1. Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun
Jakarta, MCNNEWS.ID — Kabar duka menyelimuti dunia ekonomi dan politik Indonesia. Kwik Kian Gie, ekonom senior dan tokoh nasional yang pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), meninggal dunia pada Selasa, 30 Juli 2025, dalam usia 90 tahun.
Kabar wafatnya disampaikan oleh pihak keluarga melalui pesan singkat kepada sejumlah kolega dan tokoh masyarakat. Kwik menghembuskan napas terakhir di kediamannya di Jakarta setelah mengalami penurunan kondisi kesehatan dalam beberapa bulan terakhir.
2. Perjalanan Hidup dan Karier Kwik Kian Gie
Kwik Kian Gie lahir pada 11 Januari 1935 di Jakarta. Ia menempuh pendidikan ekonomi di Universitas Indonesia, lalu melanjutkan studi ke Universitas Rijksuniversiteit di Belanda. Sepanjang kariernya, ia dikenal sebagai ekonom yang bersuara kritis dan konsisten membela kepentingan rakyat kecil.
Namanya mencuat di dunia politik saat bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Pada tahun 1999, Gus Dur mempercayakan posisi penting kepada Kwik sebagai Menko Ekuin. Selama menjabat, ia dikenal vokal terhadap kebijakan ekonomi yang dianggap merugikan rakyat dan mengutamakan prinsip kemandirian ekonomi nasional.

3. Sosok yang Jujur dan Konsisten
Sepanjang perjalanan hidupnya, Kwik menunjukkan sikap jujur, idealis, dan tak segan mengkritik kebijakan pemerintah selama menjalani karier di pemerintahan dan dunia akademik, bahkan setelah tidak lagi menjabat. Ia kerap muncul dalam forum-forum diskusi ekonomi sebagai narasumber independen, menyuarakan solusi-solusi alternatif yang berpihak kepada rakyat.
Tak heran, banyak kalangan memandang Kwik sebagai sosok langka dalam dunia politik dan ekonomi Indonesia, karena integritas dan keteguhannya dalam memegang prinsip.
Duka Mendalam dan Ucapan Belasungkawa
Ucapan duka dan belasungkawa mengalir dari berbagai tokoh nasional, termasuk Presiden RI, para menteri, ekonom, dan politisi lintas partai. Mereka mengenang Kwik sebagai figur yang berjasa besar dalam membentuk arah kebijakan ekonomi Indonesia pasca-Reformasi.
“Bangsa Indonesia kehilangan seorang tokoh panutan yang berani menyuarakan kebenaran di tengah dinamika politik dan ekonomi nasional,” ujar salah satu pejabat senior Kementerian Keuangan.

Warisan Pemikiran untuk Generasi Mendatang
Mahasiswa dan pengamat ekonomi terus mengenang pemikiran-pemikiran Kwik Kian Gie melalui tulisan, buku, dan kuliah-kuliahnya. Ia meninggalkan warisan intelektual yang tak ternilai bagi bangsa ini.
Pihak keluarga akan menyemayamkan jenazah Kwik secara tertutup dan memakamkannya di pemakaman keluarga di Jakarta. Pihak keluarga meminta masyarakat untuk mendoakan almarhum dan mengenangnya sebagai sosok yang berdedikasi tinggi untuk negeri.























