Kamis, April 16, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berita
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
ADVERTISEMENT
Home Ramadhan Series

Shalat Tarawih 11 Rakaat dan 23 Rakaat, Mana yang Lebih Afdol?

shanny ratman Oleh shanny ratman
24/02/2026
in Ramadhan Series
Waktu Membaca:5 menit membaca
A A
0
jumlah rakaat tarawih

jumlah rakaat tarawih

0
Dibagikan
5
Dilihat
Berbagi di FacebookBerbagi di TwitterBerbagi di WhatsappBerbagi di Telegram
ADVERTISEMENT

MCNNEWS.ID
Bulan Ramadhan selalu menghadirkan semangat ibadah yang meningkat di tengah umat Muslim. Selain puasa di siang hari, umat Islam juga menghidupkan malam dengan melaksanakan shalat Tarawih. Namun demikian, setiap Ramadhan tiba, pertanyaan yang sama kerap muncul: shalat Tarawih 11 rakaat atau 23 rakaat, mana yang lebih afdol?

Perbedaan jumlah rakaat ini sering memunculkan diskusi di tengah masyarakat. Sebagian masjid melaksanakan 11 rakaat, sementara sebagian lainnya memilih 23 rakaat. Meski berbeda praktik, keduanya memiliki dasar dalil dan pendapat ulama yang kuat.

Memahami Hakikat Shalat Tarawih

Shalat Tarawih merupakan shalat sunnah yang dikerjakan khusus pada malam bulan Ramadhan. Umat Muslim melaksanakannya setelah shalat Isya dan biasanya diakhiri dengan shalat Witir.

Secara bahasa, “tarawih” berasal dari kata “raaha” yang berarti istirahat. Pada masa awal Islam, para sahabat beristirahat sejenak setelah setiap empat rakaat karena panjangnya bacaan dalam shalat tersebut. Dari sinilah istilah Tarawih muncul.

Berita Terkait

menu khas lebaran

Menu yang Menjadi Ciri Khas Selama Lebaran, Tradisi Kuliner yang Selalu Dinanti

21/03/2026
Kuliner Khas Lebaran yang Selalu Dinanti Masyarakat Indonesia

Kuliner Khas Lebaran yang Selalu Dinanti Masyarakat Indonesia

21/03/2026
Lebaran Belum Terasa Tanpa

Lebaran Belum Terasa Tanpa Ketupat sebagai Menu Utama di Hari Raya Idul Fitri

20/03/2026
ucapan Idul Fitri

100 Ucapan Menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026, Lengkap dari Formal hingga Gaya Gen Z

18/03/2026

Rasulullah SAW pernah melaksanakan shalat malam Ramadhan secara berjamaah di masjid. Namun kemudian beliau menghentikannya karena khawatir shalat tersebut diwajibkan atas umatnya. Setelah wafatnya Rasulullah SAW, praktik Tarawih berjamaah kembali dihidupkan pada masa Khalifah Umar bin Khattab.

Dalil Tarawih 11 Rakaat

Sebagian umat Islam memilih melaksanakan Tarawih sebanyak 11 rakaat, yang terdiri dari 8 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir. Praktik ini merujuk pada hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah binti Abu Bakar RA.

Dalam hadis tersebut, Aisyah menyebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah menambah shalat malam, baik di bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan, lebih dari 11 rakaat.

Berdasarkan hadis ini, sejumlah ulama berpendapat bahwa 11 rakaat lebih mendekati praktik Rasulullah SAW. Di Indonesia, organisasi Islam seperti Muhammadiyah umumnya menganjurkan pelaksanaan Tarawih 11 rakaat dengan bacaan yang relatif lebih panjang.

ADVERTISEMENT

Pendukung 11 rakaat berargumen bahwa kualitas shalat, kekhusyukan, dan panjang bacaan lebih utama dibanding jumlah rakaat yang banyak namun dilakukan secara cepat.

Baca juga : Arti Sesungguhnya Takjil

Dalil Tarawih 23 Rakaat

Di sisi lain, banyak umat Islam melaksanakan Tarawih sebanyak 23 rakaat, yang terdiri dari 20 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir. Praktik ini merujuk pada kebijakan Khalifah Umar bin Khattab yang mengumpulkan umat Islam untuk melaksanakan Tarawih berjamaah sebanyak 20 rakaat.

Riwayat mengenai 20 rakaat ini juga didukung oleh praktik para sahabat dan tabi’in. Mayoritas ulama dari mazhab Hanafi, Maliki, dan Syafi’i membolehkan bahkan menganjurkan jumlah tersebut.

Di Indonesia, organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama umumnya mempraktikkan Tarawih 23 rakaat. Mereka menilai bahwa kebijakan Umar bin Khattab merupakan ijma’ sahabat yang memiliki landasan kuat dalam syariat.

Pendukung 23 rakaat menekankan bahwa Tarawih adalah shalat sunnah yang fleksibel jumlahnya. Mereka memandang bahwa memperbanyak rakaat juga termasuk bentuk kesungguhan dalam beribadah.

Perbedaan yang Bersumber dari Ijtihad

Perbedaan jumlah rakaat Tarawih sejatinya bukan persoalan benar atau salah. Para ulama menjelaskan bahwa shalat malam tidak memiliki batasan jumlah rakaat tertentu. Rasulullah SAW sendiri bersabda bahwa shalat malam dilakukan dua rakaat dua rakaat, kemudian ditutup dengan Witir.

Artinya, umat Islam memiliki keleluasaan dalam menentukan jumlah rakaat sesuai kemampuan dan keyakinan masing-masing. Perbedaan ini lahir dari ijtihad ulama dalam memahami dalil-dalil yang ada.

ADVERTISEMENT

Karena itu, umat Islam tidak perlu memperdebatkan secara berlebihan. Sebaliknya, mereka sebaiknya fokus pada peningkatan kualitas ibadah dan menjaga persatuan.

Mana yang Lebih Afdol?

Pertanyaan tentang mana yang lebih afdol sebenarnya bergantung pada sudut pandang yang digunakan. Jika merujuk pada praktik Nabi Muhammad SAW sebagaimana diriwayatkan oleh Aisyah, maka 11 rakaat dianggap lebih sesuai sunnah.

Namun jika merujuk pada praktik sahabat dan mayoritas ulama, maka 23 rakaat juga memiliki dasar kuat dan telah menjadi tradisi panjang dalam sejarah Islam.

Banyak ulama kontemporer menegaskan bahwa yang lebih utama adalah kekhusyukan, keikhlasan, serta konsistensi dalam menjalankan ibadah. Jumlah rakaat menjadi persoalan sekunder selama tetap berada dalam koridor syariat.

ADVERTISEMENT

Dengan demikian, baik 11 rakaat maupun 23 rakaat sama-sama sah dan memiliki landasan dalil. Umat Islam dapat memilih sesuai keyakinan dan tradisi yang berlaku di lingkungan masing-masing.

Praktik di Indonesia yang Beragam

Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Muslim menunjukkan keberagaman praktik Tarawih yang harmonis. Di satu masjid, Tarawih dilaksanakan 11 rakaat dengan bacaan panjang. Di masjid lain, Tarawih berlangsung 23 rakaat dengan tempo yang lebih ringkas.

Meski berbeda, umat tetap saling menghormati. Perbedaan ini justru menjadi bukti bahwa Islam memberikan ruang toleransi dalam perkara furu’iyah atau cabang ibadah.

Selain itu, beberapa masjid bahkan menyediakan dua pilihan waktu pelaksanaan untuk mengakomodasi kebutuhan jamaah. Hal ini menunjukkan fleksibilitas dalam praktik ibadah tanpa mengorbankan nilai persatuan.

Mengutamakan Substansi daripada Perdebatan

Daripada memperdebatkan jumlah rakaat, umat Islam sebaiknya mengoptimalkan momentum Ramadhan untuk meningkatkan kualitas ibadah. Membaca Al-Qur’an, memperbanyak sedekah, dan memperbaiki akhlak jauh lebih berdampak dalam kehidupan sehari-hari.

Tarawih sejatinya bertujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jika perdebatan justru memicu perpecahan, maka esensi ibadah bisa terabaikan.

Oleh sebab itu, para tokoh agama kerap mengingatkan agar masyarakat tidak mudah menyalahkan praktik yang berbeda. Selama memiliki dasar dalil yang sahih, perbedaan tersebut merupakan bagian dari khazanah fiqih Islam.

Kesimpulan

Shalat Tarawih 11 rakaat dan 23 rakaat sama-sama memiliki landasan kuat dalam sejarah dan dalil Islam. Praktik 11 rakaat merujuk pada riwayat Aisyah tentang kebiasaan Rasulullah SAW, sedangkan 23 rakaat merujuk pada kebijakan Umar bin Khattab dan ijma’ para sahabat.

Karena itu, tidak ada yang lebih benar secara mutlak. Yang lebih afdol adalah ibadah yang dilakukan dengan khusyuk, penuh keikhlasan, dan konsisten sepanjang Ramadhan.

Pada akhirnya, Ramadhan adalah momentum memperkuat iman dan mempererat ukhuwah. Perbedaan jumlah rakaat Tarawih seharusnya tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi bukti keluasan dan rahmat dalam ajaran Islam.


Ikuti Ramadhan Series melalui Channel Whatsapp
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook


Tags: dalil haditsfiqih ramadhanibadah malamMuhammadiyahNahdlatul UlamaRamadhanshalat tarawihtarawih 11 rakaattarawih 23 rakaatwitir
Berita Sebelumnya

Ketika Cabe Merah Jadi Barang Mewah

Berita Berikutnya

Mengajarkan Anak Berpuasa dengan Cara Menyenangkan

shanny ratman

shanny ratman

Shanny Ratman adalah seorang wirausahawan dan pengelola media yang telah menekuni dunia usaha sejak 1997. Berstatus menikah, ia memulai karier sebagai Captain Restaurant di Inasuki Japanese Restaurant, Bandung. Tahun 1999, ia merintis usaha kuliner dengan berjualan makanan Eropa di kawasan Cibadak, Bandung, lalu pada 2001 membuka warung makan di Ciamis. Pengalamannya berkembang ke bidang event organizer sebagai crew EO di Bandung sejak 2015. Pada 2018, ia mengikuti pelatihan entrepreneur bersama EntrepreneurID secara online dan menjalankan bisnis online hingga 2020. Tahun 2022, ia kembali ke Ciamis untuk mengembangkan bisnis kuliner, dan sejak 2023 aktif berkolaborasi membuka usaha kuliner yang terus berjalan hingga kini. Selain itu, sejak 2025 Shanny turut membangun dan mengelola portal berita mcnnews.id sebagai admin. Dengan pengalaman di bidang kuliner, event, bisnis digital, dan media, ia dikenal sebagai pribadi adaptif, konsisten, dan berorientasi pada kolaborasi serta pengembangan usaha berkelanjutan.

Berita Terkait

menu khas lebaran

Menu yang Menjadi Ciri Khas Selama Lebaran, Tradisi Kuliner yang Selalu Dinanti

21/03/2026
Kuliner Khas Lebaran yang Selalu Dinanti Masyarakat Indonesia

Kuliner Khas Lebaran yang Selalu Dinanti Masyarakat Indonesia

21/03/2026
Lebaran Belum Terasa Tanpa

Lebaran Belum Terasa Tanpa Ketupat sebagai Menu Utama di Hari Raya Idul Fitri

20/03/2026
ucapan Idul Fitri

100 Ucapan Menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026, Lengkap dari Formal hingga Gaya Gen Z

18/03/2026
Tradisi Menyambut Hari Raya Idul Fitri

Tradisi Menyambut Hari Raya Idul Fitri

18/03/2026
Aksi drumben pemuda Dusun Bojonghuni

Aksi Drumben Pemuda Bojonghuni Meriahkan Sahur Warga Bojonghuni Maleber Ciamis

18/03/2026
Berita Berikutnya
Mengajarkan Anak Berpuasa

Mengajarkan Anak Berpuasa dengan Cara Menyenangkan

es teh

7 Minuman Segar untuk Berbuka Puasa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil

IKUTI KAMI

  • 5k Fans
  • 2k Followers
  • 3.6k Followers
  • 62.5k Subscribers
  • Sedang Tren
  • Komentar
  • Terbaru
data pengguna media sosial Indonesia

Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

26/08/2025
Dapur MBG

Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

01/04/2026
PGRI Ciamis

PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

24/09/2025
KPM menjerit bansos dipotong

KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

17/11/2025
Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

2
3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

2
kopi tanpa gula

Kopi Hitam Tanpa Gula Minuman Sederhana dengan Segudang Manfaat bagi Kesehatan

2
Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

2
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya

Dari Halal Bihalal ke Deklarasi ODF, Bupati Ciamis Tegaskan Pelayanan Tanpa Pamrih untuk Masyarakat

16/04/2026
Profil Desa Sandingtaman

Profil Desa Sandingtaman Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026
Profil Desa Panjalu

Profil Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026
Profil Desa Maparah

Profil Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026

BERITA TERBARU

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya

Dari Halal Bihalal ke Deklarasi ODF, Bupati Ciamis Tegaskan Pelayanan Tanpa Pamrih untuk Masyarakat

16/04/2026
Profil Desa Sandingtaman

Profil Desa Sandingtaman Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026
Profil Desa Panjalu

Profil Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026
Profil Desa Maparah

Profil Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026

BERITA TERPOPULER

  • data pengguna media sosial Indonesia

    Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara

MCNNews.id | Media Cinta Nusantara adalah portal berita online bagian dari MCN Group yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya, dengan semangat “Mengabarkan Kebenaran, Menyatukan Nusantara.”

IKUTI SOSMED KAMI

INFORMASI

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

Media Berita

  • Kabarniaga.com
  • MCN Update
  • Fokusjabar.id
  • Dejurnal.com
  • Portaloka.id
  • Kondusif.com
  • Lenterajabar.com

ALAMAT REDAKSI

MCN News.ID – Media Cinta Nusantara
Alamat Redaksi: Jl. Ahmad Yani no 73 Kec. Ciamis
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46211
Telp/WA: +62 838-7470-5999
Email: redaksi@mcnnews.id

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service