CIAMIS, MCNNEWS.ID – Dalam rangka memperingati Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Polres Ciamis bekerja sama dengan Pondok Pesantren Darussalam menggelar Lomba Da’i Cilik dan Hadrah tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA se-Priangan Timur. Kegiatan berlangsung di Ponpes Darussalam Ciamis pada Jumat, 19 September 2025 lalu.
Kerjasama Pesantren Darussalam dengan Polres Ciamis ini bukan yang pertama kali. Tapi bagi Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, ini moment pertama.
“Kami menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang diikuti ratusan peserta.Hari ini kita adakan kegiatan Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah tingkat Priangan Timur. Ada beberapa perlombaan yaitu lomba da’i cilik dari tingkat SD sampai SMA sederajat, juga lomba hadrah, Alhamdulillah pesertanya cukup antusias, total keseluruhan ada 562 peserta yang ikut memperebutkan Piala Kapolres Cup ini. Insya Allah kegiatan ini akan kita lanjutkan secara rutin setiap tahun sekali,” ujar Kapolres.
Dikatakan Kapolres, lomba ini tidak hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga upaya menumbuhkan generasi muda yang siap menjadi penerus dakwah.
“Tujuan kita ingin menemukan calon-calon da’i atau penceramah yang kelak bisa berkiprah tidak hanya di Ciamis atau Priangan Timur, tapi juga di tingkat nasional bahkan internasional. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi anak-anak kita, agar mereka tidak hanya sibuk bermain gadget, tetapi juga tumbuh dengan semangat syiar Islam,” tegasnya.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Darussalam, KH. Fadlil Yani Ainusyamsi, mengapresiasi sinergi antara Polres Ciamis dan pesantren dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang melibatkan generasi muda.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Ciamis yang sudah berinisiatif mengadakan kegiatan positif seperti ini di pesantren kami. Ini adalah bentuk kepedulian terhadap generasi muda agar tumbuh menjadi insan yang beriman, berakhlak mulia, dan cinta kepada Rasulullah SAW,” ujarnya.
KH. Fadlil Yani berharap, kegiatan ini menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi anak-anak untuk lebih giat belajar agama dan menjaga nilai-nilai moral di tengah arus modernisasi.
“Harapan kami, dari kegiatan ini akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual. Semoga lomba ini melahirkan da’i-da’i muda dan pelaku seni hadrah yang mampu membawa syiar Islam dengan indah dan penuh hikmah, sekaligus menjaga tradisi keislaman yang damai dan menyejukkan,” pungkas KH. Fadlil Yani.























