MCNNEWS.ID
Kepadatan lalu lintas di Kota Bandung, khususnya di wilayah pusat kota, kawasan perbelanjaan, dan tempat wisata masih terlihat tinggi pada hari pertama tahun 2026, Kamis 1 Januari 2026. Meskipun masa puncak perayaan pergantian tahun telah berlalu, antusiasme para pengunjung yang datang ke Kota Kembang belum menunjukkan penurunan yang signifikan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Hendra Rochmawan menyampaikan, berdasarkan pengamatan di lapangan, lalu lintas kendaraan di dalam kota masih ramai, khususnya di beberapa persimpangan lampu merah.
“Keamanan saat ini kita fokuskan di lokasi pusat keramaian, tempat wisata, serta penginapan. Meskipun hari ini Kamis 1 Januari 2026, pengunjung dari luar kota masih berada di Bandung. Untuk sektor hotel, tingkat okupansi saat ini masih melebihi 60%,” kata Hendra pada Kamis 1 Januari 2026.
Hendra memperkirakan, kepadatan ini masih akan terus berlangsung hingga akhir pekan. Puncak arus balik pengunjung ke Jakarta diperkirakan terjadi dalam dua tahap, yaitu Jumat 2 Januari 2026 dan Senin 5 Januari 2026.
Mengenai pengelolaan keramaian di jalur wisata, Hendra menyoroti kawasan Ciwidey dan Lembang yang menjadi tujuan utama para pengunjung. Polda Jawa Barat menerapkan sistem satu arah secara situasional dengan durasi yang telah ditentukan.
“Untuk Ciwidey karena masih banyak diminati, pada jam-jam tertentu kami melakukan satu arah. Kami menghitung efisiensinya sekitar 20 hingga 30 menit. Kemarin sempat kami coba, jika lebih dari 30 menit masyarakat mulai gelisah, jadi kami menggunakan waktu yang efisien tersebut agar antrean tidak terlalu panjang,” katanya.
Untuk jalur tol, sampai saat ini pihak kepolisian belum menerapkan sistem satu arah sepenuhnya, melainkan hanya contra flow (lawan arus) dengan mengambil satu atau dua lajur yang dianggap masih efektif dalam mengurangi kemacetan.
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudi Setiawan dan Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih ikut merayakan pergantian tahun di kawasan Jalan Asia Afrika Bandung. “Hari ini kami hadir berdua untuk melayani seluruh masyarakat yang ada di Kota Bandung yang hadir di Jalan Asia Afrika ini,” kata Rudi Setiawan di lokasi.
Rudi menekankan, prioritas utama TNI-Polri adalah memastikan warga dapat merayakan perayaan pergantian tahun dengan rasa aman, baik dalam hal keselamatan jiwa maupun keamanan properti. Mereka juga aktif memberikan informasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah keselamatan di tengah keramaian.
Kapolda III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih mengajak masyarakat tidak hanya bersuka cita, tetapi juga melakukan refleksi. “Perubahan tahun ini bukan sesuatu yang istimewa. Kita perlu mengevaluasi diri, semoga pada tahun mendatang kita semua bisa menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan kepadatan memang terjadi di beberapa titik karena banyak orang yang datang ke Kota Bandung untuk merayakan tahun baru, namun tidak ada kejadian yang mencolok. “Alhamdulillah suasana meriah tetapi kondusif. Kami juga berkoordinasi bersama Pak Kapolda dan Pak Pangdam. Seperti yang telah disimpulkan tadi, suasana ramai, kondusif, dan dapat terkendali dengan baik,” katanya.
Doa bersama
Sementara itu, doa bersama dan peringatan 2025 menjadi ciri dari pergantian malam tahun baru di kompleks Pemerintah Kota Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Rabu 31 Desember 2025 malam. Kegiatan diselenggarakan secara sederhana dengan menekankan kondusivitas di Kota Cimahi.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyatakan, seluruh komponen dikerahkan untuk memastikan keamanan warga tetap terjaga, khususnya di tempat-tempat rawan kerumunan dan potensi pelanggaran ketertiban. Kerja sama lintas institusi dilakukan agar Kota Cimahi berada dalam kondisi terkendali selama malam pergantian tahun tersebut.
“Kita bersama-sama memohon keselamatan bagi warga Cimahi dan bangsa Indonesia. Yang paling penting adalah menjaga agar Cimahi tetap aman, teratur, dan tidak terjadi kejadian yang tidak diharapkan,” katanya.
Upacara doa bersama juga diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mengisi malam pergantian tahun. Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan bahwa bencana telah menimpa beberapa wilayah Kabupaten Bandung dan daerah lainnya beberapa waktu lalu.
“Negara sedang berduka. Saudara-saudara di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mengalami kejadian tak terduga. Warga Kabupaten Bandung juga mengalami musibah, khususnya di wilayah Arjasari. Oleh karena itu, kami menyelenggarakan doa bersama,” kata Dadang saat melakukan pemantauan pada malam Jumat 31 Desember 2025. (Hendro Husodo, Mochamad Iqbal Maulud, Ririn Nur Febriani, Satira Yudatama)***
Penulis
Shanny Ratman adalah seorang wirausahawan dan pengelola media yang telah menekuni dunia usaha sejak 1997. Berstatus menikah, ia memulai karier sebagai Captain Restaurant di Inasuki Japanese Restaurant, Bandung. Tahun 1999, ia merintis usaha kuliner dengan berjualan makanan Eropa di kawasan Cibadak, Bandung, lalu pada 2001 membuka warung makan di Ciamis.
Pengalamannya berkembang ke bidang event organizer sebagai crew EO di Bandung sejak 2015. Pada 2018, ia mengikuti pelatihan entrepreneur bersama EntrepreneurID secara online dan menjalankan bisnis online hingga 2020. Tahun 2022, ia kembali ke Ciamis untuk mengembangkan bisnis kuliner, dan sejak 2023 aktif berkolaborasi membuka usaha kuliner yang terus berjalan hingga kini.
Selain itu, sejak 2025 Shanny turut membangun dan mengelola portal berita mcnnews.id sebagai admin. Dengan pengalaman di bidang kuliner, event, bisnis digital, dan media, ia dikenal sebagai pribadi adaptif, konsisten, dan berorientasi pada kolaborasi serta pengembangan usaha berkelanjutan.






























