MCNNEWS.ID
Persib Bandung menghadapi babak 16 besar AFC Champions League Two untuk musim 2025/2026 dengan semangat yang tinggi. Pada undian yang berlangsung di Kuala Lumpur pada 30 Januari 2025, Maung Bandung ditentukan akan menghadapi perwakilan Thailand, Ratchaburi FC. Tim ini dikenal memiliki kemampuan yang bagus, tetapi Persib percaya diri mampu mengalahkan mereka berkat persiapan yang matang.
Julio Cesar, pemain belakang Persib, mengatakan bahwa undian ini merupakan tantangan yang harus dihadapi dengan penuh konsentrasi, bukan dengan rasa cemas. Pemain asal Brasil ini menegaskan bahwa semua lawan, termasuk tiga kandidat seperti Pohang Steelers, Ratchaburi FC, atau Ha Noi FC, memiliki kemampuan yang perlu diperhatikan.
“Tidak ada tim yang bisa dianggap remeh pada tahap ini. Semua lawan tangguh, sehingga kami memutuskan untuk fokus pada persiapan tim sendiri,” kata Julio Cesar.
Ia juga mengakui bahwa Ratchaburi kini tampil tangguh dan bersaing di papan atas Liga Thailand. Namun, bagi Julio Cesar, kekuatan lawan justru menjadi dorongan bagi Persib untuk tampil lebih siap dan terorganisir.
“Ratchaburi adalah tim yang hebat, mereka berada di puncak klasemen liga. Sekarang semua tim sulit dikalahkan. Namun kami percaya pada kemampuan kami,” tambahnya.
Julio Cesar tidak membantah kualitas tim Ratchaburi yang diisi oleh beberapa pemain asal Brasil seperti Denilson, Negueba, dan Sidcley. Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa Persib datang bukan hanya untuk ikut serta, tetapi untuk melaju lebih jauh dalam ajang kompetisi ini.
“Kami memahami bahwa mereka memiliki pemain-pemain berkompeten, namun Persib siap berjuang keras dan siap mengalahkan mereka,” katanya.
Keyakinan serupa juga diungkapkan oleh pelatih utama Persib, Bojan Hodak. Pelatih asal Kroasia ini menganggap hasil undian ini memberikan kesempatan yang nyata bagi timnya untuk melanjutkan ke babak berikutnya, terutama dengan keuntungan bermain di leg kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
“Ratchaburi adalah tim yang dapat kami hadapi dan kami tantang. Pertandingan kedua di GBLA memberikan keuntungan besar. Jika stadion penuh, situasinya pasti sulit bagi tim tamu,” kata Hodak.
Pengalaman Persib dalam menghadapi tim-tim asal Thailand menjadi bekal yang sangat berharga. Sebelumnya, Maung Bandung pernah melakukan pemusatan latihan di Thailand dan meraih hasil yang baik saat berkunjung ke markas Bangkok United pada babak grup.
Hodak yakin bahwa suasana di GBLA dan dukungan penuh dari Bobotoh akan menjadi perbedaan signifikan, khususnya dalam pertandingan penting. Energi dari para penonton dianggap mampu meningkatkan penampilan Beckham Putra Nugraha dan rekan-rekannya saat menghadapi tekanan berat.
Meski tetap percaya diri, Hodak juga menyoroti tantangan utama yang sedang dihadapi tim, yaitu jadwal pertandingan yang sangat padat. Persib saat ini sedang berusaha menyesuaikan diri dengan jadwal Super League 2025/2026 agar persiapan menuju pertandingan Asia dapat berlangsung lebih optimal.
Terdapat masa di mana kami harus bermain tiga kali dalam jangka dua minggu. Kami berupaya untuk mengajukan perubahan jadwal. Jika hal ini dapat dilakukan, kesempatan kami untuk melaju akan semakin terbuka,” ujarnya.
Dengan persiapan yang terus diperkuat, pengalaman internasional yang semakin meningkat, serta dukungan penuh dari masyarakat Bandung, Persib memasuki babak playoff AFC Champions League Two 2025/2026 dengan semangat yang kuat. Mereka tidak hanya berkeinginan untuk bersaing, tetapi juga memiliki ambisi untuk melangkah lebih jauh di kancah Asia.





















