MCNNEWS.IDTidak gampang untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Karena calon mahasiswa harus bersaing ketat agar bisa diterima di universitas yang diinginkan.
Karena biasanya terdapat banyak pendaftar di universitas ternama.
Jurusan-jurusan apa saja yang paling sulit ditembus dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dapat menjadi informasi tambahan bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar melalui jalur ini.
Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) merupakan cara masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) yang didasarkan pada prestasi akademik, seperti nilai rapor serta pencapaian di luar bidang akademik.
SNBP menggantikan SNMPTN dan bertujuan memberikan apresiasi terhadap pembelajaran menyeluruh dalam pendidikan menengah, dengan bobot nilai rapor paling sedikit 50 persen dan komponen pengembangan minat bakat maksimal 50 persen.
Peserta diwajibkan memiliki prestasi yang luar biasa, NISN, terdaftar dalam PDSS, serta memenuhi kriteria PTN yang dituju.
Misalnya dalam pendaftaran SNBP 2026, siswa dapat mengetahui jurusan-jurusan yang paling ketat selama SNBP tahun sebelumnya.
Setelah mengetahui jurusan yang paling ketat, siswa dapat memeriksa PTN (perguruan tinggi negeri) yang memiliki kapasitas besar untuk jurusan tersebut. Atau, yang memiliki jumlah peminat sedikit.
Panitia SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru) tahun ini mengumumkan 10 jurusan paling sulit dalam SNBP 2025.
Disebut paling ketat, karena jumlah peserta yang banyak sehingga diperlukan persaingan yang tinggi untuk bisa diterima.
Dengan mengetahui jurusan yang paling ketat, siswa kelas 12 SMA/SMK setara dapat mulai mempersiapkan diri. Misalnya, meningkatkan nilai akademik, prestasi, serta persiapan lainnya.
Selain itu, kamu juga perlu mengikuti Tes Kemampuan Akademik (Akademik), karena dalam SNBP 2026, hasil TKA menjadi salah satu persyaratan wajib.
Karena SNBP merupakan jalur tanpa ujian yang penyeleksiannya didasarkan pada nilai rapor, prestasi akademik maupun non-akademik, maka masih tersedia kesempatan bagi siswa untuk memenuhi kriteria calon peserta yang layak.
10 program studi paling kompetitif SNBP di seluruh Indonesia
Semua program studi yang paling ketat ini merupakan hasil dari pelaksanaan SNBP di seluruh Indonesia.
Namun, dari 10 jurusan yang tersedia, terdapat dua jurusan atau prodi IPS yang masuk dalam daftar ini. Berikut daftar lengkapnya:
1. Ilmu Komunikasi – Universitas Negeri Jakarta
- Pendaftar: 1.429 peserta
- Diterima: 16 orang
- Keketatan: 1,12 persen.
2. Fakultas Farmasi Universitas Nusa Cendana
- Pendaftar: 1.051 peserta
- Diterima: 13 orang
- Keketatan: 1,24 persen.
3. Perawatan Universitas Negeri Malang
- Pendaftar: 797 peserta
- Diterima: 10 orang
- Keketatan: 1,25 persen.
4. Ilmu Komunikasi Universitas Pendidikan Indonesia
- Pendaftar: 1.465 peserta
- Diterima: 20 orang
- Keketatan: 1,37 persen.
5. PGSD Universitas Sriwijaya
- Pendaftar: 1.744 peserta
- Diterima: 24 orang
- Keketatan: 1,38 persen.
6. Perawatan Universitas Negeri Surabaya
- Pendaftar: 850 peserta
- Diterima: 12 orang
- Keketatan: 1,41 persen.
7. Farmasi Universitas Mataram
- Pendaftar: 1.256 peserta
- Diterima: 18 orang
- Keketatan: 1,43 persen.
8. Keperawatan Universitas Mulawarman
- Pendaftar: 692 peserta
- Diterima: 10 orang
- Keketatan: 1,45 persen.
9. Metode Penambangan Universitas Hasanuddin
- Pendaftar: 1.242 peserta
- Diterima: 18 orang
- Keketatan: 1,45 persen.
10. Apotek UPN “Veteran” Jakarta
- Pendaftar: 828 peserta
- Diterima: 12 orang
- Keketatan: 1,45 persen.
Cara menjadi siswa yang memenuhi syarat SNBP 2026
Untuk bisa menjadi siswa yang memenuhi kriteria, kamu perlu memenuhi persyaratan berikut:
- Adalah siswa SMA/SMK/MA kelas akhir pada tahun 2025 dengan prestasi yang luar biasa.
- Mempunyai NISN dan terdaftar dalam PDSS.
- Mempunyai nilai rapor yang sudah diisi dalam PDSS sesuai dengan aturan yang berlaku.
- Memiliki prestasi akademik.
- Memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN (perguruan tinggi negeri) Akademik dan PTN (perguruan tinggi negeri) Vokasi.
Berikut informasi jurusan paling ketat di seluruh Indonesia selama SNBP, untuk persiapan pendaftaran SNBP 2026.
Artikel ini sudah tayang diKompas.com
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Threads Tribun Manado dan Google NewsTribun Manado untuk informasi terbaru mengenai berita yang sedang viral.
Penulis
Shanny Ratman adalah seorang wirausahawan dan pengelola media yang telah menekuni dunia usaha sejak 1997. Berstatus menikah, ia memulai karier sebagai Captain Restaurant di Inasuki Japanese Restaurant, Bandung. Tahun 1999, ia merintis usaha kuliner dengan berjualan makanan Eropa di kawasan Cibadak, Bandung, lalu pada 2001 membuka warung makan di Ciamis.
Pengalamannya berkembang ke bidang event organizer sebagai crew EO di Bandung sejak 2015. Pada 2018, ia mengikuti pelatihan entrepreneur bersama EntrepreneurID secara online dan menjalankan bisnis online hingga 2020. Tahun 2022, ia kembali ke Ciamis untuk mengembangkan bisnis kuliner, dan sejak 2023 aktif berkolaborasi membuka usaha kuliner yang terus berjalan hingga kini.
Selain itu, sejak 2025 Shanny turut membangun dan mengelola portal berita mcnnews.id sebagai admin. Dengan pengalaman di bidang kuliner, event, bisnis digital, dan media, ia dikenal sebagai pribadi adaptif, konsisten, dan berorientasi pada kolaborasi serta pengembangan usaha berkelanjutan.













