MCNNEWS.ID,SAMARINDA
Lebih dari 100.000 pengunjung mengisi kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara selama liburan Natal dan Tahun Baru 2025, yang bersamaan dengan kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang melakukan peninjauan terhadap berbagai proyek infrastruktur penting di calon ibu kota politik negara tersebut.
Peningkatan jumlah pengunjung ini menjadi momen penting bagi IKN yang kini mulai berubah perannya, bukan hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan, tetapi juga menjadi tujuan wisata baru bagi masyarakat Kalimantan Timur dan Indonesia.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, yang ikut serta dalam kunjungan dua hari Wakil Presiden Gibran pada 30-31 Desember 2025, menyampaikan bahwa kemajuan pembangunan infrastruktur penting di wilayah tersebut terus berlangsung secara dinamis dan sesuai dengan arah kebijakan nasional.
“Alhamdulillah,minat masyarakat yang datang ke IKN sangat besar. Selama liburan Nataru 2025, jumlah pengunjung mencapai lebih dari 100 ribu orang, baik dari Kalimantan Timur maupun berbagai wilayah lain di Indonesia,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (31/12/2025).
Pada hari pertama kunjungan, Wakil Presiden Gibran bersama istrinya Selvi Ananda mengunjungi perkembangan pembangunan Masjid Raya Nusantara, Gereja Basilika di Wilayah Peribadatan, serta Plaza Kerukunan.
Kunjungan dilanjutkan ke Istana Wakil Presiden yang dinamai Huma Betang Umai, yang berarti Rumah Panjang Induk sebagai simbol dari nilai-nilai kerja sama dalam arsitektur khas Kalimantan.
Di hari kedua, fokus peninjauan berada pada berbagai fasilitas umum dan ekonomi, termasuk lokasi proyek pembangunan pasar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), sekolah terpadu dengan standar internasional (SD, SMP, dan SMA) IKN, Pasar Rebo Sukaraja di Sepaku, serta Jalan Bypass Pasar Sepaku yang telah beroperasi sejak Maret 2025.
Tidak ketinggalan, rombongan juga mengunjungi Sekolah Menengah Atas Taruna Nusantara sebagai bagian dari penilaian kesiapan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.
Rudy menekankan bahwa pengembangan infrastruktur ekonomi dan pendidikan merupakan dasar yang sangat penting dalam menciptakan kota masa depan yang inklusif dan kompetitif.
Menurutnya, kehadiran pasar dan sekolah unggulan menunjukkan adanya pembangunan yang memperhatikan kebutuhan masyarakat serta mempersiapkan tenaga kerja yang berkualitas.
Kemudian, ia juga menyoroti antusiasme masyarakat yang membanjiri KIPP IKN selama masa liburan panjang.
Rudy menganggap antusiasme tinggi pengunjung menunjukkan bahwa IKN mulai memikat masyarakat sebagai tujuan wisata baru.
“Orang yang berkunjung hari ini pasti beruntung karena dapat bertemu langsung dengan Wakil Presiden Gibran. Hal ini menunjukkan bahwa IKN mulai menjadi salah satu tujuan wisata baru bagi masyarakat Kalimantan Timur dan Indonesia,” ujarnya.
Selanjutnya, ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung percepatan pembangunan IKN, sesuai dengan penentuan IKN sebagai ibu kota politik Republik Indonesia pada tahun 2028 sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 mengenai Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, kami yakin IKN mampu menjalankan perannya sebagai ibu kota politik pada tahun 2028,” ujarnya.
Sebagai informasi, kunjungan kerja ini diikuti oleh beberapa pejabat tinggi, antara lain Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Timur. Wakil Presiden Gibran bersama rombongan kemudian kembali ke Jakarta menggunakan pesawat khusus kepresidenan Boeing NG TNI AU.






















