Kadal merupakan salah satu hewan reptil yang paling dikhawatirkan di perairan. Tapi, apakah kamu tahu bahwa kadal terbagi menjadi dua jenis? Benar, kadal dibagi menjadi kadal air tawar dan kadal air laut.
Buaya air tawar memiliki nama ilmiah yaituCrocodylus johnston,sementara buaya air asin memiliki nama ilmiah yang berbeda Crocodylus porosus.Selain tempat tinggalnya, ternyata buaya air tawar dan air asin memiliki beberapa perbedaan lain. Berikut ini akan kita bahas apa saja perbedaan antara buaya air tawar dan air asin.
1. Tempat asal
Buaya laut memiliki wilayah penyebaran yang luas, mulai dari utara Australia hingga timur India dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Sri Lanka, Malaysia, serta Brunei. Sementara itu, buaya air tawar hanya dapat ditemukan di Australia karena merupakan spesies khas benua tersebut. Menariknya, buaya air tawar sebenarnya mampu menahan air asin.
2. Ukuran
Buaya air asin atau Crocodylus porosusmerupakan spesies reptil yang terbesar di antara semua jenis reptil yang masih hidup. Jantan dewasa yang sehat dapat mencapai berat sekitar 600 hingga 1.000 kilogram dengan panjang rata-rata sekitar 4 sampai 5,5 meter.
Sementara itu, buaya air tawar memiliki ukuran yang lebih kecil. Panjang rata-rata buaya jantan dewasa sekitar tiga meter.
3. Bentuk kepala
Untuk memahami perbedaan keduanya, kamu dapat memperhatikan bentuk kepala buaya. Buaya air tawar umumnya memiliki moncong yang panjang dan tipis. Sedangkan buaya air laut memiliki moncong yang lebih lebar dan tebal.
Namun, kamu tidak boleh mendekati buaya terlalu dekat. Karena berada di dekatnya secara terlalu dekat dapat memicu serangan.
4. Ukuran gigi
Buaya air tawar dan air asin memiliki bentuk rahang serta ukuran gigi yang berbeda. Karena tubuhnya lebih kecil, buaya air tawar juga memiliki gigi yang lebih kecil dibandingkan dengan buaya air asin.
Buaya air tawar memiliki rahang yang lurus dengan bentuk gigi yang seragam. Sebaliknya, buaya air asin memiliki garis rahang yang tidak teratur dengan ukuran gigi yang berbeda-beda, beberapa di antaranya bisa dua kali lebih besar dibandingkan gigi lainnya.
5. Habitat
Lingkungan hidup buaya air asin meliputi hutan bakau di daerah pesisir, muara sungai, dan sungai berair tawar. Di sisi lain, buaya air asin sering ditemukan di sekitar pantai serta di dekat sungai dan anak sungai yang memiliki air yang asin. Banyak pantai di Australia memberi peringatan tentang keberadaan buaya air asin, karena mereka umumnya ada di sepanjang garis pantai.
6. Pola makan
Buaya laut dan buaya air tawar memiliki kecenderungan makanan yang berbeda, yang dipengaruhi oleh ukuran serta lingkungan hidupnya. Buaya laut cenderung memburu hewan kecil seperti ikan, kura-kura, dan burung yang berenang. Terkadang, mereka juga menyerang mangsa yang lebih besar, seperti babi hutan, kerbau, dan ternak peternakan.
Di sisi lain, buaya air tawar biasanya menangkap hewan-hewan kecil yang hidup di sungai, seperti serangga, ikan, kodok, kura-kura, burung air, dan ular. Terkadang, mereka juga memakan hewan mamalia kecil.
7. Perilaku
Perbedaan yang jelas terlihat dari cara mereka berinteraksi dengan manusia. Buaya air asin cenderung lebih agresif dan pernah beberapa kali menyerang serta memakan manusia. Sebaliknya, buaya air tawar jarang menunjukkan sikap agresif dan biasanya tidak menyerang manusia.
Sekarang kau sudah mengerti bahwa buaya yang hidup di air tawar dan air laut merupakan spesies yang berbeda. Selain lokasi tempat tinggalnya, mereka juga memiliki perbedaan fisik, ukuran, kebiasaan makan, serta tingkah laku.






























