CIAMIS, MCNNews.ID– Kabupaten Ciamis dikenal luas sebagai “Kota Manis”, sebuah daerah di Jawa Barat yang identik dengan lingkungan yang bersih, nyaman, serta masyarakatnya yang ramah dan religius. Dari ratusan desa yang ada di wilayah ini, terdapat satu desa yang menarik perhatian karena perkembangan dan kemegahannya, yaitu Desa Sukamulya di Kecamatan Baregbeg.
Desa ini tidak hanya dikenal karena keindahan lingkungannya, tetapi juga karena menjadi kampung halaman banyak pengusaha sukses di bidang besi dan baja yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Kombinasi antara semangat gotong royong, kepedulian para perantau, serta kepemimpinan desa yang kuat menjadikan Sukamulya berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Sejarah Singkat Desa Sukamulya
Desa Sukamulya berdiri pada tahun 1978 sebagai hasil pemekaran dari Desa Jalatrang yang saat itu berada di wilayah Kecamatan Cipaku. Pembentukan desa ini merupakan hasil musyawarah para tokoh masyarakat yang menginginkan wilayah baru dengan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.
Nama Sukamulya sendiri mencerminkan harapan para pendirinya, yakni menjadikan wilayah tersebut sebagai desa yang makmur, sejahtera, dan penuh keberkahan bagi masyarakatnya.
Dengan luas wilayah sekitar 1.119 hektar, desa ini memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar untuk mendukung kehidupan masyarakatnya.
Desa Sukamulya di Antara Jalatrang dan Saguling
Secara geografis, Desa Sukamulya berada di jalur strategis yang diapit oleh dua desa lainnya, yaitu Desa Jalatrang dan Desa Saguling. Sepanjang jalan utama desa inilah berbagai pemandangan menarik dapat ditemukan.
Bagi siapa saja yang melintasi jalur tersebut, perjalanan terasa berbeda dibandingkan dengan desa-desa lainnya. Infrastruktur yang tertata rapi, lanskap yang indah, serta berbagai elemen dekoratif desa menjadikan kawasan ini menarik untuk dijelajahi bahkan sebagai spot fotografi yang unik.
Gerbang Desa yang Menjadi Ikon Penyambut

Perjalanan menuju Sukamulya biasanya dimulai dengan melewati gerbang desa yang berdiri megah di perbatasan wilayah. Gerbang ini menjadi simbol kebanggaan masyarakat sekaligus penanda bahwa pengunjung telah memasuki wilayah yang memiliki identitas kuat.
Gerbang tersebut juga sering menjadi titik foto favorit bagi warga maupun pengunjung yang melintas.
Jalan Desa yang Mulus dan Tertata Rapi

Setelah melewati gerbang, pengunjung akan langsung merasakan perubahan yang cukup mencolok pada kondisi jalan.
Permukaan jalan utama di Desa Sukamulya terkenal halus, rapi, dan terawat, sehingga memberikan kenyamanan bagi pengendara. Perawatan jalan ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah desa, tetapi juga melibatkan komunitas masyarakat yang aktif menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan.
Di sepanjang sisi jalan, pengunjung akan melihat tanaman nanas serta deretan pohon palem yang tertata rapi. Penataan lanskap tersebut menciptakan suasana yang asri sekaligus memberikan nilai estetika yang tinggi.
Rambu Jalan Besar Layaknya Kota

Hal menarik lainnya yang bisa ditemui adalah rambu petunjuk arah dengan ukuran besar, mirip dengan yang biasa ditemukan di jalan perkotaan.
Rambu-rambu tersebut tidak hanya membantu pengendara dalam menentukan arah, tetapi juga memperlihatkan keseriusan masyarakat desa dalam membangun sistem tata wilayah yang tertib dan modern.
Gapura Dusun yang Unik di Setiap Persimpangan

Setiap kali melintasi persimpangan atau pertigaan jalan di Desa Sukamulya, pengunjung akan menemukan gapura dengan nama dusun yang menjadi identitas wilayah setempat.
Keberadaan gapura ini memberikan kesan bahwa setiap dusun memiliki karakter dan kebanggaannya sendiri. Selain berfungsi sebagai penanda wilayah, gapura tersebut juga menambah nilai visual yang menarik di sepanjang jalur utama desa.
Billboard Motivasi yang Menginspirasi

Sepanjang perjalanan di desa ini, pengunjung juga akan menemukan baliho atau billboard berukuran besar yang berisi kata-kata motivasi dan pesan moral.
Tulisan-tulisan tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap menjaga nilai kebersamaan, kerja keras, serta kepedulian terhadap sesama.
Tidak sedikit pengunjung yang berhenti sejenak untuk membaca atau bahkan berfoto di depan papan-papan inspiratif tersebut.
Jembatan “Gaspool” yang Ikonik

Salah satu spot yang cukup menarik perhatian adalah sebuah jembatan yang melintasi aliran sungai kecil di desa ini. Jembatan tersebut memiliki tulisan besar “Jembatan Gaspool” yang langsung mencuri perhatian siapa saja yang melintas.
Nama tersebut diambil dari komunitas masyarakat yang berperan aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan desa. Jembatan ini menjadi simbol kolaborasi antara masyarakat lokal dan para perantau yang sukses di luar daerah.
Halte Estetik di Setiap Gapura

Hal unik lainnya di Desa Sukamulya adalah keberadaan halte kecil yang dibangun di dekat gapura dusun.
Halte-halte tersebut dirancang dengan desain yang cukup menarik sehingga terlihat estetik. Selain menjadi tempat menunggu kendaraan umum, bangunan ini juga menjadi elemen dekoratif yang memperindah lingkungan desa.
Taman Pinggir Jalan yang Menjadi Spot Foto Baru di Desa Sukamulya

Keindahan Desa Sukamulya tidak hanya terlihat dari infrastruktur jalannya yang rapi dan mulus. Di sepanjang jalur utama desa, pengunjung juga akan menemukan taman-taman kecil di tepi jalan yang dirancang dengan konsep estetika modern namun tetap menyatu dengan alam sekitar.
Salah satu taman yang menarik perhatian berada di sisi jalan dengan latar perbukitan hijau yang masih asri. Taman ini dihiasi dengan berbagai elemen dekoratif seperti kursi santai berbentuk lingkaran, ornamen hati, hingga instalasi permainan sederhana yang membuat suasana terlihat unik dan instagramable.
Pengguna jalan yang melintas sering memanfaatkan area ini untuk beristirahat sejenak setelah perjalanan. Beberapa pengunjung bahkan sengaja berhenti untuk menikmati suasana alam sekaligus mengabadikan momen dengan latar belakang taman yang tertata rapi.
Rumput hijau yang terawat, jalur pijakan batu yang tersusun rapi, serta dekorasi taman yang artistik menjadikan tempat ini terlihat seperti area wisata kecil di tengah perjalanan desa.
Lanskap Bukit yang Menjadi Daya Tarik

Di bagian lain jalan utama Desa Sukamulya, terdapat taman lanskap yang dibangun mengikuti kontur perbukitan. Area ini dihiasi dengan struktur tanaman vertikal dan ornamen taman yang menjulang, memberikan kesan megah sekaligus alami.
Susunan tanaman yang berlapis pada dinding bukit membuat pemandangan terlihat lebih hidup. Jalur tangga yang dibangun di tengah taman memungkinkan pengunjung untuk naik ke bagian atas dan menikmati panorama sekitar.
Keindahan taman ini semakin terasa karena berada tepat di tikungan jalan yang cukup luas, sehingga menjadi titik pandang menarik bagi pengguna jalan.
Tidak sedikit pengendara yang sengaja memperlambat kendaraan mereka untuk melihat lanskap taman yang unik ini.
Semakin Memukau Saat Malam Hari
Pesona taman pinggir jalan di Desa Sukamulya tidak hanya terlihat pada siang hari. Ketika malam tiba, suasana kawasan ini berubah menjadi lebih menarik dengan adanya pencahayaan lampu taman yang artistik.
Lampu-lampu yang dipasang di sekitar tanaman, jalur pejalan kaki, dan instalasi dekoratif menciptakan efek cahaya yang indah. Pantulan cahaya tersebut membuat taman terlihat hangat, romantis, dan sangat cocok sebagai lokasi berfoto di malam hari.
Bagi warga setempat, area ini juga menjadi tempat yang nyaman untuk bersantai bersama keluarga atau sekadar menikmati udara malam desa yang sejuk.
Menjadi Wajah Baru Desa Sukamulya

Keberadaan taman-taman di pinggir jalan ini menjadi salah satu bukti bahwa pembangunan di Desa Sukamulya tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada keindahan lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
Penataan ruang terbuka yang menarik membuat desa ini terasa lebih hidup dan memberikan kesan positif bagi siapa saja yang melintas.
Tidak heran jika kini banyak orang mulai menyebut Desa Sukamulya sebagai desa dengan wajah baru yang modern, tertata, dan penuh daya tarik visual, sekaligus tetap mempertahankan nuansa alam yang menenangkan.
Fasilitas Publik Desa Sukamulya yang Terus Berkembang
Selain penataan lingkungan dan infrastruktur jalan yang menarik perhatian, Desa Sukamulya juga terus menunjukkan kemajuan melalui pembangunan berbagai fasilitas publik yang representatif dan modern.
Beberapa fasilitas tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelayanan masyarakat, tetapi juga menjadi simbol perkembangan desa yang semakin maju.
Kantor Desa yang Menjadi Pusat Pelayanan Masyarakat

Di pusat pemerintahan desa berdiri Kantor Pemerintahan Desa Sukamulya yang menjadi tempat pelayanan administrasi bagi warga.
Bangunan kantor desa ini terlihat cukup representatif dengan desain yang tertata rapi serta halaman yang luas. Gerbang masuk yang kokoh menjadi penanda utama sebelum memasuki area kantor pemerintahan.
Di tempat inilah berbagai kegiatan administrasi dan pelayanan publik berlangsung setiap hari, mulai dari pengurusan dokumen kependudukan hingga kegiatan koordinasi pembangunan desa.
Keberadaan kantor desa yang tertata baik menjadi bukti bahwa sistem pemerintahan di Sukamulya terus berupaya meningkatkan pelayanan yang cepat dan nyaman bagi masyarakat.
Stadion Bola Voli Gaspool, Sarana Olahraga Kebanggaan Warga

Tidak jauh dari jalan utama desa, terdapat lapangan olahraga yang cukup menarik perhatian, yakni Stadion Voli Gaspool.
Lapangan ini memiliki area yang luas dengan warna lapangan yang cerah sehingga terlihat mencolok dari kejauhan. Keberadaannya tidak hanya menjadi tempat berolahraga bagi masyarakat, tetapi juga sering digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga desa.
Bagi generasi muda, lapangan ini menjadi ruang berkumpul yang positif untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga, khususnya bola voli yang cukup populer di kalangan warga.
Selain itu, lokasi lapangan yang berada di tepi jalan membuatnya mudah diakses dan sering menjadi titik aktivitas masyarakat pada sore hari.
Masjid Megah yang Menjadi Ikon Spiritual Desa

Salah satu pemandangan paling mencolok di Desa Sukamulya adalah masjid besar yang berdiri megah di kawasan perbukitan desa.
Bangunan masjid dengan arsitektur yang indah ini terlihat menonjol dengan kubah besar serta menara yang menjulang tinggi. Dari kejauhan, bangunan tersebut sudah tampak menjadi salah satu landmark yang memperindah panorama desa.
Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pusat berbagai kegiatan keagamaan seperti pengajian, kegiatan sosial, serta pendidikan agama bagi warga sekitar.
Dengan latar perbukitan hijau dan penataan taman yang rapi di sekitarnya, kawasan masjid ini memberikan suasana yang tenang, religius, sekaligus memukau secara visual.
Simbol Kemajuan Desa yang Terus Bergerak

Keberadaan kantor desa yang representatif, sarana olahraga yang aktif, serta masjid megah yang menjadi pusat kegiatan spiritual menunjukkan bahwa Desa Sukamulya tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga secara sosial dan budaya.
Fasilitas-fasilitas ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat identitas Sukamulya sebagai desa yang maju, religius, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi.
Panorama Alam yang Masih Asri

Selain pembangunan infrastruktur yang pesat, Desa Sukamulya tetap mempertahankan keindahan alamnya.
Sekitar 60 persen wilayah desa masih berupa lahan perkebunan dan pertanian, sehingga pengunjung masih dapat menikmati panorama persawahan hijau serta latar pegunungan yang menenangkan.
Keindahan ini menjadikan Sukamulya memiliki keseimbangan antara kemajuan pembangunan dan kelestarian alam.
Kampung Halaman Para Pengusaha Besi dan Baja

Hal yang membuat Desa Sukamulya semakin dikenal adalah banyaknya warganya yang merantau dan sukses menjadi pengusaha di sektor besi dan baja.
Sebagian besar dari mereka membangun bisnis di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya. Meski telah berhasil di perantauan, para pengusaha tersebut tetap memiliki ikatan kuat dengan kampung halaman mereka.
Kepedulian inilah yang kemudian mendorong berbagai program sosial dan pembangunan di desa.
Kolaborasi Masyarakat yang Menggerakkan Kemajuan Desa
Perkembangan pesat yang terlihat di Desa Sukamulya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, tidak terjadi begitu saja. Kemajuan desa ini merupakan hasil kolaborasi antara kepemimpinan pemerintah desa dengan peran aktif masyarakat, termasuk kontribusi dua organisasi sosial yang sangat berpengaruh, yakni Replika Sukamulya dan Gaspool.
Berkat sinergi tersebut, Desa Sukamulya kini dikenal sebagai salah satu desa yang cukup maju di antara sembilan desa yang berada di wilayah Kecamatan Baregbeg.
Berbagai program pembangunan, kegiatan sosial, hingga pengembangan sumber daya manusia di desa ini berjalan beriringan dengan semangat gotong royong yang kuat dari masyarakatnya.
Replika Sukamulya: Kepedulian Para Perantau untuk Kampung Halaman

Salah satu organisasi yang memiliki peran penting dalam pembangunan desa adalah Replika Sukamulya, singkatan dari Remaja Peduli Kampung Halaman Desa Sukamulya.
Organisasi ini beranggotakan para pengusaha asal Desa Sukamulya yang telah sukses merantau di berbagai daerah, khususnya di sektor bisnis besi dan baja. Meski telah berhasil di perantauan, mereka tetap memiliki kepedulian besar terhadap perkembangan kampung halaman.
Melalui Replika Sukamulya, para perantau tersebut berupaya membantu percepatan pembangunan desa, baik di bidang ekonomi maupun pengembangan sumber daya manusia.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program sosial yang dijalankan secara rutin setiap bulan maupun tahunan.
Pada program bulanan, Replika Sukamulya memberikan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat, di antaranya:
-
Beasiswa pendidikan bagi anak-anak di Desa Sukamulya
-
Pembiayaan penuh bagi para santri yatim dan piatu
-
Bantuan permodalan usaha melalui lembaga keuangan BMT
-
Dukungan kebutuhan bagi para pemuka agama agar dapat fokus membina masyarakat di bidang keagamaan
Program-program ini sebagian besar dilaksanakan langsung di Desa Sukamulya. Sementara bagi para anggota yang berada di perantauan, kegiatan kebersamaan juga dilakukan melalui pengajian bulanan yang diselenggarakan di Rest Area Taman Sari, Bekasi, yang menjadi basecamp Replika Sukamulya.
Selain program bulanan, organisasi ini juga memiliki beberapa kegiatan tahunan yang berskala besar.
Salah satunya adalah pengumpulan dan penyaluran zakat mal dari para anggota yang mayoritas merupakan pengusaha baja. Setiap tahun, dana zakat yang berhasil dihimpun mencapai lebih dari Rp2 miliar, yang kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya sesuai ketentuan syariat.

Replika Sukamulya juga rutin menggelar khitanan massal pada 10 Muharram, yang sekaligus menjadi momen perayaan Lebaran Anak Yatim. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan santunan bagi anak-anak yatim dan piatu, tetapi juga diramaikan dengan acara tausyiah agama, hiburan rakyat, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
Di luar program-program tersebut, Replika Sukamulya juga aktif mendukung pembangunan infrastruktur desa, termasuk pembangunan jalan serta renovasi sarana ibadah dan fasilitas pendidikan.
Gaspool: Gerakan Anak Sukamulya untuk Lingkungan dan Pembangunan Desa

Selain Replika Sukamulya, terdapat pula organisasi sosial lain yang memiliki peran besar dalam pembangunan desa, yakni Gaspool, singkatan dari Gerakan Anak Sukamulya Penggagas Opsih Opsih Lingkungan.
Gaspool lahir dari gagasan dua pengusaha sukses asal Desa Sukamulya, yaitu H. Maman, pemilik MGI, dan H. Ade, pemilik Mega Baja Group. Keduanya merupakan kakak beradik yang berhasil membangun usaha di bidang baja, namun tetap memiliki kepedulian besar terhadap kampung halaman.
Organisasi ini didirikan pada Mei 2021 dengan tujuan mempererat hubungan antara para perantau dengan masyarakat desa sekaligus mendorong terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih, tertata, dan nyaman.
Salah satu kegiatan utama Gaspool adalah gerakan gotong royong membersihkan lingkungan desa yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Selain itu, Gaspool juga aktif mendukung berbagai program pembangunan infrastruktur, seperti pelebaran dan penataan jalan desa yang kini menjadi salah satu daya tarik utama Desa Sukamulya.
Pada masa pandemi Covid-19, organisasi ini juga menunjukkan kepeduliannya melalui berbagai kegiatan sosial, di antaranya pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi masyarakat kurang mampu serta pemberian santunan bagi warga yang sakit maupun keluarga yang sedang berduka.
Desa yang Tumbuh dari Kekuatan Kebersamaan
Melihat perkembangan yang terjadi saat ini, Desa Sukamulya bukan sekadar sebuah wilayah pedesaan biasa di Kabupaten Ciamis. Desa ini telah menjelma menjadi contoh bagaimana sebuah kampung halaman dapat berkembang melalui kekuatan kebersamaan, kepedulian para perantau, serta semangat gotong royong masyarakatnya.
Pembangunan infrastruktur yang tertata rapi, hadirnya taman-taman indah di pinggir jalan, fasilitas publik yang terus berkembang, hingga berbagai program sosial yang berjalan aktif menunjukkan bahwa kemajuan desa tidak hanya diukur dari fisiknya semata, tetapi juga dari nilai kebersamaan yang hidup di tengah masyarakat.
Bagi para perantau yang sukses di berbagai kota besar, Sukamulya tetap menjadi tempat untuk pulang dan berbagi. Sementara bagi masyarakat yang tinggal di desa, kehadiran para tokoh dan organisasi sosial tersebut menjadi sumber inspirasi untuk terus menjaga semangat membangun kampung halaman.
Keindahan alam yang berpadu dengan pembangunan yang terus berjalan menjadikan Desa Sukamulya memiliki wajah baru sebagai desa yang modern namun tetap menjaga nilai-nilai kebersamaan dan religiusitas.
Tidak berlebihan jika banyak orang mulai melihat Sukamulya sebagai kampung halaman para pengusaha besi dan baja yang tetap setia membangun desanya, sekaligus menjadi contoh bahwa kemajuan desa dapat terwujud ketika masyarakatnya bersatu untuk tujuan yang sama.
Dan bagi siapa saja yang melintas di jalan yang menghubungkan Desa Jalatrang dan Saguling, Desa Sukamulya kini tidak hanya menjadi jalur perjalanan biasa, tetapi juga menjadi potret sebuah desa yang tumbuh dari mimpi, kerja keras, dan kecintaan warganya terhadap kampung halaman.



























