Hewan air tentu saja telah beradaptasi agar bisa bertahan hidup di lingkungan perairan, namun tidak semua dari mereka bergantung pada insang untuk bernapas seperti ikan. Beberapa hewan air memiliki paru-paru dan membutuhkan udara agar bisa tetap hidup. Lalu, apa saja hewan air yang memiliki paru-paru dan bagaimana cara mereka menggunakannya? Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang hewan-hewan air yang bernapas menggunakan paru-paru serta bagaimana mereka beradaptasi untuk hidup di lingkungan akuatik.
1. Paus
Paus merupakan hewan mamalia yang menghirup udara menggunakan paru-parunya, mirip dengan manusia. Mereka tidak mampu bernapas di bawah air seperti ikan karena tidak memiliki insang. Sebaliknya, mereka bernapas melalui lubang sembur yang berada tepat di bagian atas kepala mereka.
Sebaliknya dari manusia yang menyimpan oksigen di paru-paru, tubuh paus telah beradaptasi khusus untuk menyimpan oksigen dalam darah dan otot. Mereka memiliki kadar protein penyimpan oksigen hemoglobin dan mioglobin yang sangat tinggi.
2. Lumba-lumba
Meskipun lumba-lumba menghabiskan seluruh hidupnya di laut, mereka termasuk dalam kategori mamalia. Seperti mamalia lainnya, lumba-lumba memiliki tubuh yang berdarah panas dan bernapas melalui paru-paru. Karena itu, lumba-lumba perlu sering muncul ke permukaan air untuk mengambil napas. Lubang sembur yang terletak di bagian atas kepala lumba-lumba berfungsi seperti hidung, sehingga memudahkan mereka untuk muncul ke permukaan dan menghirup udara.
3. Lungfish
Lungfishmemiliki sistem pernapasan yang khas sehingga mereka dapat bernapas baik di udara maupun di bawah air. Mereka memiliki paru-paru yang digunakan untuk menghirup oksigen, terutama dalam lingkungan yang memiliki kadar oksigen rendah. Saatlungfishharus menghirup udara, mereka berenang ke permukaan dan meletakkan kepala mereka sehingga hidungnya muncul di atas permukaan air. Selanjutnya, mereka membuka mulut lebar-lebar untuk menarik napas udara.
Selain paru-paru, ikan ini juga memiliki insang, namun insang tersebut biasanya berukuran kecil dan kurang efisien dalam menyerap oksigen dibandingkan paru-paru. Di air yang kaya akan oksigen,lungfish mungkin lebih tergantung pada pernapasan melalui insang, namun dalam kondisi kering atau air yang tidak mengalir, mereka lebih sering menggunakan paru-paru. Mereka mampu menahan napas selama periode yang cukup lama, dan biasanya muncul ke permukaan setiap 30 hingga 50 menit untuk menghirup udara, tergantung pada jenis spesies serta kondisi lingkungan.
4. Anjing laut
Anjing laut memiliki saluran yang menghubungkan mulut dan hidung dengan paru-paru. Mereka menyerap udara melalui saluran tersebut ke dalam paru-paru, di mana kantung-kantung kecil berperan dalam pertukaran gas. Sistem peredaran darah kemudian membawa oksigen ke seluruh tubuh mereka. Saluran yang sama juga digunakan untuk mengeluarkan karbon dioksida, yang pada hewan lain dikeluarkan melalui proses difusi. Pembuluh darah pada anjing laut melepaskan karbon dioksida ini langsung ke udara atau air di sekitarnya, tanpa melibatkan paru-paru.
5. Singa laut
Singa laut perlu naik ke daratan secara berkala untuk menghirup udara. Saat berada di darat, singa laut menghirup udara melalui lubang hidungnya. Lubang hidung ini secara alami tertutup ketika mereka berenang di bawah air.
Saluran hidung ini secara otomatis tertutup saat mereka sedang rileks. Mereka memiliki otot khusus yang membuka saluran hidung ketika mereka membutuhkan pernapasan. Saat singa laut makan dan berenang di bawah permukaan air, saluran hidung mereka tetap tertutup.
6. Manatee
Manatee memiliki kemampuan pernapasan yang efisien berkat struktur paru-paru dan adaptasi khusus. Paru-paru mereka memungkinkan pertukaran udara yang cepat, sehingga mereka dapat mengeluarkan hampir seluruh udara dengan setiap napas, berbeda dengan manusia yang hanya mampu mengeluarkan sekitar 10 persen. Adaptasi ini membantu hewan laut ini untuk menghirup lebih banyak udara segar saat mereka naik ke permukaan.
Manatee mampu menahan pernapasan selama 20 menit ketika berada di bawah air. Lubang hidung mereka berada di bagian atas moncong, sehingga memudahkan mereka untuk menghirup udara tanpa harus mengangkat kepala sepenuhnya dari permukaan air. Kombinasi ciri-ciri ini memungkinkan manatee berkembang biak di lingkungan perairan sambil mengatur daya apung dan kebutuhan oksigen mereka secara efisien.
7. Porpois
Porpois merupakan hewan laut yang termasuk dalam ordo yang sama dengan lumba-lumba. Bentuk fisik keduanya hampir mirip, namun moncong porpois lebih bulat.
Sama seperti lumba-lumba, porpois memiliki lubang sembur khusus di bagian atas kepalanya yang berfungsi sebagai alat pernapasan saat mereka berenang. Lubang ini ditutupi oleh otot yang dapat menutupnya saat porpois menyelam, sehingga mencegah air masuk ke paru-paru. Ketika porpois muncul ke permukaan, mereka mengeluarkan udara yang tersisa melalui lubang sembur dengan kuat, menghasilkan semburan kabut yang terlihat. Setelah itu, mereka segera menghirup udara segar.
Lumba-lumba merupakan hewan yang bernapas secara sadar, yang berarti mereka harus secara aktif memilih kapan harus mengambil napas. Mereka mampu mengganti hingga 90 persen udara dalam paru-paru mereka dengan setiap tarikan napas, sehingga membuat proses pernapasan mereka sangat efisien. Adaptasi ini sangat penting bagi kelangsungan hidup mereka karena memungkinkan mereka untuk menyelam sambil menahan napas dalam waktu yang lama.
Hewan-hewan air yang bernapas dengan paru-paru menunjukkan betapa luar biasanya kemampuan adaptasi alam dalam bertahan hidup di lingkungan perairan. Meskipun sebagian besar makhluk hidup di air bergantung pada insang, spesies-spesies ini telah memiliki sistem pernapasan khusus yang memungkinkan mereka menghirup udara, memberikan wawasan tentang keragaman dan keunikan kehidupan di Bumi.
Referensi
Animals – mom.com. Diakses pada Januari 2025.Bisakah Ikan Laut Mendapatkan Oksigen Hanya Dari Udara?
Ensiklopedia Britanika. Ikan Paru-Paru: Adaptasi untuk Bernapas
Irving, L., Scholander, P. F., & Grinnell, S. W. (1941). Pernapasan lumba-lumba, tursiops truncatus.Jurnal Fisiologi Sel dan Komparatif, 17(2), 145–168. https://doi.org/10.1002/jcp.1030170203
Journey North. Diakses pada Januari 2025. Manatee Adaptations: Lungs
National Ocean Service. Diakses pada Januari 2025. What Are Dolphins?
Natural History Museum. Diakses pada Januari 2025.Bagaimana Lumba-Lumba Dapat Menahan Nafas Selama Lama?
Whale and Dolphin Conservation. Diakses pada Januari 2025.Bagaimana Paus dan Lumba-Lumba Bernapas?
Vallarta Adventures. Diakses pada Januari 2025.Fakta Singa Laut untuk Anak-Anak
|
Question |
Answer |
|---|---|
|
Mengapa ada hewan yang tinggal di air tetapi menggunakan paru-paru untuk bernapas? |
Hewan-hewan ini biasanya merupakan mamalia atau reptil yang telah menyesuaikan diri dengan kehidupan di air. Meskipun tinggal di dalam air, secara biologis mereka tidak memiliki insang dan masih memerlukan oksigen dari udara untuk dapat bertahan hidup. |
|
Bagaimana lumba-lumba dan paus menghirup udara di bawah air? |
Mereka memanfaatkan lubang sembur (blowhole) yang berada di bagian atas kepala. Lubang tersebut langsung terhubung dengan paru-paru mereka. Ketika muncul ke permukaan, mereka mengeluarkan karbondioksida dan menyerap oksigen dalam waktu singkat sebelum kembali menyelam. |
|
Apa bahaya yang dihadapi hewan-hewan tersebut jika terjebak dalam jaring nelayan? |
Karena mereka menggunakan paru-paru untuk bernapas dan harus sering muncul ke permukaan, terjebak dalam jaring di bawah air dapat menyebabkan mereka tenggelam (drowning). |
5 Fakta yang Membuktikan Mengapa Lumba-Lumba Sering Melompat ke Udara, Bukan Hanya untuk Bermain 5 Fakta Menarik Anjing Laut Berbulu Utara, Perbedaan Jenis Kelamin yang Sangat Jelas!


























