Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekonomi

Mendekati Nataru, Inflasi Jakarta November 2025 Terkendali di 2,67%

6
×

Mendekati Nataru, Inflasi Jakarta November 2025 Terkendali di 2,67%

Sebarkan artikel ini
(foto Istimewa)
Example 468x60

MCNNEWS.ID, JAKARTA – Tingkat inflasi Jakarta dalam setahun tercatat sebesar 2,67% (year on year/yoy) pada November 2025, lebih rendah dibandingkan nasional sebesar 2,72% (yoy) serta tetap berada dalam kisaran target inflasi 2,5±1% (yoy).

Berdasarkan laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi DKI Jakarta mengalami inflasi sebesar 0,27% (month to month) Pada November 2025, angka inflasi sebesar 0,23% (mtm), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,31% (mtm). Angka ini lebih tinggi daripada inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,17% (mtm).

Example 300x600

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan menyebutkan bahwa komoditas emas perhiasan masih menjadi sumber utama kenaikan inflasi, seiring dengan naiknya harga emas global yang kembali mencapai titik tertinggi pada November 2025.

“Keadaan ini mendorong kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya mencatat inflasi sebesar 2,17% (mtm), sedikit lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 2,51% (mtm), namun tetap menjadi penyumbang utama inflasi selama periode tersebut,” katanya dalam keterangan resmi yang dikutip, Selasa (2/12/2025).

Selanjutnya, Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau juga mencatat inflasi sebesar 0,20% (mtm), tetapi lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 0,33% (mtm).

Iwan menyatakan bahwa tekanan inflasi terutama disebabkan oleh kenaikan harga cabai merah akibat gangguan pasokan di sentra produksi karena curah hujan yang tinggi menghambat proses panen.

“Peningkatan harga juga didorong oleh naiknya harga ikan kembung akibat aktivitas penangkapan nelayan yang terbatas karena gelombang tinggi, serta kenaikan harga bawang merah karena penurunan produksi bawang merah pada November 2025 yang menjadi angka terendah sepanjang tahun,” katanya.

Di sisi lain, tekanan inflasi tetap terkendali akibat penurunan harga ayam potong karena pasokan yang stabil dan mulai menurunnya biaya pakan setelah pemerintah menyalurkan SPHP jagung. Harga bawang putih juga mengalami penurunan seiring turunnya harga di negara pengimpor (Tiongkok). Sementara itu, harga telur ayam potong dan beras juga sedikit menurun meskipun dampaknya relatif kecil (~0).

Kelompok Transportasi mengalami inflasi sebesar 0,29% (mtm), sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,27% (mtm). Inflasi ini terutama dipengaruhi oleh kenaikan biaya operasional serta meningkatnya permintaan transportasi udara menjelang akhir tahun.

“Sementara itu, penerapan diskon tarif Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu) hingga minggu pertama November 2025 juga berkontribusi dalam mengurangi tekanan inflasi yang lebih lanjut,” katanya.

Iwan menyatakan bahwa inflasi Jakarta pada November 2025 tetap terkendala oleh penurunan harga di kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan yang mencatat deflasi sebesar 0,07% (mtm), lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya mengalami deflasi 0,02% (mtm). Deflasi ini utamanya disebabkan oleh penurunan harga ponsel.

Kendali inflasi Jakarta pada November 2025 tidak bisa dipisahkan dari kekuatan kemitraan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi DKI Jakarta. Selama bulan November, TPID bekerja sama dengan BUMD pangan terus memperluas berbagai inisiatif strategis, termasuk Program Pangan Bersubsidi, Pasar Murah, Program Pangan Murah, serta Bazaar Keliling, guna menjaga kemudahan akses harga bagi masyarakat.

Pada saat yang bersamaan, Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten memperkuat distribusi beras SPHP dan bantuan pangan pemerintah, sementara Satuan Pemantauan Harga Beras Jakarta melakukan pengawasan dan inspeksi guna memastikan kelancaran harga serta kualitas beras di pasar.

Upaya menjaga kelancaran pasokan juga dilakukan dengan pengembangan pertanian perkotaan, seperti panen bersama dan bimbingan teknis dalam budidaya cabai. TPID bekerja sama dengan Dinas KPKP melakukan pengawasan terhadap kualitas dan keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) serta memberikan pembinaan dan distribusi bantuan peternakan di Kepulauan Seribu.

Peningkatan kemampuan budidaya tanaman hortikultura dilakukan dengan kunjungan dan pelatihan teknis dalam pengelolaan.green house.Dalam hal distribusi, BUMD pangan menjamin kelancaran pasokan dengan pengiriman berkala menggunakan armada truk yang mencakup berbagai daerah, termasuk permukiman padat dan apartemen.

Dari segi koordinasi, TPID mengadakan rapat teknis (Rapat Kamisan) secara berkala guna memantau perubahan harga dan memastikan kelancaran pasokan. Peningkatan kemampuan anggota TPID serta kualitas survei harga harian juga menjadi perhatian utama, salah satunya melalui program Capacity Building Enumerator Informasi Pangan Jakarta (IPJ) bersama Perumda Pasar Jaya yang dihadiri oleh narasumber dari BPS Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Dalam Negeri, dan Bank Indonesia.

“PT Food Station Tjipinang Jaya sedang menjajaki kerja sama dengan Kementerian Perdagangan RI dan Badan Gizi Nasional untuk memperkuat ketahanan pangan nasional serta memperluas peluang bisnis,” katanya.

Untuk menghadapi peningkatan permintaan menjelang akhir tahun, TPID juga telah menyelenggarakan Pra High Level Meeting dengan topik “Kolaborasi Persiapan Pasokan dan Kebutuhan Menjelang HBKN Natal 2025 serta Tahun Baru 2026” di Balaikota Jakarta.

Di masa depan, kolaborasi strategi 4K (Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang Efisien) akan terus diperkuat guna memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran harga pangan.

“Melalui berbagai program kerja sama dan ajakan untuk berbelanja dengan bijak sesuai kebutuhan, BI memprediksi inflasi Jakarta tetap terkendali menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ujar Iwan.

Tindakan ini semakin diperkuat melalui pelaksanaan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) sebagai langkah konkret dalam mengendalikan harga bahan pangan. Dengan kolaborasi tersebut, inflasi Jakarta pada tahun 2025 diharapkan tetap berada dalam target 2,5±1% (yoy).

Penulis

Author Profile
Onwer di  | Web

Shanny Ratman adalah seorang wirausahawan dan pengelola media yang telah menekuni dunia usaha sejak 1997. Berstatus menikah, ia memulai karier sebagai Captain Restaurant di Inasuki Japanese Restaurant, Bandung. Tahun 1999, ia merintis usaha kuliner dengan berjualan makanan Eropa di kawasan Cibadak, Bandung, lalu pada 2001 membuka warung makan di Ciamis.

Pengalamannya berkembang ke bidang event organizer sebagai crew EO di Bandung sejak 2015. Pada 2018, ia mengikuti pelatihan entrepreneur bersama EntrepreneurID secara online dan menjalankan bisnis online hingga 2020. Tahun 2022, ia kembali ke Ciamis untuk mengembangkan bisnis kuliner, dan sejak 2023 aktif berkolaborasi membuka usaha kuliner yang terus berjalan hingga kini.

Selain itu, sejak 2025 Shanny turut membangun dan mengelola portal berita mcnnews.id sebagai admin. Dengan pengalaman di bidang kuliner, event, bisnis digital, dan media, ia dikenal sebagai pribadi adaptif, konsisten, dan berorientasi pada kolaborasi serta pengembangan usaha berkelanjutan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250