MCNNEWS.ID– Penyakit asam urat atau gout tidak hanya menyerang lansia. Pemuda juga bisa mengalaminya jika tidak menjaga kebiasaan hidup yang baik. – Gout atau penyakit asam urat bukan hanya menimpa orang tua. Remaja juga berisiko mengalaminya jika tidak menerapkan gaya hidup sehat. – Tidak hanya orang tua yang bisa terkena asam urat atau gout. Masyarakat muda juga bisa mengalami kondisi ini jika kurang memperhatikan kesehatan.
Dikutip dari Alodokter, penyakit asam urat merupakan kondisi yang terjadi akibat penumpukan kristal asam urat di daerah sendi, sehingga menimbulkan gejala seperti nyeri hebat, bengkak, dan panas. Biasanya, rasa sakit ini menyerang sendi pergelangan tangan atau kaki.
Kadar asam urat yang tinggi di dalam tubuh dapat disebabkan salah satunya oleh pola hidup yang tidak seimbang, seperti sering mengonsumsi makanan kaya akan zat purin.
Nah, masalahnya adalah makanan tersebut merupakan makanan yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Tidak mengherankan, jika penderita asam urat sebelumnya tidak menyadari bahwa mereka sedang mengonsumsi sesuatu yang berisiko bagi kesehatan mereka. Apa saja makanan itu? Mari kita bahas secara lebih lengkap.
Makanan yang Wajib Dihindari
Berikut adalah makanan yang sebaiknya dihindari karena mengandung kandungan purin tinggi yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh, berdasarkan informasi dari Instagram @fittylicious_id dan @andiragagt.
1. Jeroan
Organ dalam tubuh merupakan sumber purin yang sangat tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya dikurangi atau dihindari agar terhindar dari penyakit asam urat. Contohnya seperti babat, lidah, jantung, ginjal, hati, dan ampela.
2. Daging Merah
Seperti organ dalam tubuh, daging merah mengandung kadar purin yang tinggi. Contoh daging merah yang sebaiknya dihindari antara lain daging sapi, kambing, domba, dan rusa.
3. Makanan Laut
Makanan laut merupakan sumber protein yang baik, namun mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kadar asam urat. Beberapa contoh makanan yang sebaiknya dihindari antara lain kepiting, lobster, udang, kerang, tiram, ikan teri, dan ikan sarden.
4. Makanan dan Minuman yang Manis
Gula tambahan tidak mengandung purin secara langsung, namun dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh. Beberapa makanan manis yang sebaiknya dikurangi konsumsinya antara lain cokelat, roti manis, dan permen. Selain itu, minuman ringan yang manis serta jus buah dalam kemasan juga disarankan untuk dihindari.
Sebagai alternatif, pilihlah sumber protein yang memiliki kadar purin rendah, serta konsumsi vitamin dan serat yang berasal dari buah atau sayuran.
Makanan yang Aman Dikonsumsi
Menurut Dr. dr. Andi Raga Ginting, Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi melalui akun Instagram pribadinya @andiragagt, berikut ini adalah daftar makanan yang aman untuk dikonsumsi oleh penderita asam urat:
• Buah-buahan, menurut Ciputra Hospital seperti buah cherry, jeruk, semangka, berry, pisang, apel, dan mangga.
• Produk susu rendah lemak, seperti susu dan yogurt rendah lemak.
• Sayuran mengandung serat yang bisa membantu menurunkan kadar asam urat.
Dr. Andi menjelaskan, selama ini terdapat kesalahpahaman mengenai pengonsumsian sayuran oleh penderita asam urat.
“Di Indonesia, pengolahan sayuran biasanya dilakukan dengan cara direbus, digoreng, disajikan dalam bentuk sup, dan diolah dengan berbagai cara lainnya, bersama bumbu masak yang umum digunakan. Terkadang rasa garamnya sangat terasa. Padahal konsumsi garam dan gula berlebihan juga dapat memicu asam urat,” katanya.
Oleh karena itu, mengonsumsi sayuran, khususnya yang kaya akan serat, justru sangat bermanfaat dalam membantu tubuh mengeluarkan asam urat berlebih.
Berikut adalah informasi mengenai makanan yang sebaiknya dihindari dan diperbolehkan dikonsumsi untuk mencegah penyakit asam urat. Dengan menjalani gaya hidup dan pola makan yang seimbang, pemuda maupun lansia dapat mengurangi risiko terkena penyakit yang masih sering ditemui ini.






















