Senin, April 27, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berita
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
ADVERTISEMENT
Home Lingkungan Fauna Flora

5 Hewan yang Terancam Punah pada 2025

shanny ratman Oleh shanny ratman
20/01/2026
in Fauna Flora
Waktu Membaca:5 menit membaca
A A
0
0
Dibagikan
3
Dilihat
Berbagi di FacebookBerbagi di TwitterBerbagi di WhatsappBerbagi di Telegram
ADVERTISEMENT

Tahun 2025 dapat dianggap sebagai tahun yang penuh perubahan bagi dunia hewan. Di satu sisi, umat manusia berhasil mengidentifikasi berbagai spesies baru dan meningkatkan jumlah populasi hewan yang terancam punah. Namun, di sisi lain, kita masih mendengar banyak kabar buruk mengenai kepunahan dan penurunan jumlah beberapa spesies hewan.

ADVERTISEMENT

Pada kesempatan ini, kita akan membahas mengenai beberapa hewan yang mengalami penurunan jumlah populasi sehingga tingkat konservasinya berubah menjadi lebih rendah.Endangered(dalam bahaya punah) pada tahun 2025 ini. Sayangnya, ternyata ada juga hewan yang telah masuk ke dalam kategori ini dan tinggal di negara kita, Indonesia. Agar kita semakin memahami siapa saja dan apa penyebab hewan-hewan yang terancam punah ini berada di posisi saat ini, yuk, simak penjelasan di bawah ini hingga selesai!

1. Mauritius cuckooshrike

Pertama, terdapat sebuah burung yang diberi namamauritius cuckooshrike (Lalage typica). Sesuai dengan namanya, burung ini merupakan hewan yang hanya ditemukan di Pulau Mauritius, yang terletak di sebelah timur Madagaskar. Wilayah yang menjadi tempat tinggal bagimauritius cuckooshrike tidak lebih dari 200 km persegi. Di sisi lain, habitat yang paling cocok untuk mereka terdiri dari hutan hujan tropis dengan ketinggian antara 250—824 meter di atas permukaan laut.

Soal status konservasi, IUCN Red List mengklasifikasikan burung ini dalam kategori langka berdasarkan survei yang dilakukan pada 13 Desember 2024 dan diterbitkan pada tahun 2025. Dalam data yang dikumpulkan, disebutkan bahwa populasimauritius cuckooshrike Tidak lebih dari 420 individu saja dan jumlah tersebut terus mengalami penurunan. Selain itu, penyebab menurunnya jumlah populasi burung ini disebabkan oleh masuknya spesies predator baru yang diakibatkan oleh tindakan manusia serta kesulitan tanaman asli Mauritius untuk berkembang di sana, padahal tanaman-tanaman asli Mauritius tersebut merupakan sumber makanan.mauritius cuckooshrike.

Berita Terkait

Ikan sapu-sapu

Alasan Ikan Sapu-Sapu Tidak Boleh Dilepasliarkan dan Mengapa Harus Dikendalikan Secara Serius

20/04/2026
5 Alasan Anjing Suka Menyembunyikan Makanan dan Mainannya

5 Alasan Anjing Suka Menyembunyikan Makanan dan Mainannya

12/02/2026
Kisah Dika, Bocah Viral yang Berani Tangkap Ular Tapi Takut ke Sekolah

Kisah Dika, Bocah Viral yang Berani Tangkap Ular Tapi Takut ke Sekolah

12/02/2026
Dampak deforestasi pada siklus air

Dampak deforestasi pada siklus air

10/02/2026
ADVERTISEMENT

2. Anjing laut bertudung

Anjing laut bertudung (Cystophora cristata) merupakan spesies mamalia air yang tinggal di kawasan Arktik. Secara lebih rinci, mereka ditemukan mulai dari Samudra Atlantik bagian utara, Norwegia, hingga ke kutub utara. Wilayah penyebarannya sangat luas sehingga terdapat perbedaan kerapatan populasi, di mana individu yang lebih tua dan siap berkembang biak cenderung berada di bagian utara, sedangkan individu yang lebih muda lebih banyak ditemukan di wilayah selatan, khususnya sekitar pantai Eropa.

Berdasarkan informasi yang diumumkan pada 9 Mei 2025,IUCN Red List Resmi mengklasifikasikan anjing laut bertudung sebagai hewan yang terancam punah. Sayangnya, jumlah individu yang tersisa belum diketahui secara pasti. Namun, sekitar tahun 1990-an, diperkirakan masih ada sekitar 600 ribu anjing laut bertudung. Diperkirakan bahwa populasi saat ini hanya tersisa 7 persen dari jumlah 78 tahun yang lalu.

3. Yellow-banded ringlet

Tidak hanya hewan berukuran besar, makhluk sekecil kupu-kupu juga mengalami nasib yang sama. Kali ini terdapatyellow-banded ringlet (Erebia flavofasciata), sosok kupu-kupu dengan sayap berwarna hitam atau cokelat yang dihiasi pola kuning serta bintik-bintik di dekat ujungnya. Mereka tinggal di Eropa, khususnya sekitar Pegunungan Alpen dan negara-negara sekitarnya. Padang rumput dengan ketinggian 1.400—2.800 meter di atas permukaan laut menjadi tempat tinggal paling disukai oleh kupu-kupu ini.

ADVERTISEMENT

Sayangnya, data yang dihimpun IUCN Red List pada 17 April 2023 dan secara resmi dirilis pada tahun 2025 menunjukkan bahwayellow-banded ringlet telah masuk dalam kategori hewan yang terancam punah. Jumlah populasi mereka belum diketahui secara pasti akibat habitat yang cukup terbagi, meskipun hanya ditemukan di sekitar Pegunungan Alpen. Selain itu, penyebab penurunan jumlah populasi belum dapat dipastikan, namun diduga kuat berkaitan dengan hilangnya habitat akibat perubahan penggunaan lahan serta perubahan iklim yang terjadi secara global.

4. Hiu paus

Masuklah ke dunia laut, kali ini kita mengenal makhluk ikan terbesar di Bumi yang bisa mencapai panjang 18—20 meter, yaitu hiu paus (Rhincodon typus). Penyebaran ikan laut ini mencakup perairan tropis yang hangat di sekitar Bumi. Dengan kata lain, mereka bergerak bebas di Samudra Atlantik, Samudra Hindia, dan Samudra Pasifik. Bahkan, perairan Indonesia yang berada tepat di zona tersebut menjadi salah satu…spot favorit bagi hiu paus, loh.

Soal status yang dianggap terancam punah yang diberikanIUCN Red ListHiu paus tercatat berdasarkan data yang diumumkan pada 31 Maret 2025 lalu. Diperkirakan masih terdapat sekitar 100 hingga 240 ribu individu di seluruh dunia. Jumlah ini tampak besar. Namun, dari data selama tiga generasi (sekitar 120 tahun terakhir), jumlah populasi mereka telah menurun sekitar 50 hingga 79 persen sehingga status terancam punah harus diberikan sejak awal. Selain itu, penyebab penurunan jumlah hiu paus adalah perburuan, tertabrak kapal, kerusakan laut, serta perubahan iklim.

5. Air tawar dari sungai Branco

Selain hewan laut, nasib yang sama juga dialami oleh ikan air tawar yang dikenal sebagai pari sungai branco (Potamotrygon adamastor). Hewan ini merupakan spesies endemik dari Hutan Hujan Amazon dan hanya ditemukan secara khusus di Sungai Branco, Brasil. Diperkirakan wilayah penyebarannya sekitar 724 km persegi karena kemungkinan besar ikan ini juga menyebar ke beberapa sungai lain di sekitar Sungai Branco.

Pencatatan yang dilakukan pada 20 November 2024 dan diumumkan secara resmi tahun ini menunjukkan bahwa pari air tawar sungai branco telah memasuki kategori terancam punah. Perkembangan jumlah mereka mengalami penurunan, meskipun angka pastinya belum diketahui. Penyebab penurunan populasi diduga akibat kerusakan sungai akibat aktivitas pertambangan yang semakin intensif. Padahal tingkat pertumbuhan populasi pari air tawar sungai branco tersebut relatif rendah, sekitar 0,2—0,3 ekor per tahunnya.

Kamu pasti mengerti, bukan, bahwa penyebab penurunan status konservasi hewan-hewan tersebut terutama disebabkan oleh tindakan manusia? Ya, proses eksploitasi alam hingga polusi yang berlangsung lama memang telah mengikis keragaman hayati di seluruh dunia, baik secara sengaja maupun tidak.

Jika tidak ada tindakan yang diambil oleh seluruh lini sesuai dengan kemampuan masing-masing sekarang, daftar tersebut akan semakin panjang pada tahun-tahun mendatang. Bahkan, populasi hewan dalam daftar ini bisa terus menurun hingga memasuki tingkat yang sangat mengkhawatirkan.Critically Endangered) seperti ratusan jenis hewan lain di seluruh dunia.

4 Fakta Mengenai Burung Cikalang Christmas, Spesies Burung Endemik yang Terancam Punah 5 Fakta Mengenai Kereta Api Okinawa, Burung Darat yang Berasal dari Jepang dan Terancam Punah 5 Fakta Burung Chilean Woodstar, Spesies Langka yang Hanya Ditemukan di Chili

Tags: beritahewanmargasatwamasalah sosialspesies yang terancam punah
Berita Sebelumnya

Seberapa Cepat Waktu Berlalu di Mars?

Berita Berikutnya

HMI Tasikmalaya Ajukan Tuntutan Substantif saat Kunjungan Wapres Gibran

shanny ratman

shanny ratman

Shanny Ratman adalah seorang wirausahawan dan pengelola media yang telah menekuni dunia usaha sejak 1997. Berstatus menikah, ia memulai karier sebagai Captain Restaurant di Inasuki Japanese Restaurant, Bandung. Tahun 1999, ia merintis usaha kuliner dengan berjualan makanan Eropa di kawasan Cibadak, Bandung, lalu pada 2001 membuka warung makan di Ciamis. Pengalamannya berkembang ke bidang event organizer sebagai crew EO di Bandung sejak 2015. Pada 2018, ia mengikuti pelatihan entrepreneur bersama EntrepreneurID secara online dan menjalankan bisnis online hingga 2020. Tahun 2022, ia kembali ke Ciamis untuk mengembangkan bisnis kuliner, dan sejak 2023 aktif berkolaborasi membuka usaha kuliner yang terus berjalan hingga kini. Selain itu, sejak 2025 Shanny turut membangun dan mengelola portal berita mcnnews.id sebagai admin. Dengan pengalaman di bidang kuliner, event, bisnis digital, dan media, ia dikenal sebagai pribadi adaptif, konsisten, dan berorientasi pada kolaborasi serta pengembangan usaha berkelanjutan.

Berita Terkait

Ikan sapu-sapu

Alasan Ikan Sapu-Sapu Tidak Boleh Dilepasliarkan dan Mengapa Harus Dikendalikan Secara Serius

20/04/2026
5 Alasan Anjing Suka Menyembunyikan Makanan dan Mainannya

5 Alasan Anjing Suka Menyembunyikan Makanan dan Mainannya

12/02/2026
Kisah Dika, Bocah Viral yang Berani Tangkap Ular Tapi Takut ke Sekolah

Kisah Dika, Bocah Viral yang Berani Tangkap Ular Tapi Takut ke Sekolah

12/02/2026
Dampak deforestasi pada siklus air

Dampak deforestasi pada siklus air

10/02/2026
7 Fakta Menarik Burung Rajawali Totol, Sering Disebut Burung Bangkai!

7 Fakta Menarik Burung Rajawali Totol, Sering Disebut Burung Bangkai!

09/02/2026
6 Fakta Mengerikan Perang Semut yang Menggemparkan Dunia

6 Fakta Mengerikan Perang Semut yang Menggemparkan Dunia

09/02/2026
Berita Berikutnya
HMI Tasikmalaya Ajukan Tuntutan Substantif saat Kunjungan Wapres Gibran

HMI Tasikmalaya Ajukan Tuntutan Substantif saat Kunjungan Wapres Gibran

Ayat-Ayat Kaget Gemparkan Alun-alun Galuh Ciamis

Ayat-Ayat Kaget Gemparkan Alun-alun Galuh Ciamis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil

IKUTI KAMI

  • 5k Fans
  • 2k Followers
  • 3.6k Followers
  • 62.5k Subscribers
  • Sedang Tren
  • Komentar
  • Terbaru
data pengguna media sosial Indonesia

Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

26/08/2025
Dapur MBG

Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

01/04/2026
PGRI Ciamis

PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

24/09/2025
KPM menjerit bansos dipotong

KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

17/11/2025
Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

2
3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

2
kopi tanpa gula

Kopi Hitam Tanpa Gula Minuman Sederhana dengan Segudang Manfaat bagi Kesehatan

2
Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

2
Peringatan Hari Pers Nasional 2026

Irfan Hakim hingga Panji Petualang Ramaikan HPN 2026 di Ciamis, Peran Pers dan Aksi Lingkungan Jadi Sorotan

26/04/2026
Ribuan warga memadati peringatan Hari Pers Nasional

Antusiasme Warga Membludak di HPN Ciamis, Tokoh Nasional Jadi Magnet Utama Acara

26/04/2026
Pelantikan

Pelantikan PWI Ciamis 2025–2028 Berlangsung Khidmat, Herdiat Sunarya Tekankan Profesionalisme dan Marwah Pers

25/04/2026
Launching

Launching dan Running SPPG Dapur Ciamis 05 Resmi Dimulai, Layani 1.625 Penerima Manfaat di Kabupaten Ciamis

25/04/2026

BERITA TERBARU

Peringatan Hari Pers Nasional 2026

Irfan Hakim hingga Panji Petualang Ramaikan HPN 2026 di Ciamis, Peran Pers dan Aksi Lingkungan Jadi Sorotan

26/04/2026
Ribuan warga memadati peringatan Hari Pers Nasional

Antusiasme Warga Membludak di HPN Ciamis, Tokoh Nasional Jadi Magnet Utama Acara

26/04/2026
Pelantikan

Pelantikan PWI Ciamis 2025–2028 Berlangsung Khidmat, Herdiat Sunarya Tekankan Profesionalisme dan Marwah Pers

25/04/2026
Launching

Launching dan Running SPPG Dapur Ciamis 05 Resmi Dimulai, Layani 1.625 Penerima Manfaat di Kabupaten Ciamis

25/04/2026

BERITA TERPOPULER

  • data pengguna media sosial Indonesia

    Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara

MCNNews.id | Media Cinta Nusantara adalah portal berita online bagian dari MCN Group yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya, dengan semangat “Mengabarkan Kebenaran, Menyatukan Nusantara.”

IKUTI SOSMED KAMI

INFORMASI

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

Media Berita

  • Kabarniaga.com
  • MCN Update
  • Fokusjabar.id
  • Dejurnal.com
  • Portaloka.id
  • Kondusif.com
  • Lenterajabar.com

ALAMAT REDAKSI

MCN News.ID – Media Cinta Nusantara
Alamat Redaksi: Jl. Ahmad Yani no 73 Kec. Ciamis
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46211
Telp/WA: +62 838-7470-5999
Email: redaksi@mcnnews.id

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service