Derana NTT –Ketika membahas tempat wisata di Flores, banyak orang langsung mengingat Labuan Bajo atau Wae Rebo.
Namun, di balik keindahan destinasi yang terkenal, Manggarai Timur memiliki tempat-tempat yang menarik berupa pantai-pantai yang indah dan belum banyak diketahui oleh para pengunjung.
Pantai Manggarai Timur terbentang luas, menawarkan pasir putih, air laut yang jernih berwarna biru, serta pemandangan alam yang masih asri.
Bahkan, sebagian besar pantainya masih alami dan belum terjamah oleh pembangunan pariwisata, sehingga menjadi lokasi yang ideal bagi penggemar ketenangan, petualang, maupun fotografer alam.
Berikut ini 7 pantai paling menarik di Manggarai Timur yang patut Anda tambahkan dalam daftar kunjungan:
1. Pantai Cepi Watu – Pantai Terkenal Kota Borong
Pantai tersebut terletak di sebelah kota Borong, ibu kota Kabupaten Manggarai Timur.
Ciri khasnya adalah batu-batu besar berwarna gelap yang menghiasi pantai. Meskipun cukup dikenal oleh penduduk setempat, Pantai Cepi Watu masih relatif sepi dikunjungi oleh wisatawan dari luar.
Pada waktu sore, pantai ini menyajikan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan.
Lokasi: Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong
Harga Tiket: Rp5000 hingga Rp10000 per orang.
2. Pantai Ligota – Wisata Alam Tersembunyi di Wilayah Selatan Borong
Pantai ini memiliki pasir putih yang bersih dan air laut yang jernih berwarna biru. Lokasinya cukup tersembunyi, sehingga belum banyak dikunjungi orang. Cocok digunakan untuk berkemah, menangkap ikan, atau hanya sekadar menikmati suasana yang tenang.
Lokasi: Desa Compang Ndejing, Kecamatan Rana Mese.
Harga Tiket: Rp5000 hingga Rp10000 per orang.
3. Pantai Mbolata – Tenang dan Menarik
Pantai Mbolata memiliki gelombang yang biasanya tenang. Dikelilingi oleh hutan dan tebing kecil, pantai ini cocok untuk liburan keluarga atau sebagai tempat untuk melepas stres dari rutinitas harian.
Lokasi: Desa Watunggene, Kecamatan Kota Komba.
Biaya Masuk: Belum dikenakan biaya
4. Pantai Nanga Rawa – Pantai Perawan di Wilayah Selatan Kabupaten
Meskipun memerlukan usaha lebih untuk sampai ke tempat ini, keindahan yang ditawarkan pantai Nangarawa layak dihargai. Pantai ini menawarkan garis pantai yang panjang dengan pasir berwarna coklat dan air laut yang sangat jernih.
Lokasi: Desa Bamo, Kecamatan Kota Komba
Tiket Masuk: Gratis
5. Pantai Nanga Lok – Kehadiran Alam Liar dan Tenang
Pantai ini masih jarang tercatat dalam dokumentasi. Pengunjung yang datang menggambarkan suasana yang sangat alami, dengan hutan kecil di belakang pantai dan batu-batu besar di tepi laut.
Tempat: Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar
Masuk: Gratis, belum diatur secara resmi
6. Pantai Liang Mbala – Pemandangan Laut dan Kolam Alam Sekaligus
Pantai Liang Mbala menyediakan kombinasi istimewa: pantai yang luas dikelilingi oleh kolam alami dan pasir putih. Cocok untuk pemotretan landscape, eksplorasi, serta sesi prewedding di luar ruangan.
Lokasi: Desa Kota Ndora, Kecamatan Borong
Harga Masuk: Belum ada biaya yang dikenakan
7. Pantai Selatan Kota Borong – Pantai Nelayan yang Menarik untuk Difoto
Meskipun menjadi tempat aktivitas masyarakat setempat (nelayan), keindahan Pantai Kembur tidak dapat dipandang remeh. Perahu-perahu kecil yang berada di tepi pantai menjadi daya tarik khusus bagi para fotografer atau wisatawan yang mencari suasana khas wilayah pesisir Flores.
Lokasi: Desa Kota Ndora, Kecamatan Borong
Tiket Masuk: Gratis
Akses dan Fasilitas
Mayoritas pantai ini belum dilengkapi dengan fasilitas pariwisata yang lengkap. Namun, hal itu justru menjadi keunggulannya — alami, damai, dan masih sepi.
Akses ke lokasi biasanya dapat ditempuh dengan kendaraan dua dan empat roda, meskipun beberapa di antaranya memerlukan sedikit perjalanan kaki atau melewati jalan desa yang belum dilapisi aspal.
Jika Anda mencari ketenangan, petualangan, dan pemandangan yang masih alami, pantai-pantai ini siap untuk dieksplorasi.***
Penulis
Shanny Ratman adalah seorang wirausahawan dan pengelola media yang telah menekuni dunia usaha sejak 1997. Berstatus menikah, ia memulai karier sebagai Captain Restaurant di Inasuki Japanese Restaurant, Bandung. Tahun 1999, ia merintis usaha kuliner dengan berjualan makanan Eropa di kawasan Cibadak, Bandung, lalu pada 2001 membuka warung makan di Ciamis.
Pengalamannya berkembang ke bidang event organizer sebagai crew EO di Bandung sejak 2015. Pada 2018, ia mengikuti pelatihan entrepreneur bersama EntrepreneurID secara online dan menjalankan bisnis online hingga 2020. Tahun 2022, ia kembali ke Ciamis untuk mengembangkan bisnis kuliner, dan sejak 2023 aktif berkolaborasi membuka usaha kuliner yang terus berjalan hingga kini.
Selain itu, sejak 2025 Shanny turut membangun dan mengelola portal berita mcnnews.id sebagai admin. Dengan pengalaman di bidang kuliner, event, bisnis digital, dan media, ia dikenal sebagai pribadi adaptif, konsisten, dan berorientasi pada kolaborasi serta pengembangan usaha berkelanjutan.













