Tahun baru tinggal menghitung jam saja. Selain membuat resolusi, salah satu kebiasaan dalam menyambutnya adalah dengan meledakkan kembang api. Setiap tahun, kembang api dinyalakan dengan sangat meriah, menampilkan warna-warna indah dan suara ledakan yang saling bersahutan.
Pertanyaannya, Mengapa tahun baru selalu dikaitkan dengan kembang api? Apakah hanya untuk memeriahkan malam pergantian tahun? Mari, jawab semua pertanyaanmu dengan membaca artikel ini!
Mengapa tahun baru selalu dikaitkan dengan kembang api?
Penggunaan kembang api sebagai cara untuk memeriahkan pergantian tahun diyakini berasal dari perayaan Tahun Baru Imlek. Menurut mitos, kembang api yang mengeluarkan warna merah dan cahaya terang digunakan untuk melindungi manusia dari serangan makhluk tak kasat mata. Dikisahkan bahwa makhluk tersebut bersembunyi di kegelapan.
Tradisi ini kemudian diadopsi untuk merayakan malam Tahun Baru Masehi di berbagai belahan dunia. Menyalakan kembang api pada malam pergantian tahun dianggap mampu mengusir bahaya yang mengancam selama masa peralihan, menurut laporan. Live Science. Tujuan dari meledakkan kembang api pada malam pergantian tahun mirip dengan memainkan genderang atau menghasilkan suara-suara lainnya.
Namun, tradisi menyalakan kembang api di wilayah Barat disebut telah berkembang secara mandiri, meskipun berakar pada tradisi Tiongkok. Hal ini sesuai dengan penjelasan Anthony Aveni, seorang astronom dan antropolog dari Colgate University New York dalam sumber yang sama.
Keributan kembang api sebagai tanda perayaan Kembang api sebagai lambang pesta Kembang api sebagai tanda merayakan Kembang api sebagai simbol suatu pesta Kembang api sebagai ciri dari perayaan Kembang api sebagai tanda kebahagiaan Kembang api sebagai wujud perayaan Kembang api sebagai simbol pesta Kembang api sebagai tanda kesenangan Kembang api sebagai alat untuk merayakan
Meskipun sering dikaitkan dengan tahun baru, pada kenyataannya kembang api juga digunakan dalam berbagai perayaan lainnya. Warna yang menarik serta pola-pola indahnya memiliki makna yang berbeda dalam setiap upacara.
Di Tiongkok, kembang api digunakan sebagai alat untuk mengusir roh saat menyambut Tahun Baru Imlek. Selain itu, kembang api juga menjadi bagian dari perayaan di Amerika Serikat dalam memperingati Hari Kemerdekaan pada 4 Juli. Di Jepang, sifat kembang api yang sekilas mengingatkan pada tradisi untuk mengenang leluhur.
Di sisi lain, di Prancis, kembang api sering digunakan dalam perayaan Hari Bastille. Biasanya kembang api dinyalakan dekat landmark terkenal seperti Menara Eiffel sebagai bentuk penghormatan terhadap Revolusi Prancis dan untuk mengingatkan pada nilai-nilai kebebasan. Di India, kembang api juga dimanfaatkan dalam Festival Diwali. Terangnya api kembang api melambangkan kemenangan cahaya atas kegelapan dan kebaikan atas kejahatan, menurut laporan. Epic Fireworks.
Tradisi perayaan tahun baru selain menyalakan kembang api
Alasan mengapa tahun baru sering dikaitkan dengan kembang api tidak membuatnya menjadi satu-satunya cara untuk merayakan pergantian tahun. Di beberapa negara juga terdapat tradisi unik lainnya yang khusus dilakukan dalam menyambut tahun baru. Apa saja tradisi tersebut?
-
Mencium kekasih
Tradisi ini dilakukan dengan maksud untuk mendatangkan keberuntungan. Mencium pasangan pada malam pergantian tahun baru juga bisa membuat seseorang semakin dekat dengan orang-orang yang mendukungnya.
-
Menyanyikan Auld Lang Syne
Auld Lang Syne adalah sebuah puisi asal Skotlandia. Tradisi ini umum dilakukan di negara-negara yang berbahasa Inggris. Auld Lang Syne bermakna masa lalu yang telah berlalu, menurut laporanHistory.
-
Menjatuhkan bola raksasa
Tradisi ini dimulai pada peralihan tahun 1907 ke 1908. Tradisi melemparkan bola raksasa di New York berasal dari kebiasaan melemparkan bola besar di atas menara pengamatan pada jam tertentu guna membantu kapten kapal yang sedang berlayar mengetahui waktu.
-
Menulis resolusi
Banyak orang menganggap bahwa membuat resolusi sudah ada sejak zaman Mesopotamia kuno. Pada masa Babilonia kuno, resolusi dibuat pada bulan Maret selama Festival Tahun Baru yang berlangsung selama 12 hari yang dikenal sebagai Akitu. Selain menulis perbaikan diri, resolusi pada masa itu juga mencakup janji kepada raja yang sedang memimpin, seperti yang dilaporkan.Live Science.
Mengapa tahun baru selalu dikaitkan dengan kembang api memiliki makna filosofis tertentu. Selain itu, penggunaan kembang api sebagai simbol perayaan juga memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar memperindah suasana.
|
Question |
Answer |
|---|---|
|
Mengapa Tahun Baru selalu dikaitkan dengan kembang api? |
Karena kembang api menggambarkan perayaan, harapan baru, dan semangat menyambut tahun yang baru. |
|
Sejak kapan mercon digunakan dalam perayaan Tahun Baru? |
Tradisi ini telah ada selama berabad-abad, bermula dari Tiongkok kuno. |
|
Mengapa kembang api dinyalakan tepat tengah malam? |
Karena tengah malam merupakan momen resmi peralihan tahun. |
Mengapa Tahun Baru Jatuh pada 1 Januari? Ini Ceritanya Asal Usul Mengonsumsi 12 Anggur Hijau di Malam Tahun Baru






















