Penulis : Shanny Ratman
Editor : Tim mcnnews.id
MCNNEWS.ID
Persaingan menuju akhir musim Super League 2025/2026 semakin memanas. Dalam laga penting pekan ke-33, PERSIB Bandung harus menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion B.J. Habibie, Parepare, Minggu 17 Mei 2026.
Pada pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit tersebut, PERSIB dipastikan kehilangan tiga sosok penting yang selama ini menjadi bagian vital dalam skuad Maung Bandung. Pelatih kepala Bojan Hodak bersama dua pemain andalan, Federico Barba dan Luciano Guaycochea, harus absen akibat hukuman akumulasi kartu.
Absennya ketiga figur tersebut tentu menjadi kerugian besar bagi PERSIB yang tengah berusaha menjaga konsistensi performa di penghujung kompetisi. Terlebih, laga melawan PSM Makassar memiliki arti penting dalam perebutan posisi terbaik di klasemen akhir musim.
Baca juga : persib bandung sukses mengalahkan persija
Bojan Hodak Kembali Absen Dampingi Tim
Pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, dipastikan tidak bisa mendampingi tim dari sisi lapangan setelah menerima kartu kuning keenam musim ini. Hukuman akumulasi tersebut membuatnya harus menjalani larangan mendampingi tim pada pertandingan kontra PSM Makassar.
Situasi ini bukan kali pertama dialami Hodak sepanjang musim 2025/2026. Sebelumnya, ia juga pernah menerima sanksi serupa ketika PERSIB menghadapi Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada 14 Desember 2025. Selain itu, Hodak juga sempat absen saat menjalani laga kandang melawan Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 26 Februari 2026.
Kehilangan sosok pelatih utama jelas dapat memengaruhi strategi dan komunikasi tim selama pertandingan berlangsung. Sebab, Hodak selama ini dikenal sebagai figur sentral yang mampu menjaga mental dan ritme permainan skuad Pangeran Biru di tengah tekanan pertandingan besar.
Meski demikian, tim pelatih PERSIB dipastikan tetap mempersiapkan strategi terbaik agar performa tim tidak mengalami penurunan signifikan saat bertandang ke Parepare.
Federico Barba Jalani Absensi Pertama Musim Ini
Selain kehilangan pelatih kepala, lini pertahanan juga dipastikan mengalami perubahan. Bek tangguh Federico Barba harus menepi setelah menerima kartu kuning keempat saat menghadapi Persija Jakarta pada laga sebelumnya di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu 10 Mei 2026.
Absennya Barba menjadi kehilangan yang cukup besar bagi lini belakang Maung Bandung. Sepanjang musim ini, pemain asal Italia tersebut tampil konsisten dan menjadi salah satu pilar penting di sektor pertahanan.
Menariknya, hukuman akumulasi kali ini menjadi yang pertama bagi Barba sepanjang kompetisi musim 2025/2026. Hal itu menunjukkan bagaimana disiplin permainan sang bek sebenarnya cukup terjaga selama musim berjalan.
Kini, tim pelatih harus memutar otak untuk mencari pengganti yang mampu menjaga soliditas pertahanan saat menghadapi agresivitas serangan PSM Makassar di kandang sendiri.
Luciano Guaycochea Juga Harus Menepi
Di sektor lini tengah, PERSIB juga dipastikan kehilangan Luciano Guaycochea atau yang akrab disapa Lucho. Gelandang kreatif tersebut menerima kartu kuning keempat dalam laga panas kontra Persija Jakarta, sehingga harus menjalani hukuman larangan bermain.
Bagi Lucho, absensi kali ini menambah daftar hukuman disiplin yang diterimanya sepanjang musim. Sebelumnya, ia tercatat dua kali harus absen akibat kartu merah.
Kehilangan Lucho tentu berdampak terhadap kreativitas permainan di lini tengah. Selama ini, pemain asal Argentina tersebut dikenal memiliki kemampuan distribusi bola dan visi bermain yang mampu membuka ruang bagi lini serang Maung Bandung.
Tanpa kehadiran Lucho, kemungkinan besar PERSIB akan melakukan penyesuaian komposisi pemain demi menjaga keseimbangan permainan saat menghadapi tekanan dari tuan rumah.
Baca juga : persib bandung menang 1-0 atas psim yogyakarta
Laga Berat di Kandang PSM Makassar
Bermain di Stadion B.J. Habibie, Parepare, bukan perkara mudah bagi tim tamu. Dukungan penuh suporter PSM Makassar dipastikan akan memberikan tekanan tambahan bagi skuad PERSIB Bandung.
Selain itu, PSM juga dikenal memiliki performa cukup kuat ketika bermain di kandang sendiri. Faktor atmosfer pertandingan diprediksi akan menjadi salah satu tantangan terbesar bagi Maung Bandung, terlebih mereka datang tanpa sejumlah sosok penting.
Meski diterpa badai absensi, tetap memiliki peluang untuk mencuri poin apabila mampu tampil disiplin dan efektif memanfaatkan peluang. Kedalaman skuad yang dimiliki Maung Bandung diharapkan mampu menjadi solusi untuk menutupi kekosongan pemain yang absen.
Pertandingan ini pun diprediksi berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama memiliki motivasi tinggi menjelang berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026.
Para pendukung tentu berharap tim kesayangannya tetap mampu tampil maksimal meski tanpa Bojan Hodak, Federico Barba, dan Luciano Guaycochea. Konsistensi dan mental bertanding akan menjadi faktor penentu dalam duel panas di Parepare nanti.
Sumber : https://persib.co.id/article-details/lawan-psm-persib-tanpa-tiga-sosok-penting
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Follow Instagram MCNNEWS.ID
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook




















