CIAMIS, MCNNEWS.ID – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis menyelenggarakan Seminar Pendidikan dan Lomba Microteaching dengan mengusung tema “Mendidik dengan Cinta dan Keteladanan.”
Tema ini diangkat sebagai respon atas maraknya kasus kekerasan di dunia pendidikan yang belakangan sering mencuat, termasuk kasus Cimarga yang ramai diperbincangkan.
Melalui kegiatan ini, HMPS INU Ciamis berupaya menguatkan nilai humanis dalam pembelajaran agar guru dan calon guru mampu menghadirkan pendidikan yang aman, beretika, dan penuh keteladanan.
Tatang selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa seminar ini menjadi ruang refleksi dan pembekalan bagi calon pendidik agar terhindar dari pola didik yang bertentangan dengan nilai pedagogis. ‘Guru adalah teladan, dan pendidikan harus lahir dari cinta, bukan kekerasan,’ ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber kompeten, yaitu:
Aris Fauzin, S.E.I., M.H. sebagai penyuluh agama islam kementrian agama kabupaten Ciamis, Ujang Imamul Muttaqin, S.Pd., M.Pd. sebagai Dosen PAI Institut Nahdatul Ulama dan Dr. H. Rahmat Hidayat sebagai pengawasan pendidikan madrasah.
Para pemateri akan membahas paradigma pendidikan modern, etika guru, pendekatan pembelajaran humanis, hingga strategi menciptakan kelas yang ramah dan berkarakter.
Melalui seminar dan lomba microteaching ini, HMPS INU Ciamis berharap bisa melahirkan calon-calon pendidik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter lembut, bijaksana, dan mampu menjadi teladan bagi peserta didiknya.
Reporter Ilham Hidayat
Editor Shanny R

















































