Kamis, April 16, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berita
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & opini
ADVERTISEMENT
Home Sejarah & Budaya

Sama seperti tokoh utama film Lupus, ini kisah permen karet

shanny ratman Oleh shanny ratman
12/02/2026
in Sejarah & Budaya
Waktu Membaca:3 menit membaca
A A
0
0
Dibagikan
6
Dilihat
Berbagi di FacebookBerbagi di TwitterBerbagi di WhatsappBerbagi di Telegram
ADVERTISEMENT

Kebiasaan mengunyah permen karet sudah dikenal sejak dahulu, mulai dari masa Yunani kuno. Berikut adalah sejarah permen karet.

MCNNEWS.ID

Bagi Anda yang menyukai serial Lupus, baik dalam bentuk buku, sinetron, maupun film, pasti sudah tidak asing dengan kebiasaan tokoh utamanya, yaitu Lupus, yang suka mengunyah permen karet. Namun, artikel ini tidak akan membahas tentang tokoh tersebut, melainkan tentang permen karet itu sendiri.

Lebih akurat lagi, sejarah karet.

Permen karet memiliki berbagai manfaat. Selain digunakan untuk menghilangkan rasa bosan, permen karet juga disebut mampu meningkatkan fokus. Bahkan menurut hasil penelitian, mengunyah permen karet dapat mengurangi stres.

Berita Terkait

Sejarah Yakult

Sejarah Yakult: Dari Penemuan Ilmiah hingga Menjadi Minuman Probiotik Mendunia

15/04/2026
perayaan Cap Go Meh

Perayaan Cap Go Meh di Kampung Kerukunan Berlangsung Semarak dan Meriah

04/03/2026
tradisi yee sang

Mengenal Tradisi Yee Sang saat Imlek, Simbol Kelimpahan dan Kebersamaan Keluarga Tionghoa

17/02/2026
Prasasti Batu: Jejak Kejayaan Kerajaan Sunda

Prasasti Batu: Jejak Kejayaan Kerajaan Sunda

14/02/2026

Lalu bagaimana kisah perkembangan permen karet?

Tradisi mengunyah permen karet sudah lama dikenal. Bahkan istilah mastic atau mengunyah diduga berasal dari kebiasaan masyarakat Yunani kuno. Mereka biasanya mengunyah-kunyah mastiche, “permen karet” dari getah pohonmastic, Pistacia atlantica untuk membersihkan gigi dan mengharumkan napas.

Dengan tujuan yang sama, baik yang menggunakan damar segar dan harum, seperti masyarakat Indian, yang kemudian ditiru oleh masyarakat koloni New England, Amerika Serikat. Berbeda dengan penduduk asli Semenanjung Yucatan, antara Meksiko dan Karibia, yang selama ratusan tahun mengunyah getah pohon. sapodilla (Achras zapota yang berkembang pesat di hutan hujan daerah tersebut.

Suku Indian Maya di Meksiko telah mengenalnya sejak 1000 tahun yang lalu. Selama musim hujan, para pekerja melakukan penyadapan getah.sapodilla dengan menggambar garis V pada batangnya.

Chewing gumse benarnya sudah dikenal sejak abad ke-19. Pada masa itu, beberapa bagianchicledari Meksiko dibawa ke Amerika Serikat untuk dijual sebagai karet.

Namun, penemu asal New York bernama Thomas Adams, Sr., tidak berhasil mengolahnya menjadi karet yang keras dan kuat. Justru, ketika merebus bahan tersebut, ia melihat bahan itu sangat lunak dan mudah dibentuk atau dicetak.

Maka menurutnya, chicle sangat cocok sebagai bahan permen karet. Bahkan, dalam proses pembuatan,chicle yang diawetkan dengan cara dikeringkan tidak mudah larut, mampu mempertahankan rasa, serta mengembang.

Baru pada tahun 1906, permen karet yang bisa mengembang sebesar balon atau bubble gum pertama kali dirilis dengan nama Blibber Blubber. Produk tersebut dianggap sempurna dan dipasarkan pada tahun 1928.

Selanjutnya, permen karet dari chicle menggeser popularitas permen karet yang berasal dari getah cemara atau parafin manis. Selain terkesan ketinggalan zaman, dua jenis tersebut memiliki rasa yang kurang lembut.

ADVERTISEMENT

Secara umum, permen karet terdiri dari bahan dasar, gula, sirup jagung, bahan pelunak, dan rasa. Bahan dasarnya adalah yang memberikan tekstur kenyal dan tidak larut saat dikunyah, yang bisa berasal dari berbagai jenis lilin, resin (getah yang lengket), atau lateks (getah yang tidak lengket), misalnya chicle tadi.

Dibandingkan chewing gum, getah dasar dalam bubble gum lebih kuat, lebih fleksibel, dan dapat direnggangkan. Gula dalam permen karet selain berfungsi sebagai pemanis, juga memiliki tujuan tertentu yaitu mencegah setiap potong saling menempel saat dikemas.

ADVERTISEMENT

Sementara sirup jagung, selain berfungsi sebagai pemanis, juga memberikan rasa segar dan tekstur yang kenyal. Bahan pelembut, seperti produk minyak nabati, menghasilkan campuran yang lebih merata serta menjaga kelembutan.

ADVERTISEMENT

Terlebih setelah ditambahkan rasa, baik itu dari mentol maupun buah-buahan, permen karet semakin lezat. Pada pertengahan tahun 1960-an, mulai diproduksi chewing gum tanpa pemanis. Jenis ini umumnya menggunakan bahan pemanis alami dan sintetis seperti sorbitol, mannitol, aspartam, atau sakarin.

Begitu manisnya, sampai berpotensi merusak gigi, banyak dokter gigi menyarankan pasien untuk mengonsumsi permen karet tanpa gula. Sebaliknya, menurut penelitian, gula dalam permen karet akan terpisah dari bahan-bahan lainnya. Terlebih lagi, air liur selama proses mengunyah memiliki efek mencuci, sehingga mengurangi risiko kerusakan gigi.

Setelah Perang Dunia II, berbagai jenis lilin, plastik, atau karet sintetis mulai menggantikan chicle. Selanjutnya, dengan penggunaan pemanis sintetis, permen karet mulai menemukan pasar yang besar di Amerika Serikat pada akhir abad ke-20.

Tags: budayaBudaya Populersejarahtradisi
Berita Sebelumnya

Membangun Komitmen Pembina Pramuka Melalui Karang Pamitran di Pamarican

Berita Berikutnya

9 Manfaat Sarapan untuk Kesehatan Tubuh dan Waktu Terbaik Makan Pagi Menurut Ahli

shanny ratman

shanny ratman

Shanny Ratman adalah seorang wirausahawan dan pengelola media yang telah menekuni dunia usaha sejak 1997. Berstatus menikah, ia memulai karier sebagai Captain Restaurant di Inasuki Japanese Restaurant, Bandung. Tahun 1999, ia merintis usaha kuliner dengan berjualan makanan Eropa di kawasan Cibadak, Bandung, lalu pada 2001 membuka warung makan di Ciamis. Pengalamannya berkembang ke bidang event organizer sebagai crew EO di Bandung sejak 2015. Pada 2018, ia mengikuti pelatihan entrepreneur bersama EntrepreneurID secara online dan menjalankan bisnis online hingga 2020. Tahun 2022, ia kembali ke Ciamis untuk mengembangkan bisnis kuliner, dan sejak 2023 aktif berkolaborasi membuka usaha kuliner yang terus berjalan hingga kini. Selain itu, sejak 2025 Shanny turut membangun dan mengelola portal berita mcnnews.id sebagai admin. Dengan pengalaman di bidang kuliner, event, bisnis digital, dan media, ia dikenal sebagai pribadi adaptif, konsisten, dan berorientasi pada kolaborasi serta pengembangan usaha berkelanjutan.

Berita Terkait

Sejarah Yakult

Sejarah Yakult: Dari Penemuan Ilmiah hingga Menjadi Minuman Probiotik Mendunia

15/04/2026
perayaan Cap Go Meh

Perayaan Cap Go Meh di Kampung Kerukunan Berlangsung Semarak dan Meriah

04/03/2026
tradisi yee sang

Mengenal Tradisi Yee Sang saat Imlek, Simbol Kelimpahan dan Kebersamaan Keluarga Tionghoa

17/02/2026
Prasasti Batu: Jejak Kejayaan Kerajaan Sunda

Prasasti Batu: Jejak Kejayaan Kerajaan Sunda

14/02/2026
Menteri Kebudayaan Buka Cungkup Baru Prasasti Batu Tulis untuk Lindungi Warisan Sunda

Menteri Kebudayaan Buka Cungkup Baru Prasasti Batu Tulis untuk Lindungi Warisan Sunda

13/02/2026
Martabe, kekuatan budaya yang membangkitkan solidaritas pasca-bencana di Tapanuli Selatan

Martabe, kekuatan budaya yang membangkitkan solidaritas pasca-bencana di Tapanuli Selatan

08/02/2026
Berita Berikutnya
9 Manfaat Sarapan untuk Kesehatan Tubuh dan Waktu Terbaik Makan Pagi Menurut Ahli

9 Manfaat Sarapan untuk Kesehatan Tubuh dan Waktu Terbaik Makan Pagi Menurut Ahli

Kodim 0612 Tasikmalaya

Sambut Ramadan 1447 H Kodim 0612/Tasikmalaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Lewat Silaturahmi dan Munggahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil

IKUTI KAMI

  • 5k Fans
  • 2k Followers
  • 3.6k Followers
  • 62.5k Subscribers
  • Sedang Tren
  • Komentar
  • Terbaru
data pengguna media sosial Indonesia

Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

26/08/2025
Dapur MBG

Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

01/04/2026
PGRI Ciamis

PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

24/09/2025
KPM menjerit bansos dipotong

KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

17/11/2025
Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

2
3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

2
kopi tanpa gula

Kopi Hitam Tanpa Gula Minuman Sederhana dengan Segudang Manfaat bagi Kesehatan

2
Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

2
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya

Dari Halal Bihalal ke Deklarasi ODF, Bupati Ciamis Tegaskan Pelayanan Tanpa Pamrih untuk Masyarakat

16/04/2026
Profil Desa Sandingtaman

Profil Desa Sandingtaman Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026
Profil Desa Panjalu

Profil Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026
Profil Desa Maparah

Profil Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026

BERITA TERBARU

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya

Dari Halal Bihalal ke Deklarasi ODF, Bupati Ciamis Tegaskan Pelayanan Tanpa Pamrih untuk Masyarakat

16/04/2026
Profil Desa Sandingtaman

Profil Desa Sandingtaman Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026
Profil Desa Panjalu

Profil Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026
Profil Desa Maparah

Profil Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

16/04/2026

BERITA TERPOPULER

  • data pengguna media sosial Indonesia

    Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara

MCNNews.id | Media Cinta Nusantara adalah portal berita online bagian dari MCN Group yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya, dengan semangat “Mengabarkan Kebenaran, Menyatukan Nusantara.”

IKUTI SOSMED KAMI

INFORMASI

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

Media Berita

  • Kabarniaga.com
  • MCN Update
  • Fokusjabar.id
  • Dejurnal.com
  • Portaloka.id
  • Kondusif.com
  • Lenterajabar.com

ALAMAT REDAKSI

MCN News.ID – Media Cinta Nusantara
Alamat Redaksi: Jl. Ahmad Yani no 73 Kec. Ciamis
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46211
Telp/WA: +62 838-7470-5999
Email: redaksi@mcnnews.id

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service