis kembali mengukuhkan jati dirinya sebagai Kota Paling Harmoni di Indonesia, sejajar dengan Mimika dan Malang.
Ang Icep menjelaskan, masyarakat Ciamis membangun harmoni melalui proses panjang sejak 2007.
Kerukunan Umat Beragama

Proses tersebut melibatkan komitmen berkelanjutan dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, serta seluruh elemen warga dalam menjaga kerukunan, kedamaian, dan kebersamaan di tengah keberagaman.
Menurutnya, salah satu kunci utama terjaganya harmoni di Kabupaten Ciamis adalah kolaborasi lintas sektor, khususnya melalui bidang sosial, seni, budaya, dan olahraga.
“Medium-medium tersebut menjadi ruang perjumpaan yang sehat antar warga, memperkuat interaksi sosial, serta menumbuhkan rasa saling menghargai dalam bingkai kebersamaan,” ujarnya.
Ang Icep mengurai makna filosofis “Ciamis Kota Manis” yang tidak sekadar slogan, melainkan akronim dari Manusia Istiqamah.
Filosofi ini mencerminkan karakter masyarakat Ciamis yang konsisten dalam menjaga nilai-nilai kerukunan, kedamaian, dan persaudaraan, baik dalam kehidupan beragama maupun dalam relasi sosial sehari-hari.
Ang Icep juga menyoroti peran kampung kerukunan yang berkembang di Ciamis sebagai contoh nyata praktik harmoni sosial.
Toleransi Beragama
Masyarakat membangun kampung kerukunan dengan menyeimbangkan hablumminallah dan hablumminannas, sehingga tercipta harmoni antara kehidupan beragama dan sosial.
“Harmoni sejati lahir dari kesalehan individual kepada Allah yang kemudian bermuara pada kesalehan sosial,” tegas Ang Icep.
“Ia berharap nilai-nilai tersebut terus dirawat dan diwariskan lintas generasi, sehingga Ciamis tetap menjadi ruang hidup yang damai, rukun, dan harmonis bagi seluruh warganya,” pungkasnya.
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook
Penulis
Konten Kreator yang aktif di media sosial dan video YT dengan channel Bunga Sufi Media dan aktif menulis berbagai informasi tentang Ciamis serta kreator penulis bidang Budaya dan Sejarah.































