CIAMIS, MCNNEWS.ID
Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Ciamis 05 resmi diluncurkan dan mulai beroperasi di Kabupaten Ciamis, Sabtu (25/04/2026). Kehadiran dapur pelayanan gizi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama dalam pemenuhan gizi seimbang bagi para penerima manfaat.
Launching dan running SPPG Dapur Ciamis 05 berlangsung dengan antusias tinggi. Berbagai unsur hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari anggota DPRD Kabupaten Ciamis Komisi D, unsur kepolisian, perwakilan sekolah, hingga tenaga kerja lokal yang terlibat langsung dalam operasional dapur.
Program ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan pemenuhan gizi di tingkat daerah. Selain mendukung kualitas kesehatan masyarakat, SPPG 05 juga menjadi bagian dari upaya memperluas layanan sosial yang menyasar kelompok penerima manfaat secara lebih terstruktur.
Baca juga : spbg terbaru di kabupaten ciamis mulai beroperasi
SPPG 05 Ciamis Resmi Beroperasi
Peluncuran SPPG Dapur Ciamis 05 menjadi momentum penting dalam memperkuat sistem pelayanan gizi di Kabupaten Ciamis. Operasional dapur ini dirancang untuk menyediakan makanan bergizi secara konsisten kepada masyarakat yang menjadi sasaran program.
Dalam kegiatan launching tersebut, hadir Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Komisi D Nurmutaqin, Kapolsek Ciamis, para PIC sekolah, serta sejumlah tenaga kerja lokal yang kini menjadi bagian dari pengelolaan dapur.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap program pelayanan gizi yang dijalankan. Kolaborasi antarinstansi dinilai menjadi faktor penting agar program berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Program SPPG bukan sekadar menghadirkan dapur umum biasa. Lebih dari itu, fasilitas ini dirancang sebagai pusat layanan pemenuhan gizi yang memiliki standar kualitas, kebersihan, serta distribusi yang terukur.
Target Layani 1.625 Penerima Manfaat
SPPG Dapur Ciamis 05 menargetkan pelayanan kepada sebanyak 1.625 penerima manfaat. Jumlah tersebut berasal dari berbagai kelompok sasaran yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi.
Target pelayanan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan operasional dapur. Pada tahap awal running, program telah melayani sekitar 800 penerima manfaat.
Baca juga : profil lengkap kabupaten ciamis
Seiring dengan peningkatan kapasitas operasional, jumlah tersebut terus bertambah hingga mencapai target yang telah ditentukan.
Hal ini menunjukkan kesiapan sistem distribusi, tenaga kerja, serta manajemen dapur dalam menjalankan program pelayanan secara maksimal.
Selain itu, kesiapan logistik dan proses distribusi yang tertata juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pelayanan.
Dengan jumlah penerima manfaat yang cukup besar, SPPG 05 diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam mendukung kebutuhan gizi masyarakat.
Komitmen Jadikan Dapur Pelayanan Gizi Terbaik
PIC Yayasan, Dani Kusuma Nugraha, menyampaikan bahwa kehadiran SPPG 05 merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan dapur ini bukan hanya menjalankan program administratif, tetapi juga menjadi pusat pelayanan gizi yang memiliki standar tinggi.
Ia menegaskan bahwa pihak pengelola ingin menjadikan SPPG 05 sebagai salah satu dapur pelayanan terbaik di Kabupaten Ciamis.
“Dengan semangat kebersamaan, kami ingin menjadikan SPPG 05 Ciamis sebagai dapur terbaik di Kabupaten Ciamis, baik dari sisi kualitas makanan, kebersihan, maupun pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dani Kusuma Nugraha.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengelolaan yang profesional, sistem kebersihan yang ketat, hingga pemilihan bahan makanan yang memenuhi standar gizi.
Baca juga : daftar lengkap 27 kecamatan dan 258 desa di kabupaten ciamis
Pengawasan operasional juga dilakukan secara berkala guna memastikan kualitas makanan tetap terjaga.
Dukungan DPRD dan Unsur Keamanan
Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Komisi D, Nurmutaqin, memberikan apresiasi terhadap peluncuran dan operasional SPPG Dapur Ciamis 05.
Menurutnya, program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui pemenuhan gizi.
Ia menilai keberadaan dapur pelayanan gizi dapat memberikan dampak jangka panjang, terutama dalam mendukung kualitas hidup masyarakat.
“Kami dari Komisi D tentu sangat mendukung program ini. Harapannya, SPPG 05 dapat berjalan secara konsisten dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas gizi,” ungkap Nurmutaqin.
Selain dukungan dari legislatif, unsur keamanan juga terlibat dalam pelaksanaan program. Kehadiran Kapolsek Ciamis dalam launching menjadi bentuk dukungan agar kegiatan berjalan lancar dan kondusif.
Baca juga : ikan sapu sapu dikenal sebagai ikan
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi elemen penting dalam memastikan program berjalan tanpa hambatan.
Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi modal utama dalam memperkuat pelayanan publik.
Dukungan Sekolah dan Dampak bagi Peserta Didik
Para PIC sekolah yang hadir dalam launching turut menyambut baik operasional SPPG 05 Ciamis.
Program ini dinilai sangat membantu dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik.
Distribusi makanan bergizi dari dapur pelayanan diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan siswa sehingga proses belajar menjadi lebih optimal.
Baca juga : gelar karya 2026 di smpn 2 ciamis
Asupan makanan yang seimbang memiliki peran penting dalam mendukung daya konsentrasi, stamina, dan produktivitas peserta didik selama menjalani aktivitas pendidikan.
Dengan adanya layanan gizi yang terstruktur, sekolah dapat memperoleh dukungan tambahan dalam menjaga kesehatan siswa.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan produktif.
Libatkan Tenaga Kerja Lokal
Selain memberikan manfaat di bidang kesehatan, operasional SPPG Dapur Ciamis 05 juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Pengelolaan dapur melibatkan tenaga kerja lokal yang berasal dari wilayah sekitar.
Langkah ini dinilai mampu membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan pemberdayaan masyarakat.
Baca juga : daftar lengkap 27 kecamatan dan 258 desa di kabupaten ciamis
Pelibatan warga setempat tidak hanya membantu operasional dapur, tetapi juga menciptakan rasa kepemilikan terhadap program.
Dengan demikian, keberadaan SPPG tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada penerima layanan, tetapi juga berdampak pada sektor sosial dan ekonomi.
Model pemberdayaan seperti ini dianggap efektif dalam memperkuat dukungan masyarakat terhadap program pemerintah.
Optimistis Jadi Percontohan Dapur Pelayanan Gizi
Launching dan running SPPG Dapur Ciamis 05 diharapkan menjadi langkah awal dalam menghadirkan pelayanan gizi yang berkualitas dan berkelanjutan.
Pengelola optimistis bahwa dapur ini dapat berkembang menjadi salah satu model pelayanan terbaik di Kabupaten Ciamis.
Kepala Dapur SPPG 05 menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga kualitas pelayanan agar tetap berjalan sesuai standar.
Baca juga : efek konsumsi kopi setiap hari terhadap kesehatan
Menurutnya, kualitas makanan, kebersihan dapur, hingga ketepatan distribusi akan terus menjadi fokus utama dalam operasional sehari-hari.
“Dengan mulai beroperasinya SPPG 05 Ciamis ini, kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas, kebersihan, dan ketepatan distribusi makanan bagi seluruh penerima manfaat. Kami juga terbuka terhadap evaluasi dan masukan dari berbagai pihak agar pelayanan ini semakin optimal,” ujarnya.
Ia berharap SPPG 05 tidak hanya berjalan baik dalam jangka pendek, tetapi juga mampu menjadi percontohan dapur pelayanan gizi unggulan di Kabupaten Ciamis.
Dengan dukungan pemerintah, sekolah, aparat keamanan, serta masyarakat, SPPG 05 diyakini memiliki peluang besar untuk berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menghasilkan pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Follow Instagram MCNNEWS.ID
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook


















