Minggu, Mei 3, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • Masuk
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berita
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
ADVERTISEMENT
Home Lingkungan Fauna Flora

Tanam Bakau, Pelihara Kepiting: Manfaat Alam yang Tak Pernah Sia-Sia

shanny ratman Oleh shanny ratman
28/12/2025
in Fauna Flora
Waktu Membaca:3 menit membaca
A A
0
0
Dibagikan
6
Dilihat
Berbagi di FacebookBerbagi di TwitterBerbagi di WhatsappBerbagi di Telegram
ADVERTISEMENT

MCNNEWS.IDDi tepi pantai yang damai di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, seorang pria berdiri sambil memandang hutan bakau yang hijau dan tumbuh subur di antara lumpur serta perubahan pasang surut air laut. Namanya Wiyatmoko. Ia bukan seorang pejabat atau pengusaha besar. Namun bagi sebagian masyarakat pesisir, ia adalah sosok yang menggabungkan cinta terhadap alam dengan tindakan nyata.

“Tanam pohon bakau, lindungi kepiting. Itu adalah kebaikan alam jika kita bersedia bertindak,” tulisnya dalam unggahan media sosial yang kini banyak disebarkan. Kalimat sederhana ini menjadi mantra bagi siapa pun yang percaya bahwa perubahan besar bisa dimulai dari tanah liat kecil di tepi laut.

Wiyatmoko, pengamat lingkungan yang lebih senang dipanggil “teman bakau”, telah menanam ribuan pohon di sepanjang garis pantai Tolitoli. Ia tidak bekerja sendirian. Di belakangnya terdapat teman-teman muda, para nelayan, serta siswa sekolah yang ia ajak untuk menanam sambil belajar.

“Kami tidak sedang mengerjakan proyek, hanya ingin meninggalkan sesuatu yang bisa berkembang setelah kami pergi,” katanya di sebuah kafe sederhana di kawasan Masjid Agung Al-Mubarak, Tolitoli, pada sore hari. Di meja, secangkir kopi yang dingin mulai berembun sementara matanya tetap menatap ke arah laut.

Berita Terkait

edit post
Ikan sapu-sapu

Alasan Ikan Sapu-Sapu Tidak Boleh Dilepasliarkan dan Mengapa Harus Dikendalikan Secara Serius

20/04/2026
edit post
5 Alasan Anjing Suka Menyembunyikan Makanan dan Mainannya

5 Alasan Anjing Suka Menyembunyikan Makanan dan Mainannya

12/02/2026
edit post
Kisah Dika, Bocah Viral yang Berani Tangkap Ular Tapi Takut ke Sekolah

Kisah Dika, Bocah Viral yang Berani Tangkap Ular Tapi Takut ke Sekolah

12/02/2026
edit post
Dampak deforestasi pada siklus air

Dampak deforestasi pada siklus air

10/02/2026

Di sebuah kabupaten kecil, di mana pantai menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, Wiyatmoko berpendapat bahwa ekosistem adalah warisan, bukan sekadar aset. Ia memahami betul bagaimana satu hektare hutan bakau mampu bertindak sebagai penghalang alami terhadap erosi dan menjadi tempat tinggal bagi ribuan makhluk laut.

Berdasarkan catatan komunitasnya, lebih dari seratus hektar daerah pesisir telah ditanami kembali dengan pohon bakau. Tidak ada dukungan finansial besar, tidak ada perayaan yang mewah. Semuanya berlangsung perlahan, tetapi konsisten—seperti cara alam bekerja.

“Jika satu orang menanam seribu pohon, dan seribu orang menanam satu pohon, hasilnya sama,” katanya dengan pelan. Prinsip sederhana ini menjadi landasan pergerakannya. Ia tidak menunggu kebijakan, tidak menantikan anggaran, hanya keyakinan bahwa kebaikan lingkungan selalu kembali kepada manusia.

ADVERTISEMENT

Di Tolitoli, nama Wiyatmoko mulai dikenal bukan karena pidatinya, melainkan karena jejak lumpur di kakinya. Di setiap akar bakau yang tumbuh, terdapat karya tangannya. Di setiap kepiting yang kembali ke sarangnya, ada bukti dari kesabarannya.

Wakil Bupati Tolitoli, Moh. Besar Bantilan, yang juga terkenal peduli terhadap lingkungan, menyebut Wiyatmoko sebagai “contoh kecil dari perubahan besar yang bisa muncul dari hati.” Pada kesempatan tertentu, ia mengatakan, “Wiyatmoko dan teman-temannya layak dihargai. Mereka tidak hanya menanam pohon, tetapi menanam kesadaran.”

Namun, pendekatan Bantilan dalam mencintai lingkungan sedikit berbeda. Sebagai seorang politisi yang juga seorang petani di waktu senggangnya, ia lebih memilih berkebun, menanam pohon buah, serta mengajarkan warga desa untuk memanfaatkan pekarangan rumah mereka. “Bagi saya, berkebun adalah meditasi. Nilainya sama dengan menanam bakau,” ujarnya.

Dua pendekatan ini—pohon bakau di pesisir dan kebun di darat—menggambarkan bahwa cinta terhadap bumi memiliki berbagai wujud. Di Tolitoli, rasa cinta itu tidak hanya berkembang di dalam laboratorium atau acara seminar, tetapi juga di tanah liat dan tanah, di akar serta daun yang terus berkembang.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pada percakapan malam itu, Wiyatmoko sempat mengenang masa kecilnya. Ia besar di tepi pantai, di mana setiap badai selalu membawa bahaya. “Dulu, rumah kami sering terendam air laut. Setelah pohon bakau tumbuh, lautan menjadi lebih ramah,” katanya sambil tersenyum.

Ia memahami bahwa perjuangan ini tidak akan berakhir di generasinya. Ia berharap, suatu saat nanti, Tolitoli dikenal bukan hanya karena keindahan lautnya, tetapi juga karena masyarakat yang menjaga laut dengan penuh kasih.

“Jika kita berhenti menanam, kita berhenti berharap,” ujarnya menyelesaikan percakapan. Kalimat itu terasa menggantung di udara, sederhana namun tajam, seperti akar bakau yang menembus lumpur untuk mencari kehidupan.

Di tengah perubahan iklim yang semakin tidak pasti, kisah seperti Wiyatmoko mengingatkan bahwa alam tidak meminta banyak—hanya sedikit kebaikan yang tulus. Dan di Tolitoli, di antara suara ombak dan aroma lumpur laut, kebaikan itu masih berkembang, perlahan namun pasti.***

Tags: alamekologikeanekaragaman hayatilingkunganpertanian
Berita Sebelumnya

Empat Negara Asia yang Akan Jadi Tujuan Wisata Paling Hits Tahun 2026, Termasuk Indonesia?

Berita Berikutnya

7 Penghalang Pikiran yang Sering Menyebabkan Kegagalan Bisnis dan Solusinya

shanny ratman

shanny ratman

Shanny Kuswardi Ratman merupakan praktisi media digital dan pengelola portal berita yang aktif dalam pengembangan konten informatif, SEO berita, serta sistem newsroom berbasis WordPress. Berfokus pada penguatan kualitas publikasi digital, ia memiliki minat pada pengelolaan media online, strategi distribusi berita, dan optimalisasi konten untuk platform pencarian serta Google Discover. Dengan pengalaman di dunia publikasi digital, terus mendorong penyajian informasi yang cepat, akurat, dan relevan bagi pembaca.

Berita Terkait

edit post
Ikan sapu-sapu

Alasan Ikan Sapu-Sapu Tidak Boleh Dilepasliarkan dan Mengapa Harus Dikendalikan Secara Serius

20/04/2026
edit post
5 Alasan Anjing Suka Menyembunyikan Makanan dan Mainannya

5 Alasan Anjing Suka Menyembunyikan Makanan dan Mainannya

12/02/2026
edit post
Kisah Dika, Bocah Viral yang Berani Tangkap Ular Tapi Takut ke Sekolah

Kisah Dika, Bocah Viral yang Berani Tangkap Ular Tapi Takut ke Sekolah

12/02/2026
edit post
Dampak deforestasi pada siklus air

Dampak deforestasi pada siklus air

10/02/2026
edit post
7 Fakta Menarik Burung Rajawali Totol, Sering Disebut Burung Bangkai!

7 Fakta Menarik Burung Rajawali Totol, Sering Disebut Burung Bangkai!

09/02/2026
edit post
6 Fakta Mengerikan Perang Semut yang Menggemparkan Dunia

6 Fakta Mengerikan Perang Semut yang Menggemparkan Dunia

09/02/2026
Berita Berikutnya
edit post
7 Penghalang Pikiran yang Sering Menyebabkan Kegagalan Bisnis dan Solusinya

7 Penghalang Pikiran yang Sering Menyebabkan Kegagalan Bisnis dan Solusinya

edit post
Itinerary Liburan Romantis di Starlight Cabin Lampung, Anggaran Rp 1,9 Juta

Itinerary Liburan Romantis di Starlight Cabin Lampung, Anggaran Rp 1,9 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil

IKUTI KAMI

  • 5k Fans
  • 2k Followers
  • 3.6k Followers
  • 62.5k Subscribers
  • Sedang Tren
  • Komentar
  • Terbaru
edit post
data pengguna media sosial Indonesia

Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

26/08/2025
edit post
Dapur MBG

Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

01/04/2026
edit post
PGRI Ciamis

PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

24/09/2025
edit post
KPM menjerit bansos dipotong

KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

17/11/2025
edit post
Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

2
edit post
3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

2
edit post
kopi tanpa gula

Kopi Hitam Tanpa Gula Minuman Sederhana dengan Segudang Manfaat bagi Kesehatan

2
edit post
Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

2
edit post
Momentum May Day 2026 di Ciamis dimaknai FARMACI

Momentum May Day 2026 di Ciamis, FARMACI Tekankan Solidaritas Buruh dan Kesadaran Sosial Generasi Muda

03/05/2026
edit post
jamaah haji

Puluhan Tahun Menanti, Akhirnya Ratusan Calon Jama’ah Haji Ciamis Diterbangkan

02/05/2026
edit post
Binokasih

Sejarah Mahkota Binokasih dari Kerajaan Galuh dan Tradisi Kirabnya

02/05/2026
edit post
Momentum May Day 2026 di Ciamis, FARMACI Tekankan Solidaritas Buruh dan Kesadaran Sosial Generasi Muda

Momentum May Day 2026 di Ciamis, FARMACI Tekankan Solidaritas Buruh dan Kesadaran Sosial Generasi Muda

01/05/2026

BERITA TERBARU

edit post
Momentum May Day 2026 di Ciamis dimaknai FARMACI

Momentum May Day 2026 di Ciamis, FARMACI Tekankan Solidaritas Buruh dan Kesadaran Sosial Generasi Muda

03/05/2026
edit post
jamaah haji

Puluhan Tahun Menanti, Akhirnya Ratusan Calon Jama’ah Haji Ciamis Diterbangkan

02/05/2026
edit post
Binokasih

Sejarah Mahkota Binokasih dari Kerajaan Galuh dan Tradisi Kirabnya

02/05/2026
edit post
Momentum May Day 2026 di Ciamis, FARMACI Tekankan Solidaritas Buruh dan Kesadaran Sosial Generasi Muda

Momentum May Day 2026 di Ciamis, FARMACI Tekankan Solidaritas Buruh dan Kesadaran Sosial Generasi Muda

01/05/2026

BERITA TERPOPULER

  • edit post
    data pengguna media sosial Indonesia

    Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara

MCNNews.id | Media Cinta Nusantara adalah portal berita online bagian dari MCN Group yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya, dengan semangat “Mengabarkan Kebenaran, Menyatukan Nusantara.”

IKUTI SOSMED KAMI

INFORMASI

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan

Media Berita

  • Kabarniaga.com
  • MCN Update
  • Fokusjabar.id
  • Dejurnal.com
  • Portaloka.id
  • Kondusif.com
  • Lenterajabar.com

ALAMAT REDAKSI

MCN News.ID – Media Cinta Nusantara
Alamat Redaksi: Jl. Ahmad Yani no 73 Kec. Ciamis
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46211
Telp/WA: +62 838-7470-5999
Email: redaksi@mcnnews.id

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service