Tasikmalaya, MCNNEWS.ID
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengukuhkan Nova Hermawati sebagai Kepala OJK Tasikmalaya. Prosesi pengukuhan digelar khidmat di Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tasikmalaya, Selasa (6/1/2026), dan dihadiri jajaran Muspida se-Priangan Timur serta para pemangku kepentingan sektor jasa keuangan.
Pengukuhan ini menjadi penanda strategis bagi penguatan fungsi pengawasan, perlindungan konsumen, serta pengembangan industri jasa keuangan di wilayah Priangan Timur yang memiliki potensi ekonomi cukup besar, khususnya sektor UMKM, perbankan, dan lembaga keuangan non-bank.
Dalam sambutannya, Nova Hermawati menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan mengedepankan prinsip integritas, transparansi, dan profesionalisme. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara OJK, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pelaku industri keuangan guna menciptakan ekosistem keuangan yang sehat dan berkelanjutan.
“OJK Tasikmalaya akan hadir tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong inklusi dan literasi keuangan,” ujar Nova.
Acara tersebut turut dihadiri perwakilan pemerintah daerah kabupaten/kota se-Priangan Timur, unsur TNI-Polri, pimpinan instansi vertikal, perbankan, serta tokoh masyarakat. Kehadiran Muspida mencerminkan dukungan kuat terhadap peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor keuangan daerah sekaligus melindungi masyarakat dari praktik keuangan ilegal.
Sejumlah kepala daerah yang hadir berharap kepemimpinan Nova Hermawati dapat memperkuat koordinasi antara OJK dan pemerintah daerah, khususnya dalam pengawasan lembaga keuangan, penanganan investasi bodong, pinjaman ilegal, serta penguatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha lokal.
Dengan dilantiknya Nova Hermawati sebagai Kepala OJK Tasikmalaya, diharapkan OJK semakin adaptif menjawab tantangan dinamika ekonomi regional, sekaligus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan sektor jasa keuangan yang inklusif, aman, dan berdaya saing di wilayah Priangan Timur.
Reporter Robi Darwis






















