Peta persaingan di puncak peringkat klasemenSuper League2025/2026 semakin memanas. Persib Bandung menduduki puncak klasemen setelah menggulingkan Borneo FC setelah meraih kemenangan atas PSM Makassar dengan skor 1-0 pada Sabtu, 27 Desember 2025.
Kemenangan yang diraih dalam pertandingan tunda pekan kedelapan di hadapan para pendukungnya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) membuat Persib menduduki puncak klasemen karena nilainya sama dengan Borneo dengan keunggulanhead-to-headPada pertemuan mereka pada 5 Desember, Maung Bandung berhasil mengalahkan dengan skor 3-1.
Borneo sebelumnya berada di puncak klasemen setelah meraih kemenangan berturut-turut dalam 11 pertandingan awal. Namun, setelah kalah 0-1 dari Bali United pada 30 November 2025, mereka tidak berhasil memenangkan tiga laga berikutnya dan hanya mampu mengumpulkan satu poin.
Tim yang dikenal sebagai Pesut Etam sebenarnya memiliki kesempatan untuk kembali berada di puncak klasemen jika mampu meraih tiga poin saat menghadapi tim tuan rumah Malut United, setelah pertandingan Persib. Namun, mereka kalah dengan skor 2-3 setelah kebobolan di masa tambahan waktu.
Peringkat ketiga dan keempat diisi oleh Persija Jakarta serta Malut United dengan masing-masing meraih 32 dan 31 poin setelah memperoleh kemenangan dalam pertandingan tunda pekan kedelapan. Dari total poin empat tim di puncak klasemen, tidak ada tim yang unggul jauh karena hanya terpaut tiga poin dari tim teratas dan peringkat empat.
Seorang pengamat sepak bola dari Bandung, Riphan Pradipta, menyatakan bahwa keempat tim unggulan tersebut memiliki peluang besar untuk menjadi juara Super League musim ini. Menurutnya, pada babak kedua nanti, empat tim tersebut akan saling bersaing sengit dalam perburuan gelar.
“Untuk paruh kedua nanti sepertinya persaingannya sudah bisa diprediksi, tim-tim yang berada di peringkat satu hingga empat saat ini, Persib Bandung, Persija Jakarta, Borneo, dan Malut,” kata Riphan kepadaTempo, Senin, 29 Desember 2025.
Selanjutnya, Riphan menilai secara mendalam, Persija memang diunggulkan untuk menjadi juara pada akhir musim nanti. Tim yang dikenal dengan julukan Macan Kemayoran ini memiliki kualitas pemain yang seimbang, baik pemain utama yang sering dimainkan sebagai starter maupun pemain cadangan. “Kualitas pemainnya seimbang, pemain cadangannya juga bagus, seperti Andritany (Ardhiyasa) hingga Witan Sulaiman,” ujarnya.
Selain itu, tim yang dilatih oleh Mauricio Souza memiliki keuntungan karena hanya berlaga di ajang Super League pada musim ini. Hal ini berbeda dengan Persib yang tampil dalam dua kompetisi, yaitu Super League dan AFC Champions League II (Liga Champions Asia II). “Persija bagus karena mereka tidak terlibat dalam kompetisi Asia,” katanya.
Menurut Riphan, Persib perlu kembali membeli pemain yang memiliki kemampuan setara dengan pemain inti saat ini. Hal ini menjadi cara untuk menghadapi jadwal yang padat yang harus dijalani tim yang dilatih oleh Bojan Hodak. Dalam kompetisi tingkat Asia, mereka berhasil melangkah ke babak 16 besar. Di sisi lain, mereka juga terlibat dalam persaingan untuk gelar Super League.
“Resikonya Persib nanti ada di jadwal-jadwal sulit seperti di ACL dan liga, jika bisa mendapatkan pemain baru yang mampu memperkuat kedalaman skuad ini, kemungkinannya tetap berada di peringkat satu atau dua,” katanya.
Dua tim lain yang juga memiliki kesempatan untuk memenangkan trofi Super League adalah Borneo dan Malut. Namun, menurut Riphan, kedua tim tersebut perlu mampu menjaga konsistensinya pada putaran kedua nanti. “Jika Malut…”core-nya, ada seperti Persib musim lalu, ada di Ciro (Alves), Tyronne (del Pino) juga David da Silva yang mana kita belum tahu nih nanti di pertandingan 20 ke atas, apakah kondisi kakinya masih sehat sampai akhir musim atau tidak,” katanya.
Dengan mempertimbangkan kedalaman pemain dan jadwal pertandingan tim, ia menyatakan bahwa laga Persib melawan Persija yang direncanakan berlangsung di Stadion GBLA pada 11 Januari mendatang, akan menjadi seperti pertandingan final. “Saya memperkirakan peluangnya ada di Persib dan Persija, di akhir-akhirrace “kedua tim tersebut yang akan bersaing memperebutkan gelar juara,” katanya.
Persija, menurutnya, membutuhkan syarat tertentu agar bisa bermain di Jakarta saat menjalani laga kandang. Menurut Riphan, Jordi Amat dan rekan-rekannya harus meraih poin sempurna saat tampil di kandang.
“Persija akan bisa tampil di JIS (Jakarta International Stadium) atau di kandang terus, peluang juaranya besar,” ujar Riphan.
Menurut Riphan, jika Persija sering menggelar pertandingan kandang di luar kota karena JIS digunakan, hal ini dapat memengaruhi masa istirahat pemain. “Jadi, selama Persija mampu bermain di JIS, dan pemain dalam kondisi baik, Persija merupakan kandidat terkuat untuk menjadi juara musim ini.”
Laga-laga terakhir di babak pertama Liga Super 2025/2026 tinggal menyisakan dua pertandingan. Setelah itu, kompetisi akan berlanjut menuju babak kedua. Sebelumnya, klub-klub memiliki kesempatan untuk memperkuat susunan pemain dengan menghadirkan pemain baru melalui jendela transfer.





















