Jumat, April 17, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berita
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
ADVERTISEMENT
Home Agama

Ulil Abshar Abdalla Sebut Polemik di PBNU Akibat Urusan Tambang, Buat Malu Organisasi

shanny ratman Oleh shanny ratman
09/12/2025
in Agama
Waktu Membaca:5 menit membaca
A A
0
Ulil Abshar-Abdalla (foto istimewa)

Ulil Abshar-Abdalla (foto istimewa)

0
Dibagikan
1
Dilihat
Berbagi di FacebookBerbagi di TwitterBerbagi di WhatsappBerbagi di Telegram
ADVERTISEMENT

Ringkasan Berita:

  • Ulil Abshar Abdalla, Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakspesdam) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mengungkap adanya ketegangan antara Ketua Umum PBNU Gus Yahya dan Sekretaris Jenderal Gus Ipul.
  • Ulil Abshar mengatakan perpecahan antara keduanya terjadi akibat perbedaan pandangan mengenai pengelolaan tambang yang diberikan kepada PBNU.
  • Ia mengatakan, retakan tersebut menimbulkan rasa malu bagi organisasinya.

MCNNEWS.ID – Berikut ini adalah profil Ulil Abshar Abdalla, Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakspesdam) Pusat Nahdlatul Ulama (PBNU), yang mengungkap adanya ketegangan antara Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dengan Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Ulil Abshar mengatakan perpecahan antara keduanya terjadi akibat perbedaan pandangan mengenai pengelolaan tambang yang diberikan kepada PBNU.

Seperti yang diketahui, PBNU memiliki izin tambang dari pemerintah yang berasal dari pengurangan lahan dalam Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang bergerak di bidang pertambangan batu bara.

PBNU mendapatkan izin usaha pertambangan (IUP) dari pemerintah dan akan mengelola area seluas 26.000 hektar.

Berita Terkait

Alumni Ponpes

Pererat Tali Silaturahmi, Alumni Ponpes Alfatah Miftahul Ulum Depok Gelar Halal Bihalal

25/03/2026
Harlah IPNU IPPNU Ciamis

Pelajar NU Bangkit! Harlah IPNU-IPPNU Ciamis Jadi Momentum Transformasi Digital Generasi Muda

16/03/2026
Pengurus Ranting Fatayat NU

Pengurus Ranting Fatayat NU Desa Darmacaang Resmi Terbentuk

12/03/2026
Ansor Banjarsari

Dua Zona Tarling Ansor Banjarsari, Strategi Nyata Hadir untuk Umat di Setiap Desa

04/03/2026
ADVERTISEMENT

Namun, inilah awal perpecahan antara Gus Yahya dan Gus Ipul.

Gus Ulil mengakui bahwa pemberian izin konsesi tambang kepada PBNU justru menjadi kendala bagi organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Ia menyampaikan hal itu pernah disampaikannya kepada Gus Yahya.

“Jadi memang isu pertambangan ini, bagi saya, sangat mengganggu. Saya pernah berkata kepada Gus Yahya ‘mengapa tidak kembalikan saja (tambang) daripada membuat kegaduhan,” katanya.

Menurutnya, perbedaan antara dua pejabat PBNU ini disebabkan oleh isu tambang yang membuat organisasi merasa malu.

Disebutkan oleh Gus Ulil, perpecahan tersebut dimulai dari adanya pihak lain yang ingin membantu PBNU dalam mengelola tambang.

Ia menyampaikan terdapat perbedaan keinginan mengenai pihak yang akan memberikan dukungan kepada PBNU tersebut.

“Ya kira-kira seperti itu (perbedaan pendapat antara Gus Yahya dan Gus Ipul mengenai pihak yang seharusnya membantu PBNU dalam mengelola tambang),” katanya dilaporkan dari program Gaspol di YouTube Kompas.com, Jumat (28/11/2025).

Gus Ulil menyampaikan dalam perjalanannya, terdapat perubahan para investor yang akan mendukung PBNU dalam mengelola tambang yang diberikan pemerintah.

Mengenai investor, ia menyebutkan bahwa Gus Yahya menyerahkan keputusan tersebut kepada pihak pemerintah.

Namun, lanjut Gus Ulil, Gus Ipul tetap berharap investor yang membantu PBNU adalah pihak yang telah ditunjuk pada masa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Sementara itu, Gus Ulil menyampaikan bahwa terjadi perubahan investor guna mendukung PBNU dalam mengelola tambang pada masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, perubahan ini terjadi karena investor yang ditunjuk pada masa Jokowi dianggap akan menimbulkan ketegangan dalam hubungan antara PBNU dan pemerintah.

Hanya saja, ia mengatakan keputusan ini tidak diinginkan oleh Gus Ipul.

Secara kebetulan, investor lama memang memiliki posisi politik yang kurang baik. Jika investor lama terus berjalan, hal ini bisa menimbulkan masalah dalam hubungan kami (PBNU) dengan pemerintah.

“Inilah yang kemudian menyebabkan hubungan ini (Gus Yahya dan Gus Ipul) mengalami kendala,” katanya.

Gus Ulil menyatakan bahwa keputusan pergantian investor tersebut telah disetujui oleh Gus Yahya. Bahkan, hal tersebut telah disampaikan kepada Presiden Prabowo.

Ia mengatakan tindakan yang dilakukan Gus Yahya merupakan bentuk pengakuan bahwa PBNU tidak memiliki kemampuan dalam mengelola pertambangan.

“Kami dari NU memang tidak memiliki kemampuan untuk mengelola tambang ini. Bagaimanapun, kami perlu bekerja sama dengan pihak lain,” katanya.

Gus Ulil mengatakan bahwa pemberian izin konsesi tambang oleh pemerintah dan akibatnya terjadinya ketegangan antara Gus Yahya dan Gus Ipul merupakan risiko yang perlu dihadapi oleh PBNU, bukan sesuatu yang harus disesali.

Ia menyatakan lebih baik saat ini organisasi fokus pada pemanfaatan tambang untuk masyarakat PBNU.

Saya tidak bisa mengatakan apakah saya menyesal atau tidak, tetapi ini adalah fakta yang sudah diterima dan memang harus dihadapi dengan risiko bersama.

“Karena pada dasarnya ada kesempatan untuk memperoleh manfaat dari pemberian konsesi ini kepada organisasi. Mengapa kita tidak kembali ke prinsip itu, siapa yang mengelola tidak terlalu penting,” katanya.

Seperti yang diketahui, perselisihan ini memuncak setelah Gus Yahya dihentikan sebagai Ketua Umum PBNU.

Ketua Umum PBNU sekaligus Rais Aam, KH Miftachul Akhyar, menyampaikan bahwa Gus Yahya tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU mulai Rabu (26/11/2025).

Bahwa sejak tanggal 26 November 2025 pukul 00.45 WIB, KH Yahya Cholil Staquf tidak lagi memiliki status sebagai Ketua Umum PBNU. Oleh karena itu, ia tidak berhak menggunakan atribut dan tidak memiliki wewenang sebagai Ketua Umum PBNU. Dan sejak saat itu, kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sepenuhnya berada di tangan Rais Aam,” kata Rais Aam membacakan pernyataan pers pada Sabtu (29/11/2025).

Di tempat lain, Gus Yahya justru mengganti Gus Ipul dari posisi Sekretaris Jenderal PBNU. Kini jabatan tersebut dipegang oleh Amin Said Husni.

ADVERTISEMENT

Gus Yahya menyebutkan bahwa penghapusan ini dilakukan karena posisi Gus Ipul yang kini juga menjabat sebagai Menteri Sosial (Mensos).

Hal ini menyebabkan ia tidak dapat hadir secara langsung di Kantor PBNU dan berujung pada terganggunya proses administrasi.

Salah satu dampaknya adalah menumpuknya Surat Keputusan (SK) yang berujung pada penundaan pengesahan.

“Kami sangat memahami bahwa Sekretaris Jenderal yang kemudian menjadi Menteri Sosial selama setahun terakhir sejak beliau diangkat sebagai menteri karena kesibukannya, misalnya, sama sekali tidak sempat mengunjungi kantor PBNU,” katanya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat.

Sampai saat ini perselisihan di dalam PBNU belum menunjukkan tanda-tanda mereda dan masing-masing pihak tetap bersikeras pada keputusan mereka.

Sosok Ulil Abshar Abdala

Ulil Abshar Abdala lahir di Pati, Jawa Tengah, pada tanggal 11 Januari 1967.

Ia lahir dari keluarga Nahdlatul Ulama. Ayahnya, Abdullah Rifa’i, berasal dari Pesantren Mansajul Ulum, Pati, sementara mertuanya, Mustofa Bisri atau Gus Mus, merupakan kyai dari Pesantren Raudlatut Talibin, Rembang.

Ulil menyelesaikan pendidikan menengahnya di Madrasah Mathali’ul Falah, Kajen, Pati, Jawa Tengah yang dikelola oleh KH M Ahmad Sahal Mahfudz.

Ia pernah menuntut ilmu di Pesantren Mansajul ‘Ulum, Cebolek, Kajen, Pati, serta Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang.

Ia meraih gelar Sarjana dari Fakultas Syariah LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab) Jakarta, serta pernah menempuh studi di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara.

Ia juga merupakan lulusan program doktoral dari Universitas Boston, Massachusetts, Amerika Serikat.

Pengalaman Organisasi dan Politik

Ulil pernah menjabat sebagai Ketua Lakpesdam (Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Nahdlatul Ulama di Jakarta.

ADVERTISEMENT

Selain itu, ia pernah bekerja sebagai staf peneliti di Institut Studi Arus Informasi (ISAI), serta menjabat sebagai Direktur Program Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP).

Saat ini dia menjadi anggota Partai Demokrat dan menjabat sebagai Ketua Divisi Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat.

Pernah dikirimi bom buku

Nama Ulil Abshar-Abdalla sempat muncul pada tahun 2011.

Saat itu ia menerima paket berisi buku yang dikirimkan ke Radio 68H, Jl Utan Kayu, Nomor 68 H, Jakarta Timur.

Paket tersebut pernah meledak dan korban yang terkena adalah Kompol Dodi Rachmawan, Kepala Satuan Reskrim Polrestro Jakarta Timur.

Ulil dikenal oleh masyarakat berkat gagasannya dalam wacana keislaman.

Ia terkenal atas perannya sebagai Koordinator Jaringan Islam Liberal.

Dalam kegiatan di kelompok ini, Ulil mendapatkan banyak dukungan sekaligus kritik dari umat Islam sendiri. (kompas.com)

Beberapa artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gus Ulil Membocorkan Perselisihan antara Gus Yahya dan Gus Ipul: Penyebab Perbedaan Keinginan Investor yang Mengelola Tambang PBNU

Tags: beritamedia beritapolitikPolitik dan Hukumpolitik dan pemerintahan
Berita Sebelumnya

Tokopedia dan TikTok Shop Dorong Pertumbuhan Merata dengan Promo Guncang

Berita Berikutnya

Prudential: Panduan Medis Bantu Kembangkan Produk

shanny ratman

shanny ratman

Shanny Ratman adalah seorang wirausahawan dan pengelola media yang telah menekuni dunia usaha sejak 1997. Berstatus menikah, ia memulai karier sebagai Captain Restaurant di Inasuki Japanese Restaurant, Bandung. Tahun 1999, ia merintis usaha kuliner dengan berjualan makanan Eropa di kawasan Cibadak, Bandung, lalu pada 2001 membuka warung makan di Ciamis. Pengalamannya berkembang ke bidang event organizer sebagai crew EO di Bandung sejak 2015. Pada 2018, ia mengikuti pelatihan entrepreneur bersama EntrepreneurID secara online dan menjalankan bisnis online hingga 2020. Tahun 2022, ia kembali ke Ciamis untuk mengembangkan bisnis kuliner, dan sejak 2023 aktif berkolaborasi membuka usaha kuliner yang terus berjalan hingga kini. Selain itu, sejak 2025 Shanny turut membangun dan mengelola portal berita mcnnews.id sebagai admin. Dengan pengalaman di bidang kuliner, event, bisnis digital, dan media, ia dikenal sebagai pribadi adaptif, konsisten, dan berorientasi pada kolaborasi serta pengembangan usaha berkelanjutan.

Berita Terkait

Alumni Ponpes

Pererat Tali Silaturahmi, Alumni Ponpes Alfatah Miftahul Ulum Depok Gelar Halal Bihalal

25/03/2026
Harlah IPNU IPPNU Ciamis

Pelajar NU Bangkit! Harlah IPNU-IPPNU Ciamis Jadi Momentum Transformasi Digital Generasi Muda

16/03/2026
Pengurus Ranting Fatayat NU

Pengurus Ranting Fatayat NU Desa Darmacaang Resmi Terbentuk

12/03/2026
Ansor Banjarsari

Dua Zona Tarling Ansor Banjarsari, Strategi Nyata Hadir untuk Umat di Setiap Desa

04/03/2026
Kemenag Ciamis

Kemenag dan Pemkab Ciamis Siapkan Program Ramadan 1447 H

02/03/2026
Digitalisasi zakat Ciamis

Digitalisasi Zakat, UPZ se-Ciamis Wajib Gunakan SIAP ZIS untuk Optimalkan Potensi Rp45 Miliar

02/03/2026
Berita Berikutnya
Prudential: Panduan Medis Bantu Kembangkan Produk

Prudential: Panduan Medis Bantu Kembangkan Produk

Kisruh Siswa SMP IT Al Faaruuq Dikeluarkan secara Lisan

Kisruh Siswa SMP IT Al Faaruuq Dikeluarkan secara Lisan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil

IKUTI KAMI

  • 5k Fans
  • 2k Followers
  • 3.6k Followers
  • 62.5k Subscribers
  • Sedang Tren
  • Komentar
  • Terbaru
data pengguna media sosial Indonesia

Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

26/08/2025
Dapur MBG

Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

01/04/2026
PGRI Ciamis

PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

24/09/2025
KPM menjerit bansos dipotong

KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

17/11/2025
Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

2
3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

2
kopi tanpa gula

Kopi Hitam Tanpa Gula Minuman Sederhana dengan Segudang Manfaat bagi Kesehatan

2
Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

2
Kegiatan Jumat Bersih

Kegiatan Jumat Bersih di Jembatan Cirahong, Warga dan Komunitas Bersatu Jaga Ikon Bersejarah

17/04/2026
Profil Desa Payungagung

Profil Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis

17/04/2026
Profil Desa Panumbangan

Profil Desa Panumbangan Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis

17/04/2026
Profil Desa Medanglayang

Profil Desa Medanglayang Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis

17/04/2026

BERITA TERBARU

Kegiatan Jumat Bersih

Kegiatan Jumat Bersih di Jembatan Cirahong, Warga dan Komunitas Bersatu Jaga Ikon Bersejarah

17/04/2026
Profil Desa Payungagung

Profil Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis

17/04/2026
Profil Desa Panumbangan

Profil Desa Panumbangan Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis

17/04/2026
Profil Desa Medanglayang

Profil Desa Medanglayang Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis

17/04/2026

BERITA TERPOPULER

  • data pengguna media sosial Indonesia

    Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara

MCNNews.id | Media Cinta Nusantara adalah portal berita online bagian dari MCN Group yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya, dengan semangat “Mengabarkan Kebenaran, Menyatukan Nusantara.”

IKUTI SOSMED KAMI

INFORMASI

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

Media Berita

  • Kabarniaga.com
  • MCN Update
  • Fokusjabar.id
  • Dejurnal.com
  • Portaloka.id
  • Kondusif.com
  • Lenterajabar.com

ALAMAT REDAKSI

MCN News.ID – Media Cinta Nusantara
Alamat Redaksi: Jl. Ahmad Yani no 73 Kec. Ciamis
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46211
Telp/WA: +62 838-7470-5999
Email: redaksi@mcnnews.id

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service