Kamis, April 30, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berita
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta Jadi Sorotan, DPR Desak Evaluasi Total Sistem Pengawasan Daycare

shanny ratman Oleh shanny ratman
30/04/2026
in Nasional
Waktu Membaca:4 menit membaca
A A
0
Daycare

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq. Foto: Arief/Alma

0
Dibagikan
1
Dilihat
Berbagi di FacebookBerbagi di TwitterBerbagi di WhatsappBerbagi di Telegram
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Aysyilla Naila Sari

Aysyilla Naila Sari Jadi Jemaah Haji Termuda Embarkasi Surabaya, Berangkat ke Tanah Suci di Usia 15 Tahun

30/04/2026

MCNNEWS.ID – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, memicu perhatian luas publik dan menjadi alarm serius terhadap sistem layanan penitipan anak di Indonesia. Dugaan penganiayaan yang melibatkan puluhan anak dan balita itu dinilai tidak sekadar persoalan tindak kriminal individu, tetapi mencerminkan lemahnya pengawasan, regulasi, dan tata kelola daycare di tanah air.

Peristiwa ini kembali membuka diskusi besar mengenai keamanan fasilitas penitipan anak yang kini semakin dibutuhkan masyarakat, terutama keluarga pekerja di wilayah perkotaan. Seiring meningkatnya ketergantungan orang tua terhadap layanan daycare, negara dinilai perlu hadir lebih kuat untuk memastikan perlindungan anak berjalan optimal.

Baca juga : 100 kuliner indonesia terbaik versi tasteatlas 2026

Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq, menilai kasus tersebut harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan daycare di Indonesia.

Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha Jadi Perhatian Publik

Kasus dugaan penganiayaan di Daycare Little Aresha di wilayah Yogyakarta kini menjadi perhatian nasional setelah aparat penegak hukum menetapkan 13 orang sebagai tersangka. Para tersangka terdiri dari pimpinan lembaga hingga staf pengasuh yang diduga terlibat dalam praktik kekerasan terhadap anak.

Berdasarkan laporan awal, sebanyak 53 anak diduga mengalami perlakuan tidak manusiawi dari total 103 anak yang tercatat sebagai peserta penitipan di daycare tersebut. Dugaan kekerasan yang terungkap pun memicu keprihatinan publik karena melibatkan tindakan yang dianggap melampaui batas kemanusiaan.

Baca juga : zuhrotul laila nabiha ahmad berhasil meraih juara pertama

Beberapa bentuk perlakuan yang dilaporkan antara lain anak diikat tangan dan kaki, tidak mendapatkan makanan dan minuman yang layak, hingga dibiarkan tidur tanpa alas hanya mengenakan popok. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai sistem pengawasan internal lembaga serta mekanisme kontrol dari pemerintah daerah maupun instansi terkait.

Kasus tersebut juga memperlihatkan adanya celah serius dalam proses pemantauan fasilitas pengasuhan anak yang selama ini terus berkembang di berbagai kota besar.

DPR Nilai Persoalan Tidak Berhenti pada Penangkapan Pelaku

Menurut Maman Imanulhaq, penanganan kasus tidak cukup hanya berhenti pada proses hukum terhadap pelaku. Ia menegaskan bahwa pemerintah perlu melakukan pembenahan sistemik agar kasus serupa tidak terus berulang di masa depan.

Ia menilai praktik kekerasan yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu menunjukkan adanya kelemahan dalam pengawasan dan minimnya standar operasional yang diterapkan.

“Jangan hanya tangkap pelaku di lapangan. Bongkar sistem yang membiarkan ini terjadi dan evaluasi total fasilitas layanan daycare,” tegas Maman.

Pernyataan tersebut menyoroti pentingnya pengawasan berlapis terhadap fasilitas penitipan anak. Selain penindakan hukum, negara dinilai harus memiliki instrumen pencegahan yang mampu mendeteksi pelanggaran lebih dini.

Baca juga : dugaan iuran bpjs pegawai desa kalijati kecamatan sidamulih

Dalam konteks ini, keberadaan standar operasional prosedur, kompetensi tenaga pengasuh, serta audit berkala terhadap lembaga daycare menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.

Tingginya Ketergantungan Keluarga pada Daycare

Fenomena meningkatnya penggunaan daycare tidak dapat dipisahkan dari perubahan sosial dan ekonomi masyarakat. Banyak keluarga modern, terutama pasangan pekerja, kini mengandalkan fasilitas penitipan anak sebagai solusi pengasuhan selama jam kerja.

Namun, meningkatnya kebutuhan tersebut belum sepenuhnya diimbangi oleh sistem pengawasan yang kuat. Di satu sisi, orang tua mempercayakan keamanan anak kepada lembaga penitipan. Di sisi lain, tidak semua daycare memiliki standar layanan yang memadai.

Baca juga : profil lengkap kabupaten ciamis

Maman menilai kondisi ini menciptakan ironi besar. Orang tua menitipkan anak dengan harapan mendapatkan perlindungan dan pengasuhan yang baik, tetapi justru menghadapi risiko kekerasan apabila sistem pengawasan tidak berjalan efektif.

Ia menyebut kasus ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan publik.

Ketika kebutuhan daycare meningkat, pemerintah dinilai harus memastikan bahwa seluruh fasilitas pengasuhan memenuhi syarat legalitas, keamanan, dan kelayakan operasional.

Lemahnya Pengawasan dan Perizinan Daycare Jadi Sorotan

Persoalan lain yang disoroti adalah lemahnya sistem perizinan serta minimnya standar kompetensi tenaga pengasuh. Banyak daycare tumbuh pesat tanpa pengawasan ketat sehingga kualitas layanan menjadi tidak merata.

Menurut data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, hanya sekitar 30,7 persen layanan daycare di Indonesia yang memiliki izin operasional resmi.

Angka tersebut menunjukkan bahwa masih banyak fasilitas penitipan anak yang beroperasi di area abu-abu secara administratif. Kondisi ini berpotensi membuka peluang terjadinya pelanggaran hak anak karena lemahnya kontrol.

Baca juga : mengenal lebih dekat kabupaten ciamis

Ketidakhadiran regulasi yang kuat juga membuat proses evaluasi sulit dilakukan secara berkala. Tanpa sistem monitoring yang jelas, pemerintah akan kesulitan mendeteksi praktik pengasuhan yang tidak sesuai standar.

Situasi tersebut memperlihatkan bahwa persoalan daycare bukan hanya menyangkut kualitas layanan, tetapi juga menyentuh aspek perlindungan anak secara menyeluruh.

DPR Dorong Evaluasi Nasional Sistem Daycare

Komisi VIII DPR RI berencana mendorong pemerintah memperketat regulasi terkait layanan penitipan anak. Evaluasi nasional terhadap tata kelola daycare dianggap penting agar fasilitas pengasuhan benar-benar aman bagi anak.

Langkah yang dinilai mendesak meliputi peningkatan standar operasional, sertifikasi tenaga pengasuh, inspeksi berkala, hingga sistem pelaporan yang mudah diakses masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga didorong untuk membuat basis data daycare nasional agar setiap lembaga dapat terpantau secara administratif maupun kualitas layanan.

Penguatan regulasi menjadi kebutuhan mendesak karena pertumbuhan daycare diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

Baca juga : susi pudjiastuti menargetkan bank bjb

Jika pengawasan tidak diperbaiki sejak sekarang, risiko kasus serupa berpotensi kembali terjadi di berbagai daerah.

Kasus Daycare Little Aresha menjadi pengingat bahwa perlindungan anak tidak hanya berbicara soal hukuman bagi pelaku, tetapi juga tentang bagaimana negara membangun sistem yang aman, transparan, dan bertanggung jawab.

Dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap daycare, kehadiran regulasi yang tegas menjadi syarat utama agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Penulis : shanny ratman
Editor : tim mcnnews.id
Sumber berita : https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Kasus-Kekerasan-Anak-di-Daycare-Jogja-Cerminkan-Kegagalan-Sistem-Bongkar-dan-Evaluasi-64879


Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Follow Instagram MCNNEWS.ID
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook


Tags: daycaredaycare Indonesiadaycare Little AreshaDPR RIkekerasan anakKomisi VIII DPRMaman Imanulhaqpenitipan anakperlindungan anakYogyakarta
Berita Sebelumnya

Borneo FC Kudeta Persib Bandung di Puncak Klasemen BRI Super League 2025/2026, Persaingan Juara Kian Memanas

Berita Berikutnya

Aysyilla Naila Sari Jadi Jemaah Haji Termuda Embarkasi Surabaya, Berangkat ke Tanah Suci di Usia 15 Tahun

shanny ratman

shanny ratman

Shanny Kuswardi Ratman merupakan praktisi media digital dan pengelola portal berita yang aktif dalam pengembangan konten informatif, SEO berita, serta sistem newsroom berbasis WordPress. Berfokus pada penguatan kualitas publikasi digital, ia memiliki minat pada pengelolaan media online, strategi distribusi berita, dan optimalisasi konten untuk platform pencarian serta Google Discover. Dengan pengalaman di dunia publikasi digital, terus mendorong penyajian informasi yang cepat, akurat, dan relevan bagi pembaca.

Berita Terkait

Aysyilla Naila Sari

Aysyilla Naila Sari Jadi Jemaah Haji Termuda Embarkasi Surabaya, Berangkat ke Tanah Suci di Usia 15 Tahun

30/04/2026
Berita Berikutnya
Aysyilla Naila Sari

Aysyilla Naila Sari Jadi Jemaah Haji Termuda Embarkasi Surabaya, Berangkat ke Tanah Suci di Usia 15 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil

IKUTI KAMI

  • 5k Fans
  • 2k Followers
  • 3.6k Followers
  • 62.5k Subscribers
  • Sedang Tren
  • Komentar
  • Terbaru
data pengguna media sosial Indonesia

Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

26/08/2025
Dapur MBG

Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

01/04/2026
PGRI Ciamis

PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

24/09/2025
KPM menjerit bansos dipotong

KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

17/11/2025
Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

2
3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

2
kopi tanpa gula

Kopi Hitam Tanpa Gula Minuman Sederhana dengan Segudang Manfaat bagi Kesehatan

2
Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

2
Aysyilla Naila Sari

Aysyilla Naila Sari Jadi Jemaah Haji Termuda Embarkasi Surabaya, Berangkat ke Tanah Suci di Usia 15 Tahun

30/04/2026
Daycare

Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta Jadi Sorotan, DPR Desak Evaluasi Total Sistem Pengawasan Daycare

30/04/2026
Borneo FC

Borneo FC Kudeta Persib Bandung di Puncak Klasemen BRI Super League 2025/2026, Persaingan Juara Kian Memanas

29/04/2026
Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti Masuk Bank BJB, Targetkan Ambil Alih Pasar Pinjol di Jawa Barat

29/04/2026

BERITA TERBARU

Aysyilla Naila Sari

Aysyilla Naila Sari Jadi Jemaah Haji Termuda Embarkasi Surabaya, Berangkat ke Tanah Suci di Usia 15 Tahun

30/04/2026
Daycare

Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta Jadi Sorotan, DPR Desak Evaluasi Total Sistem Pengawasan Daycare

30/04/2026
Borneo FC

Borneo FC Kudeta Persib Bandung di Puncak Klasemen BRI Super League 2025/2026, Persaingan Juara Kian Memanas

29/04/2026
Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti Masuk Bank BJB, Targetkan Ambil Alih Pasar Pinjol di Jawa Barat

29/04/2026

BERITA TERPOPULER

  • data pengguna media sosial Indonesia

    Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara

MCNNews.id | Media Cinta Nusantara adalah portal berita online bagian dari MCN Group yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya, dengan semangat “Mengabarkan Kebenaran, Menyatukan Nusantara.”

IKUTI SOSMED KAMI

INFORMASI

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

Media Berita

  • Kabarniaga.com
  • MCN Update
  • Fokusjabar.id
  • Dejurnal.com
  • Portaloka.id
  • Kondusif.com
  • Lenterajabar.com

ALAMAT REDAKSI

MCN News.ID – Media Cinta Nusantara
Alamat Redaksi: Jl. Ahmad Yani no 73 Kec. Ciamis
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46211
Telp/WA: +62 838-7470-5999
Email: redaksi@mcnnews.id

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service