Jakarta, IDN Times– Para milenial perlu tahu, salah satu kunci keberhasilan untuk diterima bekerja adalah memahami tahapan proses rekrutmen.
Sayangnya, banyak dari para job seekeryang belum mampu membedakan apa ituinterviewHRD (Departemen Sumber Daya Manusia) dan wawancarauser. Walaupun sama-sama interview, tetapi materi yang diajukan dan kepentinganinterviewer-nya sangat berbeda lho!
Kalau kamu penasaran, mari dekat ke sini! IDN Times akan menjelaskan perbedaannya, agar kamu bisa mempersiapkan bahan wawancara dengan sebaik-baiknya dan akhirnya diterima bekerja.
1. Wawancara dengan HRD bertujuan untuk menggali informasi mengenai kepribadian seseorang yang menangani urusan personalia
Dilansir dari laman Glints, platform yang menyediakan informasi mengenai lowongan pekerjaan hingga panduan-panduan melamar pekerjaan,interviewHRD biasanya bertujuan untuk mengidentifikasi kepribadian seseorangjob seeker.
Di tahap ini, pelamar telah melewati proses seleksi dokumen atau administrasi, beberapa perusahaan juga melakukan ujian psikometri sebelum bertemu dengan HRD.Interviewerbiasanya datang dari bagian manajemen.
Pertanyaan yang diajukan oleh HRD dapat mengungkap sifat dan karakter pelamar, termasuk kelebihan serta kekurangan pribadi, latar belakang pendidikan, serta pengalaman kerja sebelumnya. Mereka juga akan menanyakan pemahaman terhadap perusahaan, misalnya “Mengapa Anda melamar di perusahaan ini?” atau “Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan ini?”
Pada tahap ini biasanya muncul pertanyaan-pertanyaan sulit yang diajukan olehinterviewerMisalnya, “Mengapa kami harus menerima Anda di perusahaan ini?”, “Apa yang Anda harapkan dari perusahaan kami?”, “Berapa gaji yang Anda inginkan jika Anda diterima bekerja di sini?”
2. Wawancara pengguna bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan dan kapasitas teknis
Interview useradalah wawancara dengan calon atasan. Misalnya, jika kamu melamar pekerjaan di kantor media sebagai jurnalis atau wartawan, maka atasan kamu adalah redaktur utama. Dengan kata lain, kamu akan di-interviewoleh seseorang yang kelak akan menjadisupervisor atau team leader kamu.
Tujuan dari interview useradalah memahami apakah kemampuan dan kapasitas yang ditawarkan oleh kandidat sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pertanyaan yang diajukan lebih bersifat teknis dan langsung, seperti “Bagaimana strategi Anda dalam meliput berita?”, “Bagaimana Anda mengatasi narasumber yang sulit dihubungi?”, “Bagaimana Anda mendapatkan informasi dari masyarakat agar mereka tidak merasa diwawancarai?”
Bagi kamu yang telah berpengalaman bekerja di berbagai perusahaan,interviewerbiasanya mereka akan menanyakan mengenai pengalaman kerja di perusahaan-perusahaan sebelumnya.Intervieweringin memahami apakah portofolio atau pengalaman kerja calon karyawan sesuai dengan visi dan tujuan perusahaan.
Saat calon karyawan memasuki tahap berikutnya Saat pelamar telah sampai pada tahapan selanjutnya Saat seseorang yang melamar sudah memasuki tahap berikutnya Saat proses seleksi sudah sampai pada tahap tertentu Saat calon pelamar sudah masuk ke tahap berikutnyainterview user, dapat dikatakan bahwa kandidat tersebut telah dipertimbangkan dengan sungguh-sungguh oleh perusahaan. Kontribusi calon atasan padainterview usersangat penting dalam menentukan apakah kamu akan diterima atau tidak, karena dialah “bos” yang nantinya akan bekerja langsung bersamamu.
3. Lima cara agar berhasil dalam wawancara
Setelah memahami perbedaan antara interviewHRD dan proses wawancara pengguna, berikut ini tips dari IDN Times agar bisa lulusinterview.
- Pahami dirimu secara menyeluruh. Kamu perlu menguasai sepenuhnya curriculum vitae (CV) atau resume yang dikirimkan ke perusahaan. Jangan sampai kamu gugup atau bahkan tidak percaya diri saat ditanya hal-hal pribadi, seperti tempat dan tanggal lahir atau riwayat pendidikan.
- Jangan melakukan kebohongan atau overstatement. Jangan sampai informasi yang diberikan saat wawancara berbeda dengan data di CV atau resume. Integritas kamu akan dipertanyakan oleh HRD jika ada perbedaan dalam keterangan tersebut.
- Persiapkan bahan wawancara dengan baik. Jika kamu sudah memasuki tahap wawancara pengguna, kamu juga perlu menyiapkan materi presentasi atau studi kasus yang menarik. Terkadang pewawancara akan meminta kamu untuk memberikan contoh langsung pekerjaan yang relevan dengan posisi yang dilamar.
- Jangan terlalu panjang lebar. Interviewer, baik dari HRD maupun user, biasanya adalah orang-orang yang sibuk. Dalam sehari, mungkin ada banyak kandidat yang diwawancarai. Jika kamu ditanya atau diminta untuk menunjukkan sesuatu, kamu perlu memanfaatkan waktu secara optimal.
- Jangan lupa melakukan doa. Tips terakhir ini juga tidak kalah penting. Justru beberapa orang mengalami peningkatan rasa percaya diri setelah berdoa. Kamu termasuk salah satunya?
Semoga teman-teman milenial semua bisa meraih pekerjaan yang diidamkan!
5 Hal yang Harus Kau Siapkan Sebelum Wawancara Kerja Ada Sesi Tanya Jawab Saat Wawancara, Pertanyaan Apa yang Menarik HRD?
























