Di tengah persaingan ketat dengan jaringan minimarket lain seperti Indomaret, Alfamart tetap berhasil mempertahankan posisinya.
Salah satu kunci keberhasilannya adalah kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman dan teknologi.
Djoko Susanto memahami bahwa perilaku konsumen terus berubah, terutama di era digital. Oleh karena itu, Alfamart mulai mengembangkan layanan belanja online melalui platform Alfagift dan AlfaOnline.
Konsumen kini bisa berbelanja kebutuhan harian dari rumah dengan sistem pengantaran langsung atau pick up di gerai terdekat.
Selain itu, Alfamart juga memanfaatkan big data untuk memahami tren belanja pelanggan, meningkatkan pengalaman konsumen, dan menyesuaikan strategi promosi.
Pendekatan berbasis data inilah yang membuat Alfamart mampu terus relevan di tengah persaingan retail modern yang dinamis.






















